Tuesday, 9 December 2014

zona berbahaya, rek

Bismillaah

Kewaspadaan akan menjadi ekstra meningkat ketika kita melewati sebuah area yang bertuliskan "DANGER AREA" atau "DILARANG MASUK". Perhatian dan pemantauan kita akan senantiasa terfokus ketika akan melintasi lokasi tersebut. Itu adalah hal yang biasa terjadi pada suatu lokasi yang penuh dengan ancaman kecelakaan.

Akan tetapi, sadarkah kita..

Sesungguhnya ada beberapa area berbahaya yang harus kita waspadai di sana.

Apa saja area berbahaya itu ?

Mari kita simak melalui lisan para salafush shalih, apa saja area berbahaya tersebut...

1. Ancaman Kemunafikan.

Ibnu Abi Mulaikah rahimahullah berkata:
“Aku telah bertemu dengan tiga puluh orang Sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka semua takut kemunafikan menimpa dirinya.”
[Fathul Bari 1/137]

Berkata seseorang kepada Hudzaifah ibnul Yaman radhiallahu 'anhu:
"Aku takut menjadi seorang yang munafik"

Maka Hudzaifah ibnul Yaman menjawab:
"Kalau engkau seorang munafik, maka engkau tidak akan takut"
['Uyunul Akhyar 2/739]

2. Ancaman Riya'

'Abdah bin Abi Laila rahimahullah berkata:
"Sesungguhnya orang yang paling dekat dengan riya' adalah orang yang merasa aman darinya".
[Hilyatul Aulia, tahdzibnya 2/278].

3. Ancaman Masuk Neraka.

Hafs bin 'Umar rahimahullah menceritakan bahwa suatu hari Al Hasan al Bashri rahimahullah menangis.
Maka ada yang bertanya kepadanya:
"Mengapa engkau menangis?"

Beliau menjawab:
"Aku takut kelak di hari kiamat aku dilemparkan ke api neraka dan aku tidak dipedulikan lagi (oleh Allah ta'ala)"
[Al Muntazham 1/137]

4. Merasa diterimanya amal

Qabishah bin Qais al Anbari rahimahullah menuturkan tentang keadaan Adh Dhahak bin Mazahim rahimahullah yang selalu menangis jika memasuki sore hari.

Maka suatu ketika beliau ditanya apa gerangan penyebab kebiasaan ini.
Adh Dhahak menjawab:
"Aku tidak tahu mana yang akan naik dari amalku hari ini"
[Al Muntazham 7/197]

5. Merasa Banyak Amal Sehingga Merasa Aman dari Azab Allah.

Hudzaifah bin al Mar'asyi rahimahullah berkata:
"Apabila engkau tidak merasa takut bahwa Allah akan mengazabmu atas keutamaan amalmu, maka engkau orang yang celaka."
[Shifatush Shafwah 4/475].

Kalam-kalam di atas bisa dirujuk di kitab Hayatus Salaf hal. 506-538, cet. Dar Ibnul Jauzi, th. 2011.

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment