Saturday, 17 January 2015

adab dalam duduk, rek

Bismillaah

Dalam rumah dambaan seorang muslim, penghuninya akan senantiasa menjaga adab" yang sesuai tuntunan agama Islam, sampai adab" dalam duduk . Di antara adab"nya adalah :

Berjabat tangan dengan orang yang duduk di majelis atau pertemuan.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
أَيُّمَا مُسْلِمَيْنِ الْتَقَيَا فَأَخَذَ أَحَدُهُمَا بِيَدِ صَاحِبِهِ ثُمَّ حَمِدَ اللَّهَ تَفَرَّقَا لَيْسَ بَيْنَهُمَا خَطِيئَةٌ
“Apabila dua orang muslim bertemu kemudian berjabat tangan, kemudian memuji Allah Ta’ala lalu berpisah, hilanglah kesalahan dari keduanya.“
(Shahih, HR. Ahmad dan yang lainnya)


Duduk di tempat yang telah disediakan oleh tuan rumah.

Duduk sejajar dengan yang lainnya dan tidak duduk di tengah" majelis kecuali dalam keadaan tempatnya sempit atau yang semisalnya.

Tidak duduk di tengah" dua orang kecuali seizin mereka.

Mengakhiri majelis atau pertemuan dengan membaca do’a kaffaratul majelis.
سُبْحَانَكَ اللهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ
“Maha Suci Engkau, ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak disembah dengan benar kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
(HR. Ashhaabus Sunan dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/153)

(Disalin dari buku Baitiy Jannatiy (Rumahku Surgaku) halaman 70-85, Penulis al-Ustadz Abul Hasan al-Wonogiriy)

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment