Monday, 16 February 2015

senantiasa takut keadaannya berubah, rek

Bismillaah

Asy Syaikh Rabi' bin Hadi al Madkhali حفظه اللهAisyah dan Anas radhiyallahu ‘anhuma mengabarkan dalam hadits yang shahih bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam banyak berdoa,
يا مقلبَ القلوبِ ثبت قلبي على دينك
“Wahai Dzat Yang Membolak-balikkan kalbu, kokohkan kalbuku untuk senantiasa berada di atas agama-Mu”
Aku pun berkata, “Ya Rasulullah, kami beriman kepadamu dan apa yang Anda bawa. Apakah Anda mengkhawatirkan kami?”.

Beliau berkata, “Iya, sesungguhnya kalbu-kalbu ini berada di antara dua jari Allah Azza wa Jalla dari jari-jemari-Nya, Dia bolak-balikkan sesuai dengan apa yang Dia kehendaki.”

Demi Allah, ini adalah pemahaman (yang tepat), setiap orang tidak merasa aman akan dirinya karena Syaithan mengalir pada diri anak Adam sepanjang peredaran darah.

Maka setiap orang hendaklah menjadi penjaga kalbu, akal, dan agamanya dengan penjagaan yang penuh dengan kehati-hatian.

Penjagaan yang lebih ketat daripada penjagaannya terhadap harta dan kehormatannya, serta orang yang ia urusi.

Wajib untuk serius dalam menjaga kalbu sebelum segala sesuatu:
{رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ}
“Wahai Rabb kami, janganlah Engkau selewengkan kalbu kami setelah Engkau memberikan hidayah kepada kami dan karuniakan kepada kami rahmat yang ada di sisi-Mu. Sesengguhnya Engkau Maha Memberi.”

Alih bahasa: Ustadz abu Bakar Jombang حفظه الله

Baarakallahufiikum

2 comments:

  1. Lho.. postingan terakir ki februari to mas?

    ReplyDelete
  2. Lho.. postingan terakir ki februari to mas?

    ReplyDelete