Monday, 27 July 2015

adab buang angin di majelis, rek

Bismillaah

Afwan Ustadzah, ada pertanyaan. Bagaimana adab buang angin ketika sedang bermajelis?
Jazaakillaahu khairan

JAWABAN
Adab buang angin di majleis, hendaknya menjauh lebih dulu. Tentunya dengan meminta izin lebih dahulu dengan mengacungkan tangan misalnya, kalau pengajarnya ustadzah.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Sunday, 26 July 2015

tentang wali tunggal, rek

Bismillaah

Afwan ana seorang akhwat berumur 15 tahun. Ana kenal dakwah lewat suaminya khalah.Orangtua ana menitipkan amanah ke ikhwan tersebut. Apakah dalam islam ada di kenal istilah "wali tunggal"?
Sebatas mana peranannya dalam mengatur si akhwat tersebut?

JAWABAN:
Akhwat itu bukan mahram suami khalahnya, jadi tidak boleh dititipkan atau serumah dengan suami khalahnya. Bahkan dia harus berhijab darinya.
Afwan ana tidak tahu istilah 'wali tunggal'.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Saturday, 25 July 2015

hukum mewarnai rambut yang asalnya berwarna hitam, rek

Bismillaah

Afwan ustadzah ana mau tanya bagaimana hukum mewarnai rambut dengan niatan untuk berhias diri di hadapan sang suami?

JAWABAN:
Hukum mewarnai rambut telah kita kaji pada dars fiqh yang ditulis oleh Syekh Fauzan (Kajian  Kitab Tanbihat 'ala Ahkamin Takhtassu bil Mu'minat). Beliau berpendapat kalau rambut wanita hitam mengapa harus dirubah warnanya, bukankah rambut hitam itu bagus ?! Kecuali kalau rambutnya sudah putih beruban maka ada perintah dalam syariat untuk merubah warnanya selain warna hitam.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Friday, 24 July 2015

meminta syarat ketika ingin memakai cadar, rek

Bismillaah

Ustadzah, ana mau bertanya.
Ketika seorang suami meminta istrinya untuk memakai cadar, lalu istri itu mengajukan persyaratan bahwa dia mau pakai cadar kalau dibelikan motor baru/rumah baru/diberi tambahan uang belanja dll.

Apakah boleh istri meminta syarat seperti itu?

Bila suaminya mampu memenuhi keinginannya, apakah dosa bila niat bercadar itu dikarenakan materi bukan untuk mencari wajah Allah?

Bila suaminya tidak mampu memenuhi syarat tersebut, apakah dosa bagi suaminya karena jadi penghalang istrinya memakai cadar?

JAWABAN:
Tidak boleh menjalankan perintah Allah dengan mengajukan syarat. Artinya dia mentaati Allah tidak ikhlas karena Allah, tapi karena materi dunia. Juga dia tidak mau taat pada perintah Allah kecuali kalau diberi materi dunia. -wal iyaadzu billah-

Jika suami memenuhi permintaan istrinya berarti suami ikut menjerumuskan istrinya untuk beribadah karena materi, tidak ikhlas karena Allah. Mestinya suami menasehati istrinya untuk bercadar hanya karena Allah.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Thursday, 23 July 2015

memakai purdah bagi ummahat adalah wajib, rek

Bismillaah

Ana mau bertanya tentang penggunaan purdah (kain tipis/sifon yang ditutupkan untuk menutupi 2 mata)...
1. Ketika ada ummahat memakai purdah, ada ummahat lain yang mengatakan "buat apa pake purdah? Gak ada pengaruhnya buat ikhwah kalo perempuan cuma keliatan matanya saja."
Apakah memang demikian?

2. Bila ada ummahat A ngajak bareng ummahat B satu mobil dengannya dan yang menyetir mobil itu adalah suami ummahat A, apakah ummahat ini menurunkan purdahnya untuk menghindari fitnah? Karena di mobil ada spion tengah yang bisa melihat penumpang di kursi belakang.

JAWABAN:
1. Purdah atau cadar yang menutup wajah dihukumi wajib oleh semua imam madzhab yang empat, mata yang bercelak cantik pun harus ditutup dari pandangan ajnabi/laki2 asing.

2. Ummahat yang satu mobil dengan suami temannya, harus berhati-hati. Bukan cuma wajah yang ditutup tapi juga suara merdu wanita yang fitnahnya juga besar. Jadi tahan bicara kalau semobil dengan ajnabi. Jangan pula terima telpon di mobil

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Wednesday, 22 July 2015

menyikapi sikap bapak tiri yang jelek kepada anak, rek

Bismillaah

Bagaimana menyikapi seorang suami yang membenci anak tirinya?
Sudah sering dibahas bersamanya mengenai masalah si anak yang merupakan anak kandung ibu dan anak tiri ayah, tapi adanya perubahan sikap ayah hanya sementara saja. Kebencian ayah tiri ini ditampakkan dengan sikapnya yang kurang sabar dan kata-kata yang jelek, seperti "sudah kelakuannya seperti itu (nakal) wajahnya tambah membuat muak, sejelek apa sih ayah kamu "
Sikapnya tidak selayaknya seorang ayah kepada anaknya. Si ibu sering merasa sedih karena khawatir berdampak kepada psikologi anaknya (saat ini anak itu berusia 7 tahun lebih)

JAWABAN:
Itulah salah satu resiko/dampak buruk bapak atau ibu tiri. Kalau nasehat sudah diberikan, sekarang cobalah dengan mujarabnya do'a, mintalah kepada Allah agar menumbuhkan kasih sayang di hati suami kepada anak anti. Semoga do'a anti diijabahi oleh Allah, atau bisa dengan memondokkan anak, meskipun ini belum waktunya. Tapi kalau suami masih tidak berubah, daripada anak tertekan batinnya lebih baik dipondokkan. Usahakan yang dekat sehingga anti bisa sering menjenguknya.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Tuesday, 21 July 2015

hukum smoothing dan rebonding, rek

Bismillaah

Afwan ustadzah, bagaimana hukum smoothing atau rebonding?

JAWABAN:
Setelah ditanyakan kepada ulama', mereka menghukumi smoothing dan rebonding BOLEH, alasannya menurut mereka itu bersifat hanya SEMENTARA yakni tidak selamanya rambut berubah lurus. Nanti setelah beberapa bulan rambut akan kembali ke aslinya,sehingga itu tidak termasuk MERUBAH ciptaan.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Monday, 20 July 2015

hukum mengepang rambut, rek

Bismillaah

Bismillah, rambut ana cukup panjang ('afwan, melebihi pantat) Sehari" ana kepang 1.
Namun, ketika bangun tidur di pagi hari ana tidak punya kesempatan untuk langsung mengepangnya. Sebab hal tersebut memerlukan waktu lumayan lama.. Maka ketika shalat subuh, rambut ana gulung seadanya menyerupai sanggul dan sholat subuh dalam keadaan seperti itu. Rambut akan ana kepang biasanya setelah selesai pekerjaan rumah dan akan bertahan selama seharian hingga ana tidur kembali. Apakah hal ini termasuk sanggul yang diharamkan ustadzah?

JAWABAN:
Itu bukanlah sanggul yang dilarang. Karena yang dilarang itu diletakkan diatas kepala yang seperti punuk onta. Kalau anti letakkan di belakang kepala tidak ada larangan, sebab Ummu Salamah juga berambut panjang dan biasa disanggul tapi tidak diletakkan di ATAS kepala

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Sunday, 19 July 2015

cara menghargai mertua, rek

Bismillaah

Bagaimana cara menghargai mertua, jika mertua sering menyakiti hati dengan lisan?
Jazaakumullahu khairan

JAWABAN:
Mertua adalah ibu yang melahirkan dan membesarkan suami. Kita harus berterimakasih dan menghormati mereka, meskipun kadang mereka cemburu pada kita. Maklumi kecemburuan beliau. Kita yang tidak ikut susah payah tiba-tiba tinggal enaknya merebut hati dan cinta anaknya. Terimalah dengan senyum kemarahan dan kecemburuannya, kasihani dia, sayangi dia.

Kitapun bakal jadi mertua. Siapkah kita ketika anak kita memberikan cinta kasihnya pada istrinya kelak.  Tidakkah kita cemburu padanya? Demikianlah, sekarang giliran kita diuji sebagai menantu, kelak dimasa depan nanti kita diuji ketika berperan sebagai mertua. Jika kita baik sebagai menantu maka kelak kita diberi menantu sebaik diri kita, insyaallah. Sekarang kita menanam kelak ketika tua kita akan panen memetik hasilnya.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Saturday, 18 July 2015

hukum menjual tas untuk orang awam, rek

Bismillaah

Bagaimana hukumnya menjual tas kepada orang awwam?
Apakah tas termasuk perhiasan bagi wanita sehingga tidak boleh ditampakkan?
Jazaakumullaahu khairan.

JAWABAN:
Tidak ada larangan menjual tas kepada orang awam

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Friday, 17 July 2015

jika siklus haid tidak normal, rek

Bismillaah

'Afwan Ustadzah, ada seorang teman yang siklus haidnya dalam beberapa bulan terakhir ini dua kali dalam sebulan dengan lama haid sekitar sepekan, namun untuk bulan ini haidnya tanggal 3 Desember lalu bersih pada tanggal 11 Desember. Qaddarallahu tanggal 17 Desember keluar lagi darah haid dan sampai sekarang masih terus keluar, 'afwan warnanya seperti warna darah haid dan sekarang bercak-bercak kecoklatan. Apakah siklus teman ana ini masih dihukumi haid dan belum boleh sholat?

JAWABAN:
Siklus haidh jika berubah itu disebabkan adanya pengaruh :
- Obat"an keluarga berencana atau alat kontrasepsi keluarga berencana atau
- Pengaruh psikis/kejiwaan

Jika karena keluarga berencana, baik dengan obat atau alat, maka dokter lebih tahu, tanyakan ke dokter apakah itu darah haidh atau bukan.

Jika tidak karena ikut keluarga berencana, maka perhatikan sifat darahnya, jika kental kehitaman maka itu haidh meskipun keluar dua atau tiga kali sebulan.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Thursday, 16 July 2015

memeriksakan kandungan kepada dokter laki-laki, rek

Bismillaah

Bagaimana hukumnya jika seorang istri (belum memiliki anak) yang hendak periksa ke dokter kandungan (untuk cek kondisi/konsultasi tentang program kehamilan) sementara dokter tersebut laki-laki dan di daerah (kota) tersebut hanya ada dokter laki-laki. Mohon penjelasannya.

JAWABAN:
Hindari periksa kandungan ke dokter laki-laki selama masih ada dokter kandungan wanita meskipun di luar kota. Bukankah sekarang transportasi sudah dimudahkan. Di Nganjuk misalnya ada dokter kandungan wanita, di Malang juga ada beberapa dokter wanita dan juga di kota-kota lain. 

Ada pula beberapa ummahat yang ke luar kota bahkan melahirkan keluar kota hanya karena untuk menghindari dokter laki-laki. Betapa malunya, wajah kita tutupi tapi, afwan, farji kita buka di depan laki-laki meskipun dia dokter. Selama masih ada dokter wanita tidak boleh ke dokter laki-laki

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Wednesday, 15 July 2015

keharaman pala, rek

Bismillaah

Afwan ada yg bilang kalau biji pala itu haram, apa benar? Mohon penjelasannya

JAWABAN:
Khabarnya seperti itu bahwa biji pala itu haram. Tapi ana sendiri belum tahu fatwa siapa dan dalilnya apa, sehingga perkara ini menjadi isykal bagi ana. Afwan.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Tuesday, 14 July 2015

arisan dengan grup yang di dalamnya ada ahlul bid'ah, rek

Bismillaah

Ana ikut arisan peralatan dapur, kami baru mengetahui kalau di dalam arisan itu kami dicampur dengan ummahat wahdah setelah lot arisan pertama. Yang memegang arisan tersebut adalah admin grup WA yang memang membuat grup campuran di dalam grup itu ada (MLM, Surury). Pemegang arisan itu memang sengaja mencampur kami.
Apakah ana melanjutkan arisan tersebut?

JAWABAN:
Bukankah arisan itu tasyabbuh dengan judi, ditambah lagi bergabung bareng sama mereka yang terfitnah. Maka untuk menjaga dari fitnah mereka dan meninggalkan yang tasyabbuh, lebih baik tinggalkan arisan itu.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Monday, 13 July 2015

pakaian wanita saat shalat, rek

Bismillaah

Apakah sudah mencukupi seorang muslimah shalat dengan mengenakan daster plus mukena tanpa menggunakan kerudung kecil di dalamnya?

JAWABAN:
Pakaian shalat wanita, seperti dijelaskan dalam atsar Ibnu Abbas bahwa yang afdhal tiga lapis yakni :
1. Diri' (baju panjang)/long dress
2. Bawahan/sarung
3. Jilbab/kerudung

Atau minimal dua lapis , yakni :
1.Diri' / long dress
2.Jilbab

Adapun istilah kerudung kecil didalamnya, ana tidak pernah tahu harus pakai kerudung kecil segala.
Allahu a'lam.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Sunday, 12 July 2015

shalatnya seseorang yang baru saja dioperasi, rek

Bismillaah

Ada orang sakit yang baru saja menjalani operasi bedah. Selama beberapa waktu, dia tidak mengerjakan shalat fardhu. Apakah setelah dia sembuh, dia wajib melakukan qadha (mengganti) shalat secara berurutan sekaligus pada satu waktu? Atau dia melakukan qadha sesuai waktunya: qadha shalat ashar dikerjakan pada waktu ashar, zhuhur sewaktu tiba waktu shalat zhuhur, maghrib sewaktu tiba waktu shalat maghrib, dan seterusnya?

JAWABAN:
Bukan setelah sembuh tapi setelah sadar dari bius, dia shalat, di waktu-waktu yang tertinggal karena tidak sadar. Adapun selama sakit dia tetap shalat meskipun dengan tidur berbaring sebab dia sudah sadarkan diri.

Ketika sakit shalat dengan tayammum meskipun dikateter, ada selang tempat kencing dll, boleh itu dharuri karena sakit. Yang tidak boleh meninggalkan shalat.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Saturday, 11 July 2015

hari rabu adalah salah satu waktu terkabulnya doa, rek

Bismillaah

Afwan, ana pernah membaca sebuah hadist yang mengatakan bahwa salah satu waktu terkabulnya do'a adalah pada hari Rabu di antara waktu shalat dhuhur dan ashar. Apakah hadist tersebut shahih ustadzah?

JAWABAN:
Tentang  HR. Imam Ahmad bahwa do'a yang makbul pada hari Rabu, alhamdulillah...haditsnya shahih. Begitu jawaban dari Ustadz Usamah.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Friday, 10 July 2015

cara menghitung zakat emas, rek

Bismillaah

Afwan, apabila ada seorang wanita memiliki emas 85 gram yang mencapai nishab dan haul 1 tahun hijriah. Yang ana mau tanyakan, bagaimana cara menghitungnya dan bagaimana perinciannya?

JAWABAN
Cara menghitung zakat emas, ambil 2.5 % dari 85 gram, atau 85 gram dikurskan ke rupiah dahulu, kemudian diambil 2.5% dari sejumlah harga 85 gram emas tersebut sebagai zakatnya.

Misalnya :
1 gram emas = Rp. 500.000,-
Rp. 500.000,- × 85 gram
= Rp. 42.500.000,-

Zakatnya :
= Rp. 42.500000 x 2,5 %
= Rp. 162.500,-

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Thursday, 9 July 2015

sabar itu tak ada batasnya, rek

Bismillaah

Orang-orang sering mengatakan sabar ada batasnya, tapi baru-baru ini saya mendengar dari seseorang yang tak ana kenal, sabar tidak ada batasnya dan perkataan ini didasari dengan dalil al quran yang afwan ana lupa surat dan ayatnya.karena ia menggunakan dalil, saya tak berani asal mengambil kesimpulan mana yang benar... Mohon penjelasannya..

JAWABAN:
Yang benar, sabar itu tidak ada batasnya. Sebab Allah perintahkan kita untuk sabar secara mutlak dalam Al Qur'an. Bukankah memang dunia ini tempat ujian? Dan alhamdulillah dunia ini fana sehingga ujiannya juga fana tidak kekal selamanya. Sabar atau tidak sabar, tetap saja ujian datang menghampiri kita. 

Bukan cuma kita yang diuji, para nabi dan Rasulpun diuji lebih berat dari kita. Mereka para Rasul ULUL AZMI dipuji karena kesabarannya. Marilah kita contoh mereka seberat apapun ujian menjadi ringan jika iman kita kuat, jika kita berharap wajah Allah semata, jika kita mengharap besarnya pahala sabar yang tak terhitung banyaknya.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Wednesday, 8 July 2015

waktu qiyamul lail, rek

Bismillaah

Sebaiknya qiyamul lail itu jam berapa? Ana biasanya jam setengah 4,. Apakah jam segitu termasuk sepertiga malam?

JAWABAN:
Qiyamul lail bisa dilakukan separuh malam, atau lebih dari itu, atau sepertiga malam. Dan semua itu pernah dilakukan oleh Rasulullah.

Adapun setengah 4 termasuk sepertiga malam yang terakhir bahkan sekarang jam segitu mepet/dekat sekali dengan waktu fajar shubuh, mungkin kalau jam segitu kita tidak bisa banyak curhat bermunajah kepada Allah dengan puas, mungkin cukup hanya shalat witir tanpa bisa tahajud.
Allahu a'lam

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Tuesday, 7 July 2015

melepas kepergian teman yang baru saja meninggal, rek

Bismillaah

Berikan nasehat ustadzah, karena kami baru saja kehilangan sahabat karena sakit kanker, yang sebelumnya beliau tidak pernah menceritakan sakitnya kepada kami. Bagaimana caranya agar kami ikhlas melepas kepergiannya?

JAWABAN:
Ajal kita manusia sudah ditentukan oleh Allah, bahkan ketika kita masih janin dalam kandungan ibu. Sahabat kalian itu wanita shalihah, insyaallah, karena dia sabar menanggung derita sakitnya tanpa mengeluh kepada kalian meskipun sahabatnya. Rupanya dia, semoga Allah merahmatinya, hanya mengeluh kepada Allah Penciptanya. Rupanya dia tawakkal, ikhlas dengan ujiannya. Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya.

Hidupnya menderita sakit hanya saja kalian tidak tahu penderitaannya ketika dia hidup. Sekarang setelah kematiannya, dia istirahat dari derita sakitnya. Sekarang di barzakh sebagai mukminah, wanita shalihah yang sabar, dia menerima balasan kesejukan dari amal sholihnya. Insyaallah dia lebih bahagia setelah kematiannya, lalu apa yang kalian sedihkan? 

Apa kalian tega, dia tetap hidup dekat kalian yang tertawa bahagia, sementara dia menangis dalam hati disembunyikan penderitaannya dari kalian?! Mestinya kalian sebagai wanita mukminah bahagia mengantar dia pulang ke Rahmatullah, dengan diiringi doa, merasa yakin bahwa dia akan disambut rohnya dengan ridha Allah .

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Monday, 6 July 2015

shalat sunnah qabliyah ketika habis waktu, rek

Bismillaah

Ustadzah, bolehkah melakukan sholat sunnah rawatib qabliyah ketika kita sholat tidak pada waktunya/tidak tepat waktu?

JAWABAN:
Shalat sunnah rawatib qabliyah dilakukan jika kita shalat pada waktunya, jika shalat di akhir waktunya maka tidak dianjurkan shalat qabliyah, dikuatirkan HABIS WAKTUNYA.
Begitu pula ketika shalat tidak pada waktunya, shalat jama', atau shalat qashar ketika safar, tidak lagi disunnahkan qabliyah maupun ba'diyah.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Sunday, 5 July 2015

hukum memakan tulang lunak, rek

Bismillaah

Ana pernah membaca bahwa jin makanannya adalah tulang. Lalu bolehkah kita memasak dan memakan ikan atau ayam yang di presto (dilunakkan tulangnya)?

JAWABAN:
Tulang itu makanan jin, kita telah mengkajinya di bab ISTIJMAR. Namun kita boleh memakan tulang lunak (presto) sebab tulangnya sudah lunak sehingga kita, manusia bisa mengunyahnya/memakannya.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Saturday, 4 July 2015

pendidikan anak adalah tanggung jawab kedua orangtua, rek

Bismillaah

1. Ustadzah, apakah pendidikan anak menjadi tanggung jawab uminya saja atau abinya saja atau keduanya. Karena pernah zauji menyampaikan ke ana kalau hal itu tanggungjawab uminya. Padahal terkadang kalau sudah sibuk dengan pekerjaan rumah ana sampai tidak sempat mengajari anak. Sedangkan zauji memiliki kelonggaran waktu untuk bisa mengajari mereka.

2. Kalau ada perselisihan dengan suami, bagaimana sikap seorang istri agar tidak menjadi istri yang mengkufuri suami? Bolehkah istri menegur suami kalau keasyikan dengan media sosial seperti WA walau
WA Dakwah Salafy sehingga kalau tidak diingatkan jadi kurang berkomunikasi dengan istri dan anak?

JAWABAN
1. Pendidikan anak adalah tanggungjawab kedua orang tua.Hanya saja karena ibu yang sering di rumah maka kesempatan mendidik anak lebih banyak ada pada ibu, tapi ketika bapak sudah pulang ke rumah dan sudah hilang payahnya bekerja di luar rumah, maka bapak juga berkewajiban mendidik anak"nya, misalnya yang berhubungan dengan praktik shalat, apalagi anak laki, bapak harus mengajak sama" shalat berjama'ah di masjid. Contoh yang lain, membantu menyimak hafalan anak"nya, jadi harus ada kerjasama antara ibu dan bapak, apalagi umumnya bapak lebih berwibawa dan disegani anak, maka bapak yang ikut berperan aktif mendidik, insyaallah hasilnya lebih maksimal,

2. Suami istri harus beramar ma'ruf nahi mungkar dalam rumah tangganya, saling nasehat menasehati dengan haq dan penuh kesabaran. Kalau anti sudah mendengar nasehat Ustadz Luqman Ba'abduh, anti pasti paham bahwa istri harus menasehati suami jika dia salah dan khilaf tapi jangan dengan SOMBONG dan ANGKUH. Sampaikan dengan cara berdiskusi, dengan tanya jawab dan semisalnya. Jangan langsung tonjok kesalahannya, bukan kesadaran yang kita dapat tapi malah kemarahannya. Pilih waktu yang tepat, ketika suami sedang santai, sedang ceria, sampaikan kata" ma'ruf berisi nasehat insyaallah akan mudah menerimanya. Dan yang penting juga berdoa terus agar suami dan anak-anak menjadi penyejuk mata dan hati. 

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Friday, 3 July 2015

matahari terbit dari barat, rek

Di suatu hari pada tahun 2012, ketika saya masih bekerja di Kantor Pelayanan Perbendaraan Negara (KPPN) Takengon, kami memutuskan untuk bersilaturahmi ke KPPN Meulaboh. Sesuai dengan namanya, KPPN Meulaboh terletak di kota Meulaboh, sebuah kota di Propinsi Aceh yang langsung menghadap Samudera Hindia.

Sepanjang perjalanan, pikiran saya lalu melayang ke bulan Desember 2004, saat tsunami dahsyat menghantam pantai barat Sumatra. Meulaboh termasuk salah satunya. Koran-koran memberitakan dengan gencar betapa pesisir pantai barat luluh lantak terkena gelombang ombak raksasa. Korban berjatuhan. Rumah-rumah penduduk rata dengan tanah. Jalan penghubung antara Banda Aceh dan Meulaboh juga turut hancur dilalap bencana tersebut.

Namun itu dulu. Sekarang, rakyat Meulaboh boleh berbangga. Jalan Raya Banda Aceh – Meulaboh tampak cantik seperti jalanan di luar negeri. Aspalnya mulus. Catnya memberikan efek seakan-akan baru dicat kemarin. Penunjuk jalannya pun tampak sedap dipandang.

Kawan, itu semua tidak terjadi karena keajaiban. Sejak bencana tersebut terjadi, lebih dari 900 lembaga dari berbagai penjuru dunia, mewakili 55 negara, berbondong-bondong memberikan bantuan ke Indonesia. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung, USD 7 milyar. Adanya sistem pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas menjadi sebuah keharusan. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, berinisiatif membentuk KPPN Khusus Banda Aceh. KPPN ini dibentuk untuk melayani penyaluran dana yang sangat besar tersebut. Tujuannya tentu saja mulia, untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascatsunami.

Agar terbentuk trust di kalangan stakeholder mengenai transparansi informasi dana yang telah mereka salurkan, KPPN Khusus Banda Aceh membuat sebuah situs yang beralamat di www.danarrapbn.org. Melalui website tersebut, semua pihak dapat memperoleh informasi pencairan dana secara rinci. Komplimen pun diberikan oleh berbagai macam lapisan, mulai dari negara-negara pendonor, media massa, hingga segenap elemen masyarakat.

Selain itu, untuk menjangkau kawasan-kawasan yang terbilang remote, KPPN Khusus Banda Aceh juga membentuk kantor filial, sebuah hal yang terbilang baru di lingkup Ditjen Perbendaharaan sendiri. Kantor ini hanya dikelola oleh satu-dua orang petugas, namun masih memiliki fungsi yang sama dengan kantor induknya. Sistemnya mengacu pada model di kalangan perbankan yang biasa dikenal dengan kantor kas atau kantor cabang pembantu. Tentunya, pola kerja yang dijalankan disesuaikan dengan standar pengelolaan keuangan negara. Gunungsitoli, Meulaboh, dan Lhokseumawe menjadi saksi bisu pembentukan kantor filial Ditjen Perbendaharaan generasi pertama di Indonesia.

Tidak hanya transparansi melalui website dan pembentukan kantor filial, KPPN Khusus Banda Aceh juga mengeluarkan sebuah inovasi yang lebih dahsyat lagi. Sejarah Perbendaharaan mencatat bahwa Kepala KPPN Khusus Banda Aceh saat itu, mengeluarkan inovasi berupa One Stop Service. Melalui One Stop Service, waktu layanan dapat dipersingkat dari yang tadinya 1 hari menjadi hanya 1 jam saja. Hierarki kerja yang ada disederhanakan. Tentunya dengan menggunakan sistem informasi yang sistematis. Terobosan One Stop Service ini tidak main-main kreatifnya sampai-sampai, KPPN Khusus Banda Aceh menerima penghargaan Piala Citra Pelayanan Prima dari Presiden pada tahun 2006.

Pikiran saya pun kembali berada di masa kini kembali. Memandang Jalan Raya Banda Aceh – Meulaboh yang memikat mata, tak salah rasanya jika matahari telah terbit dari barat. Melalui sinar-sinar prestasi KPPN Khusus Banda Aceh, wajah Aceh yang dulu suram menjadi cerah kembali. Melalui binar-binar inovasi yang dilakukan oleh KPPN Khusus Banda Aceh pula, Ditjen Perbendaharaan bangkit untuk bertransformasi menjadi unit treasury yang unggul di tingkat dunia.

Disclaimer:
Tulisan merupakan opini pribadi dan tidak mewakili pandangan organisasi.

Thursday, 2 July 2015

sketsa manusia termasuk dalam hukum gambar makhluk bernyawa, rek

Bismillaah

Bismillah..
1. Ustadzah, kalau ada orang tua yang sedang membicarakan orang lain yang tanpa sengaja terdengar oleh kita. Kita sebagai anak/orang yang mendengar pembicaraan mereka ( rang tua ) harus bagaimana sikapnya?

2. Apakah gambar sketsa manusia secara utuh termasuk larangan bahaya gambar? (Meskipun wajahnya tidak terlihat dan hanya seperti bayangan utuh saja). Atau hanya akan menimbulkan fitnah kepada yang tidak paham tentang hukum gambar?
Jazaakillahu khairan

JAWABAN
1. Sebagai anak harus memberikan nasehat dengan santun dalam rangka nahi mungkar terhadap orang tua, kalau menolak, jauhi majlis ghibah itu.

2. Karena kerasnya larangan gambar dan betapa keras siksaan bagi pembuat gambar, maka hindari gambar apapun bentuknya. Apakah sketsa utuh atau tidak, berupa bayangan atau apalagi jelas, agar kita selamat dari yang dilarang dan selamat dari adzab yang pedih.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum

Wednesday, 1 July 2015

botol kecap bekas khamr, rek

Bismillaah

Bismillah.
Ustadzah, bagaimana hukumnya ketika membeli kecap botol ternyata botolnya bekas khamr dan ada merknya?

JAWABAN
Kalau anti tahu itu botol sudah dibersihkan dari sisa khamr, ya boleh anti pakai kecapnya. Tapi kalau tidak tahu, maka termasuk makanan syubhat kecap tersebut. Ahsan jauhi.

oleh Ustadzah Ummu Abdillah Zainab

Baarakallahufiikum