Sunday, 30 April 2017

banyak bicara seringnya mengakibatkan penyesalan, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Muhammad Bazmul hafizhahullah berkata dalam akun twitternya:

ندمت على الكلام مرات كثيرة، ولم أندم على السكوت.

"Saya telah sekian banyak menyesal akibat berbicara, dan saya belum pernah menyesal akibat diam."

Baarakallaahufiikum

Saturday, 29 April 2017

kedunguan yang paling parah, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Abdurrahman bin Yahya al-Mu’allimy rahimahullah berkata:

ومن شكّٙكٙتٔه الشُبهات فيما قد عٙلِمٙه يقينا يعد عند العقلاء أحمق!

"Siapa yang dibuat ragu oleh berbagai syubhat (kerancuan) pada perkara-perkara yang telah dia ketahui kebenarannya dengan yakin, maka orang seperti ini menurut orang-orang yang berakal adalah seorang yang dungu."

Haqiqatut Ta'wil, halaman 69

Baarakallahufiikum

Friday, 28 April 2017

kasih sayang seorang istri kepada suaminya, rek

Bismillaah

Istri Masruq bin al-Ajda’ (seorang tabi’in, wafat tahun 62 H -pent) berkata:

انتفخت ساقاه من طول الصلاة، والله إن كنت لأجلس خلفه فأبكي رحمةً له.

"Kedua betis suamiku pernah membengkak karena lamanya mengerjakan shalat malam, maka –demi Allah– saya pun duduk di belakangnya lalu menangis karena kasihan kepadanya."

Shahih, diriwayatkan dalam az-Zuhd karya Ibnul Mubarak, no. 31

Baarakallahufiikum

Thursday, 27 April 2017

menuntut ilmu syari’at tidak bisa dinilai dengan dunia seisinya, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Muqbil bin Hady rahimahullah berkata:

لو أعطيت مليونا في كل شهر على أن أترك طلب العلم ما قبلت،
بل لو أعطيت ملء هذا المسجد ذهبا لما قبلت.

"Seandainya saya diberi satu juta (sekitar 55 juta rupiah -pent) setiap bulan dengan syarat saya harus meninggalkan kesibukan menuntut ilmu, niscaya tidak akan saya terima, bahkan seandainya saya diberi emas sepenuh masjid ini, saya tetap tidak akan menerimanya."

Rihlat Da’awiyyah, halaman 128

Baarakallahufiikum

Wednesday, 26 April 2017

siapa yang suka umur panjang hendaklah menjauhi sifat dengki, rek

Bismillaah

Abdul Malik bin Kuraib Al-Ashma’iy rahimahullah pernah bercerita:

رأيتُ أعرابيا قد بلغ عُمره مئةً وعشرين سنة، فقلتُ له: ما أطولَ عُمرك؟ فقال: تركتُ الحسدَ فبقيتُ.

"Aku berjumpa dengan seorang badui yang telah berusia 120 tahun, maka aku bertanya kepadanya, "Apa resep panjangnya usiamu?" Dia menjawab, "Aku tinggalkan sifat hasad, maka akupun masih hidup."

Al-Mustathraf, halaman 279

Baarakallahufiikum

Tuesday, 25 April 2017

dua jenis manusia yang harus diwaspadai, rek

Bismillaah

Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

كان السلف يقولون: احذروا من الناس صنفين صاحب هوى قد فتنه هواه، وصاحب دنيا أعمته دنياه.

"Dahulu ulama salaf mengatakan: "Waspadailah dua jenis manusia; pengekor hawa nafsu yang telah disesatkan oleh hawa nafsunya, dan pengekor dunia yang telah dibutakan oleh dunianya."

Ighatsatul Lahafan, jilid 2 halaman 166

Baarakallahufiikum

Monday, 24 April 2017

diantara hikmah cobaan adalah untuk meraih derajat tinggi di surga, rek

Bismillaah

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah berkata:

‏الله هيأ لعباده المؤمنين منازل في دار كرامته لا تبلغها أعمالهم، فقيض لهم أسباب الابتلاء والمحن ليصلوا إليها.

"Allah menyiapkan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman di negeri kemuliaan-Nya kedudukan-kedudukan yang tidak bisa dicapai oleh amal-amal mereka, lalu Dia menetapkan untuk mereka sebab-sebab berupa ujian dan cobaan agar mereka bisa mencapainya."

Fathul Bary, jilid 7 halaman 433

Baarakallahufiikum

Sunday, 23 April 2017

akhlaq mulia termasuk sebab keberhasilan dakwah, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Rabi' bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:

ﻋﻠﻴﻜﻢ ﺑﻜﻞ ﺍﻷﺧﻼﻕ ﺍﻟﺠﻤﻴﻠﺔ ﺍﻟﻨﺒﻴﻠﺔ ﺍﻟﺘﻲ ﺣﺚَّ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻛﺘﺎﺏ ﺭﺑﻨﺎ ﺍﻟﻜﺮﻳﻢ ﻭﺣﺚَّ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻬﺪﻯ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠَّﻢ، ﻓﺈﻧَّﻬﺎ ﻋﻮﺍﻣﻞ ﻧﺼﺮٍ ﻭﻋﻮﺍﻣﻞ ﻧﺠﺎﺡ.

"Hendaknya kalian berhias dengan semua akhlaq yang indah dan mulia yang dianjurkan oleh kitab Rabb kita yang mulia dan dianjurkan oleh Rasul yang membawa petunjuk shallallahu alaihi was sallam, karena sesungguhnya hal itu merupakan sebab-sebab pertolongan dan sebab-sebab keberhasilan."

An-Nashihah lis Salafiyyin fil Jazair

Baarakallahufiikum

Saturday, 22 April 2017

ilmu dan hikmah lebih besar pengaruhnya bagi keberhasilan dakwah dibandingkan senjata, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Rabi' bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:

ﻭﺍﻟﺼَّﺤﺎﺑﺔ ﺭﺿﻮﺍﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻣﺎ ﻧﺸﺮﻭﺍ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﻭﺩﺧﻞ ﻓﻲ ﺍﻟﻘﻠﻮﺏ ﺇﻻ ﺑﺤﻜﻤﺘﻬﻢ ﻭﻋﻠﻤﻬﻢ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻴﻮﻑ، ﻭﺍﻟﺬﻱ ﻳﺪﺧﻞ ﻓﻲ ﺍﻹﺳﻼﻡ ﺗﺤﺖ ﺍﻟﺴﻴﻒ ﻗﺪ ﻻ ﻳﺜﺒﺖ! ﻭﺍﻟﺬﻱ ﻳﺪﺧﻞ ﺍﻹﺳﻼﻡ –ﻳﺪﺧﻠﻪ ﻋﻦ ﻃﺮﻳﻖ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻭﺍﻟﺤﺠﺔ ﻭﺍﻟﺒﺮﻫﺎﻥ– ﻫﺬﺍ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺜﺒﺖ ﺇﻳﻤﺎﻧﻪ.

"Para shahabat –ridhwanullahi alaihim– tidaklah menjadikan Islam tersebar dan tidaklah Islam masuk (diterima) ke dalam hati-hati manusia kecuali karena cara mereka yang hikmah dan karena ilmu mereka, yang mana itu lebih besar pengaruhnya dibandingkan dengan pedang, dan orang yang masuk Islam di bawah pedang (dipaksa) seringnya tidak kokoh imannya, sedangkan seseorang yang masuk Islam –yang masuk melalui jalan ilmu, hujjah, dan dalil– yang seperti ini yang akan kokoh imannya."

An-Nashihah lis Salafiyyin fil Jazair

Baarakallahufiikum

Friday, 21 April 2017

orang yang mencari ridha manusia tidak akan berani bicara yang benar, rek

Bismillaah

Al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata:

تركت رضى الناس حتى قدرت أن أتكلم بالحق.

"Aku tinggalkan ridha manusia hingga aku mampu untuk berbicara menyampaikan kebenaran."

Siyar A’lamin Nubala', jilid 11 halaman 34

Baarakallahufiikum

Thursday, 20 April 2017

besarnya pengaruh menjaga lisan, rek

Bismillaah

Yahya bin Sa’id al-Qaththan rahimahullah berkata:

ما سَادَ ابْنُ عَوْنٍ النَّاسَ أن كان أتركهم للدنيا؛ ولكن إنما سادَ ابن عون الناسَ بحفظ لسانه.

"Tidaklah Ibnu ’Aun menjadi orang yang mulia di tengah-tengah manusia/berpengaruh karena beliau orang yang paling meninggalkan dunia diantara mereka, tetapi Ibnu ’Aun hanyalah menjadi orang yang mulia di tengah-tengah manusia karena menjaga lisannya."

Hilyatul Auliya', jilid 3 halaman 37

Baarakallahufiikum

Wednesday, 19 April 2017

do'a ketika ketakutan dalam tidur, rek

Bismillaah

[ 8- الدعاء عند الفزع من النوم ]

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَسَلَّمَ:

{ إِذَا فَزِعَ أَحَدُكُمْ فِي النَّوْمِ فَلْيَقُلْ :

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ،

وَشَرِّ عِبَادِهِ ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ ،

فَإِنَّهَا لَنْ تَضُرَّهُ } .

حديث حسن رواه الترمذي .


Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

" Jika salah seorang kalian ketakutan dalam tidurnya hendaknya ia membaca:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ،

وَشَرِّ عِبَادِهِ ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ ،

Artinya: "Aku berlindung kepada Kalimat-Kalimat Allah yang Sempurna dari kemurkaan Nya, dari siksaan Nya, dari kejelekan-kejelekan hamba Nya, dari gangguan syaithan dan kedatangan mereka kepadaku."

Maka sesungguhnya ia tidak akan membahayakan dirinya.

Hadits hasan riwayat Tirmidzi.

Baarakallahufiikum

Tuesday, 18 April 2017

bahaya orang yang suka filsafat, rek

Bismillaah

Al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata:

لا تجالس صاحب كلام وإن ذب عن السنة، لا يؤول أمره إلى خير.

"Jangan suka duduk atau bermajelis dengan orang yang ahli filsafat, walaupun dia membela as-Sunnah, karena urusannya tidak akan pernah membawa kebaikan."

Al-Ibanah al-Kubra, jilid 3 halaman 540

Baarakallahufiikum

Monday, 17 April 2017

buruknya perbuatan khianat, rek

Bismillaah

Al-Imam Muhammad bin Ahmad adz-Dzahaby (673-748 H) rahimahullah berkata:

والخيانة في كل شيء قبيحةٌ، وبعضها شرٌ من بعض، وليس من خانك في فلْس كمن خانك في أهلك ومالك وارتكب العظائم.

"Khianat dalam segala sesuatu adalah sesuatu yang buruk, walaupun sebagiannya ada yang lebih buruk dibandingkan dengan yang lain, contohnya orang yang mengkhianatimu dalam urusan fulus tentu tidak sama dengan orang yang mengkhianatimu dalam urusan keluargamu dan hartamu serta melakukan berbagai kejahatan besar."

Al-Kabair, halaman 61

Baarakallahufiikum

Sunday, 16 April 2017

senjata orang yang dengki, rek

Bismillaah

Al-Qadhy Abu Bakr Ibnul 'Araby rahimahullah berkata:

والناس إذا لم يجدوا عيباً لأحد وغلبهم الحسد عليه وعداوتهم له أحدثوا له عُيوباً.

"Manusia jika tidak menjumpai aib pada seseorang ketika kedengkian dan permusuhan terhadapnya menguasai mereka, maka mereka akan mengada-ngadakan aib yang mereka tuduhkan secara dusta terhadapnya."

Al-'Awashim minal Qawashim, jilid 1 halaman 244

Baarakallahufiikum

Saturday, 15 April 2017

dosa-dosa yang diremehkan bisa jadi justru akan membinasakan seorang hamba, rek

Bismillaah

Abu Ayyub Khalid bin Zaid al-Anshary radhiyallahu anhu berkata:

إن الرجل ليعمل الحسنة فيتكل عليها ويعمل المحقرات حتى يأتي الله وقد أحطن به.

"Sungguh ada seseorang yang suka melakukan sebuah kebaikan lalu dia bersandar kepada kebaikan yang dia lakukan tersebut (merasa amalnya akan diterima), dan dia suka melakukan dosa-dosa yang dia remehkan, hingga dia datang kepada Allah (meninggal) dalam keadaan dosa-dosa yang dia remehkan tersebut ternyata mengepungnya dari segala arah."

Shahih, diriwayatkan oleh Ibnul Mubarak dalam az-Zuhd, no. 163

Baarakallahufiikum

Friday, 14 April 2017

jangan sampai menyesal karena menyia-nyiakan hidup, rek

Bismillaah

Al-Imam Sufyan bin Sa’id ats-Tsaury rahimahullah berkata:

من لعب بعمره ضيع أيام حرثه، ومن ضيع أيام حرثه ندم أيام حصاده.

"Siapa yang bermain-main dengan umurnya maka dia akan menyia-nyiakan hari-hari yang seharusnya dia gunakan untuk menanam, dan siapa yang menyia-nyiakan hari-hari untuk menanam maka dia akan menyesal pada hari-hari memanen."

Hifzhul Umur, halaman 65

Baarakallahufiikum

Thursday, 13 April 2017

sebagian sifat-sifat tercela bagi para penuntut ilmu, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:

‏قال بعض العلماء: "آفة العلم التقليد."
وهذا ظاهر في زماننا هذا، وهو زمن النسخ واللصق والسرقات العلمية والنصب الفكري، مع قلة الورع وحب الظهور.

"Sebagian ulama mengatakan, 'Penyakit ilmu adalah taqlid.' Dan ini nampak jelas di zaman kita ini, yaitu zaman copy paste dan pencurian-pencurian ilmiyyah serta merasa letih (malas) untuk berfikir, di samping sedikitnya sifat wara' (kehatian-hatian) dan senang tampil atau dikenal."

Baarakallahufiikum

Wednesday, 12 April 2017

diantara cara hikmah dalam dakwah, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Rabi' bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:

ﻓﺄﻫﻞ ﺍﻟﻌﻘﺎﺋﺪ ﺍﻟﻔﺎﺳﺪﺓ ﻟﻤﺎ ﺗﺄﺗﻴﻬﻢ ﺑﻜﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻭﺳﻨَّﺔ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠَّﻢ ﻭﺗﺄﺗﻲ ﺑﻜﻼﻡ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻟﻬﻢ ﻣﻨﺰﻟﺔ ﻓﻲ ﻧﻔﻮﺳﻬﻢ ﻳﻤﺸﻮﻥ ﻣﻌﻚ ﻭﻳﻨﻘﺎﺩﻭﻥ ﻟﻚ. ﻓﺈﺫﺍ ﺫﻛﺮﺕَ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﺍﻟﻤﺤﺘﺮﻣﻴﻦ -ﻋﻨﺪﻫﻢ- ﻗَﺒِﻠُﻮﺍ ﻣﻨﻚ ﺍﻟﺤﻖَّ ﻭﺍﺣﺘﺮﻣﻮﻩ.ﻓﻬﺬﻩ ﻣﻦ ﺍﻟﺤﻜﻤﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻋﻮﺓ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ.

"Orang-orang yang memiliki aqidah yang rusak, ketika engkau datang kepada mereka dengan membawa dalil dari kitab Allah Ta’ala dan sunnah Rasul shallallahu alaihi was sallam serta perkataan para ulama yang memiliki kedudukan dalam hati mereka, mereka akan berjalan bersamamu dan tunduk kepadamu. Jadi jika engkau menyebutkan para ulama yang dimuliakan –di sisi mereka– maka mereka akan menerima kebenaran darimu dan memuliakannya, sehingga cara semacam ini termasuk hikmah dalam mendakwahkan agama Allah Ta’ala."

An-Nashihah lis Salafiyyin fil Jazair

Baarakallahufiikum

Tuesday, 11 April 2017

bermusyawarahlah dengan orang yang takut kepada allah, rek

Bismillaah

Umar Ibnul Khattab radhiyallahu 'anhu berkata:

"Hendaknya engkau menghindar dari pergaulan yang mengganggu (mencelakakanmu) dan harus engkau berteman dengan orang yang shalih ( baik) -dan itu jarang engkau dapati- dan bermusyawarahlah dalam urusanmu dengan orang-orang yang takut pada Allah subhanahu wa ta'ala."

Kanzun al-Ummal 16/159 no. 44205

Monday, 10 April 2017

kunci selamat dari kesesatan dan penyimpangan, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

الفتن مثل الطوفان، ولا ينجي منها إلا التمسك بالسنة، ولا يمكن أن تتمسك بالسنة إلا إذا عرفتها.

"Berbagai fitnah (penyimpangan dan kesesatan) bak angin topan, tidak ada yang bisa menyelamatkan darinya kecuali berpegang teguh dengan as-Sunnah, dan engkau tidak akan mungkin bisa berpegang teguh dengan as-Sunnah kecuali jika engkau mengetahuinya."

Syarh al-’Ubudiyyah, halaman 90

Baarakallahufiikum

Sunday, 9 April 2017

matanya rusak karena sering menangis di malam hari

Bismillaah

Al-Qasim bin Abi Ayyub rahimahullah berkata:

كان سعيد بن جبير يبكي بالليل حتى عَمِش وفسدت عيناه.

"Sa’id bin Jubair (yang meninggal dibunuh oleh al-Hajjaj bin Yusuf -pent) biasa menangis di malam hari (karena takut kepada Allah) hingga penglihatannya melemah dan kedua matanya rusak."

Hasan, diriwayatkan oleh Ahmad dalam az-Zuhd, no. 513

Baarakallahufiikum

Saturday, 8 April 2017

agar dimudahkan ketika meninggalkan dunia, rek

Bismillaah

Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

فمن كان مشغولا بالله وبذكره ومحبته فى حال حياته، وجد ذلك أحوج ما هو إليه عند خروج روحه إلى الله.

"Siapa yang disibukkan dengan urusan Allah, mengingat-Nya, dan mencintai-Nya di masa hidupnya, maka dia akan menjumpai hal itu sebagai sesuatu yang paling dia butuhkan ketika ruhnya keluar menuju Allah."

Thariqul Hijratain, halaman 607

Baarakallahufiikum

Friday, 7 April 2017

tidak memberatkan tuan rumah ketika bertamu

Bismillaah

Dahulu kebiasaan Abul Aliyah rahimahullah jika beliau berkunjung ke sebagian sahabatnya beliau mengatakan:

لا تتكلفوا لنا، أطعمونا من طعام البيت!

"Janganlah kalian memberatkan diri untuk menjamu kami, jamulah kami dengan makanan yang ada di rumah saja!"

Al-Ma’rifatu wat Tarikh, jilid 3 halaman 24

Baarakallahufiikum

Thursday, 6 April 2017

bahaya istri terlalu banyak bergaul dengan para wanita yang lain, apalagi dengan para pria, rek

Bismillaah

Ibnu Muflih rahimahullah berkata:

وأصلح ما يفعله الرجل أن يمنع المرأة من مخالطة النساء فإنهن يفسدنها عليه.

"Yang terbaik yang dilakukan oleh suami adalah melarang istri dari terlalu banyak bergaul dengan para wanita yang lain, karena mereka bisa merusak hubungan istrinya dengannya."

Al-Furu’, jilid 5 halaman 108

Baarakallahufiikum

Wednesday, 5 April 2017

sikap hikmah terhadap kesalahan seorang salafy, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Rabi' bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:

ﻓﺎﺣﺮﺻﻮﺍ -ﺑﺎﺭﻙ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻴﻜﻢ- ﻋﻠﻰ ﺍﻷﺧﻮَّﺓ، ﻭﺇﺫﺍ ﺣﺼﻞ ﺑﻴﻨﻜﻢ ﺷﻲﺀ ﻣﻦ ﺍﻟﻨُّﻔﺮَﺓ ﻓﺘﻨﺎﺳﻮﺍ ﺍﻟﻤﺎﺿﻲ، ﻭﺃﺧﺮﺟﻮﺍ ﺻﻔﺤﺎﺕ ﺑﻴﻀﺎﺀ ﺟﺪﻳﺪﺓ ﺍﻵﻥ، ﻭﺃﻧﺎ ﺃﻗﻮﻝ ﻹﺧﻮﺍﻧﻲ ﺍﻟﺴﻠﻔﻴﻴﻦ ﺟﻤﻴﻌﺎً: ﺍﻟﺬﻱ ﻳُﻘَﺼِّﺮُ ﻣﺎ ﻧﺴﻘﻄﻪ ﻭﻧﻬﻠﻜﻪ! ﺑﻞ ﺍﻟﺬﻱ ﻳُﺨﻄِﺊ ﻣﻨَّﺎ ﻧﻌﺎﻟﺠﻪ ﺑﺎﻟﻠُّﻄﻒ ﻭﺍﻟﺤﻜﻤﺔ، ﻭﻧُﻮَﺟِّﻪ ﻟﻪ ﺍﻟﻤﺤﺒﺔ ﻭﺍﻟﻤﻮﺩﺓ...، ﺣﺘﻰ ﻳَﺆُﻭﺏَ، ﻭﺇﻥ ﺑﻘﻲ ﻓﻴﻪ ﺿﻌﻒ ﻣﺎ ﻧﺴﺘﻌﺠﻞ ﻋﻠﻴﻪ، ﻭﺇﻻ -ﻭﺍﻟﻠﻪِ- ﻣﺎ ﻳﺒﻘﻰ ﺃﺣﺪ!

"Hendaklah kalian –semoga Allah memberkahi kalian– semangat untuk menjaga ukhuwwah, dan jika terjadi sedikit saja kerenggangan diantara kalian maka hendaknya kalian melupakan apa yang telah lalu dan hendaklah sekarang kalian membuka lembaran-lembaran baru yang putih bersih.

Dan saya katakan kepada saudara-saudaraku Salafiyyun semuanya: Orang yang memiliki kekurangan tidak kita jatuhkan dan kita binasakan. Bahkan siapa yang salah diantara kita maka kita berusaha memperbaikinya dengan kelembutan dan hikmah, kita menasehatinya dengan penuh kecintaan dan kasih sayang dan seterusnya sampai dia bertaubat.

Dan jika pada dirinya masih ada kelemahan maka kita tidak terburu-buru menyikapinya. Kalau tidak demikian maka -demi Allah- tidak akan tersisa seorang pun (semua binasa dan tidak ada yang selamat -pent)."

An-Nashihah lis Salafiyyin fil Jazair

Baarakallahufiikum

Tuesday, 4 April 2017

sebab munculnya syirik dan khurafat, rek

Bismillaah

Tidaklah khurafat masuk kecuali disebabkan oleh sikap meremehkan dalam mempelajari tauhid, berlebihan dalam memuliakan orang-orang shalih, dan menganggap cukup dengan mengaku sebagai seorang muslim, maka dengan sebab itu semua terjadilah kesyirikan.

Fatawa asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim, jilid 1 halaman 84

Baarakallahufiikum

Monday, 3 April 2017

fungsi sakit bagi seorang mu'min, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Ali bin Yahya al-Haddady hafizhahullah berkata:

‏المرض محطة يرى فيها المريض ضعفه بعد قوته وعجزه بعد قدرته ويتذكر تفريطه أيام صحته، فيخرج منه متواضعا عازما على استغلال مستقبله فيما ينفعه.

"Sakit adalah terminal di mana padanya orang yang sakit melihat kelemahannya setelah kekuatannya, ketidakmampuannya setelah kemampuannya, dan dia mengingat hal-hal yang dia telantarkan ketika dia sehat, sehingga dia sembuh dari sakitnya tersebut dalam keadaan tawadhu' (rendah hati) dan bertekad untuk menggunakan masa depannya bagi hal-hal yang bermanfaat untuk dirinya."

Baarakallahufiikum

Sunday, 2 April 2017

jauhilah orang yang alergi terhadap manhaj, rek

Bismillaah

Asy Syaikh Muhammad bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah

Pertanyaan:
Di daerah kami terdapat sekumpulan Aktivis da’wah yang mereka tidak menyukai pembahasan tentang manhaj secara mutlak. Mereka juga tidak pernah berbaur dengan (Salafiyyin) aktivis da’wah al haq. Bahkan mereka menjadi jama’ah yang besar setelah berselangnya masa. Bagaimana hukum bermuamalah bersama mereka?

Jawab:
Apabila benar demikian sifat mereka, maka tahdzirlah mereka ini. Dikarenakan orang yang tidak menyukai pembahasan manhaj al haq, manhaj ahlus Sunnah wal Jama’ah al haq, pembelaan terhadapnya, tegar berprinsip dengannya, dan mentahdzir orang-orang yang menyelisihinya, maka ia telah berkubang dengan kejelekan. Janganlah dirimu bersama mereka.

Baarakallahufiikum

Saturday, 1 April 2017

saya seorang salafy tetapi tidak ta’ashub dengan manhaj, rek

Bismillaah

Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah al Jabiry hafizhahullah

Pertanyaan:
Ini adalah pertanyaan tentang sebuah ungkapan, - semoga Allah berbuat baik kepada anda-. Penanya mengatakan: Apa pendapat anda tentang ungkapan ini: “Saya salafi tetapi tidak ta’ashub (fanatik) dengan manhaj”?

Jawaban:
Ungkapan ini bisa karena jahil (bodoh) atau la’ab (suka bermain-main). Satu di antara dua perkara ini. Bisa jadi orang ini jahil, tidak tahu tentang manhaj salaf apa itu dan bisa jadi karena dia ini la’ab. Sama saja karena yang ini atau yang itu, tetap tidak pantas bagi seorangpun untuk mengambil ilmu darinya. Karena seorang salafi tidak memiliki sikap ta’ashub, yang ada hanyalah sikap tamassuk. Tamassuk (berpegang teguh) dengan manhaj yang diwarisi oleh para shahabat dari Nabi shallallahu ‘alaihi was salam dan para tabi’in dari para shahabat. Kemudian kaum muslimin senantiasa waris mewarisinya, generasi belakangan dari generasi dalafnya (pendahulunya). Ia berpegang teguh dengannya.

Ini artinya bahwa ia mengikuti setiap jalannya. Dan (tamassuk) ini diantara perkara yang menghempaskan kaedah al-ma’dzirah wat ta’awun. Kita saling bahu membahu dalam perkara yang kita sepakati dan saling memberikan udzur sebagian kita dengan sebagian lainnya dalam perkara yang kita perselisihkan. Kaedah ini telah kita jelaskan panjang lebar di banyak tempat dan majelis. Na’am.

Baarakallahufiikum