Sunday, 27 November 2016

imam dan khatib jum'at oleh dua orang yang berbeda, apa hukumnya, rek

Bismillaah

asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Baz rahimahullah,

Tanya :
"Dalam shalat Jum'at, seseorang melakukan adzan pertama, lalu orang lain lagi adzan kedua. Demikian juga yang bertindak sebagai khatib dalam dua kali khutbah Jum'at oleh seseorang, lalu yang menjadi imam orang lain lagi. Apa hukumnya?"

Jawab :
Hal itu tidak mengapa, walhamdulillah.
Boleh adzan pertama dilakukan oleh satu orang, dan adzan kedua oleh orang lain.
Khutbah oleh seseorang, dan imam oleh orang lain. Itu semua tidak mengapa, walhamdulillah.

Namun YANG LEBIH UTAMA adalah : orang yang bertindak sebagai khatib sekaligus yang bertindak sebagai imam shalat. Yang bertindak sebagai imam shalat sekaligus bertindak sebagai khatib, jika memang hal itu mudah.

Jadi, yang lebih utama adalah imam sekaligus sebagai khatib, sebagaimana praktek Nabi — shallallahu 'alaihi wa sallam — dan para Khulafaur Rasyidin.
Namun kalau yang berkhutbah satu orang, dan yang mengimami shalat orang yang berbeda, maka tidak mengapa.

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment