Saturday, 20 December 2014

tentang akhwat/ummahat yang keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor sendiri part 2, rek

Bismillaah

Dilanjutkan oleh Ustadz Syafi'i Shalih al Idrus hafidzahullaah

Kalau memang di sini tidak ada madharat dan aman dari fitnah, maka itu mungkin untuk dilakukan. Selama tidak ada jarak safar. Kalau safar, tentunya harus ada yang menemani. Wallahu a'lam...

Kalau hanya sekedar mungkin ke pasar atau keluar rumah sedikit, yang berlaku di situ ada urf. Sedangkan hukum asal bagi akhwat/ummahat adalah di rumah atau tinggal di rumah. Wallahu a'lam

Note:
Semoga kita tidak bermudah"an dalam mengeluarkan istri"/saudara" perempuan/ibu" kita ke rumah tanpa kehadiran kita...

Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment