Wednesday, 28 December 2016

kewajiban seorang salafy, rek

Bismillaah

al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah,

"... Barangsiapa menyatakan atau menisbahkan diri kepada Salaf, maka dia harus membuktikan penamaan dan penisbahan tersebut. Yaitu dengan merealisasikan manhaj Salaf dalam keyakinan, ucapan, dan amal, serta dalam muamalah kesehariannya. Sehingga dia menjadi salafy yang sesungguhnya, dan menjadi teladan yang baik dalam merealisasikan madzhab Salafush Shalih.

Maka barangsiapa meninginkan manhaj ini, wajib atasnya untuk mengenal dan mempelajarinya, serta mengamalkannya pada dirinya sendiri pertama kali. Lalu dia mengajak (berdakwah) orang lain agar mau mengikuti manhaj ini dan menjelaskannya kepada mereka.

Inilah jalan keselamatan, inilah jalannya al-Firqatu an-Najiyah, Ahlus Sunnah wal Jama'ah, yaitu setiap orang yang berada di atas prinsip seperti prinsip yang Rasulullah — shallallahu 'alahi wa sallam — dan para shahabatnya berada di atasnya. Sabar dan kokoh di atas prinsip tersebut. Tidak ikut menyimpang bersama dengan datangnya berbagai fitnah, tidak pula terseret seruan-seruan yang menyesatkan, tidak goyah dengan terpaan topan. Namin dia kokoh di atas prinsip yang dia berada di atasnya hingga berjumpa dengan Allah Ta'ala."

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment