Thursday, 5 February 2015

membaca al quran dengan suara lirih, rek

Bismillaah

Dari ‘Uqbah bin Amir al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Orang yang membaca al-Qur’an dengan mengeraskan suaranya, seperti seseorang yang bersedekah dengan terang-terangan. Dan orang yang membaca al-Qur’an dengan suara yang lirih, seperti seseorang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi.”
(HR. At-Tirmidzi, Abu Dawud dan an-Nasaai, berkata at-Tirmidzi: hadits ini hasan gharib. Dan dishahihkan oleh al-Imam al-Albani dalam shahih Abu Dawud)

Al-Imam at-Tirmidzi berkata setelah menyebutkan hadits ini,
“Dan makna hadits ini adalah, bahwa seseorang yang membaca al-Qur’an dengan suara lirih lebih afdhal dibandingkan dengan seseorang yang membaca al-Qur’an dengan suara keras. Karena sedekah dengan sembunyi-sembunyi lebih utama menurut ahlul ilmi dibandingkan dengan sedekah dengan cara terang-terangan.

Dan maknanya menurut ahlul ilmi, agar seseorang selamat dari sikap ‘ujub (membanggakan dirinya), karena kekhawatiran adanya sikap ujub pada seseorang yang beramal secara sembunyi-sembunyi tidak sama dengan kekhawatiran adanya sikap ujub darinya ketika beramal secara terang-terangan.

Baarakallahufiikum


No comments:

Post a Comment