Friday, 3 January 2014

kaffarah sumpah, rek

Bismillaah
Ustadz tanya, seorang berjanji dan bersumpah atas nama اللّه Subhanahu Wa Ta'ala untuk meninggalkan perbuatan haram buat selama"nya (misal meninggalkan merokok), tapi suatu saat ia merokok lagi. Apakah ada kaffarah terhadap janji dan sumpahnya tersebut? Kalau ada, apa kaffarahnya?

JAWAB;
Bersumpah/janji/nadzar para u'lama menyebutkanya dalam 1 bab karena hampir serupa di dalam hukum"nya, menurut sebagian u'lama, definisinya adalah (ilzamul mukkallif a'la nafsihi min ghoerit taklif minallohi) mewajibkan sesuatu untuk dirinya yang tidak diwajibkan oleh Allah Subhanahu Wata'ala untuknya, sedangkan meninggalkan maksiat adalah perintah dari Allah yang wajib baginya untuk meninggalkanya. Berselisih para u'lama apakah bersumpah ada kaffarohnya, yang sahih baginya kaffaroh berdasarkan hadist Aisyah dalam sahihain: "Barang siapa bernadzar untuk melakukan ketaatan maka ta'atilah” dan kaffarah sumpah adalah memberi makan 10 orang miskin jika tidak bisa berpuasa 3 hari.

Allahu a'lam.

(Ustadz Ahmad Niza)
Baarakallahufiikum

No comments:

Post a Comment