Wednesday, 31 December 2014

kesalahan yang dilakukan istri, part 1, rek

Bismilllaah

Kesalahan part 1
Banyak berkeluh kesah dan kurang bersyukur. 

Ada sebagian istri yang banyak berkeluh kesah, kurang bersyukur, tidak merasa cukup dengan apa yang Allah berikan kepadanya. Apabila dia ditanya tentang keadaannya bersama suaminya dia awali dengan berkeluh kesah, menampakkan kesusahan dan kesedihan serta membandingkan keadaan dirinya dengan keadaan kehidupan istri-istri yang lain yang suaminya berbuat baik kepada mereka.

Sikap yang seperti ini adalah sebuah sikap yang akan membawa nikmat-nikmat yang ada pada dirinya akan dicabut oleh Allah.

Wajib bagi seorang istri yang mempunyai akal yang lurus untuk menjauhi sikap sering berkeluh kesah. Dan sudah sepantasnya bagi dia untuk banyak bersyukur, dan apabila ditanya tentang keadaan rumah tangganya atau suaminya pujilah Allah, ingatlah nikmat-nikmat yang Allah berikan kepada dirimu dan merasa cukup dengan apa yang Allah berikan kepadamu.

Adapun kufur nikmat selain hal itu sebuah dosa dan akan menjadi sebab Allah akan mencabut nikmatnya. Terdapat ancaman yang sangat keras tentang hal tersebut.

Al Ustadz Abdullah Al Jakarty

Baarakallahufiikum

Tuesday, 30 December 2014

waktu shalat witir, rek

Bismillaah

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda...
Rabbku telah menambah kepadaku satu shalat yaitu shalat witir. Waktunya antara shalat Isya dengan terbitnya fajar.

(HR. Ahmad dari sahabat Muadz radhiyallahu anhu)

Baarakallahufiikum

Monday, 29 December 2014

adzan dengan rekaman, rek

Bismillaah

Apakah adzan dengan rekaman itu shahih?

Jawaban:

Adzan dengan rekaman tidak shahih, disebabkan adzan itu ibadah, dan ibadah itu harus dengan niat.

Fatwa Arkanil Islam
Pertanyaan No. 199

Sunday, 28 December 2014

bayar hutang dengan nilai uang di saat bayar, rek

Bismillaah

Saya pernah berhutang dagang kepada penjual daging seharga 6 Franc. Lalu hutang itu berlalu cukup lama. Saat itu nilai tukar 1 Franc = 35 riyal Yaman. Dan sekarang, 1 Franc = 135 riyal Yaman. Dan pedagang tersebut meminta saya agar melunasi hutang berdasarkan nilai tukar terakhir. Apakah saya harus melunasi dengan berdasarkan nilai tukar yang dahulu ataukah yang terbaru?

Jawaban:

Jika kenyataannya sebagaimana yang engkau sebutkan maka anda harus membayar kepada tukang daging tersebut berdasarkan nilai tukar yang berlaku pada saat pembayaran (hutang), bukan pada saat pembelian daging.

Al Lajnah Ad Daimah Lil Buhuuts Al Ilmiyyah Wal Ifta'
Fatwa Nomor 3065

Baarakallahufiikum

Saturday, 27 December 2014

pentingnya bersifat teguh, rek

Bismillaah

Ibnu Mandah rahimahullaah berkata...
Aku telah mencatat hadits dari 1700 syaikh (guru)

Aku mengelilingi timur dan barat dua kali:
1. Maka aku tidak pernah mendekati setiap orang yang plin-plan.
2. Dan aku tidak pernah mendengar satu hadits pun dari pelaku bid'ah.

Baarakallahufiikum

Friday, 26 December 2014

tentang perayaan natal, rek

Bismillaah

Berkatalah Abul Asim Hibatullah bin al Hasan bin Manshur  al Thobari, ahli fiqih dalam madzhab asy Syafi’i :
"Tidak boleh bagi muslimin untuk menghadiri hari raya mereka karena mereka berada dalam kemungkaran dan kedustaan, dan bila orang" yang baik berbaur dengan orang" yang berbuat mungkar tanpa bentuk pengingkaran terhadap mereka maka mereka seperti orang-orang yang meridhoinya dan memiliki peran terhadapnya maka kami khawatir akan turunnya murka Allah terhadap perkumpulan mereka sehingga kemurkaan itu menimpa mereka semua. Kami berlindung kepada Allah dari kemurkaanNya." [Ahkamu Ahli Azd Dzimmah: 3/1245]
Beliau juga mengatakan:
“Adapun ucapan selamat dengan syi’ar" kekafiran yang khusus, maka haram dengan kesepakatan (ulama), seperti memberikan ucapan selamat dengan hari raya mereka dan puasa mereka, semecam mengucapkan ‘Hari raya yang pebuh berkah untukmu’ atau ‘Berbahagialah dengan hari raya ini’ dan sejenisnya. Hal ini bila pengucapnya selamat dari kekafiran maka ini tergolong dari hal yang terlarang, hal itu seperti memberikan ucapan selamat atas sujud mereka terhadap salib, bahkan hal itu lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih Allah benci dari pada memberi ucapan selamat karena minum khomer atau membunuh jiwa, zina dan semisalnya. Banyak dari orang yang tidak memiliki nilai agama terjatuh dalam perbuatan itu dan tidak mengetahui kejelekan apa yang mereka perbuat. Maka barangsiapa yang memberikan ucapan selamat kepada seseorang karena maksiatnya, atau bidahnya atau kekafirannya berarti dia telah mendekat kepada kemurkaan Allah dan kemarahanNya. [Ahkamu ahli dzimmah :1/441]

Faidah dari Al Ustadz Qomar Su'aidy hafidzahullaah

Baarakallahufiikum

Thursday, 25 December 2014

ikut merayakan hari raya orang kafir, rek

Bismillaah

Jangan ikut acara Natal dan Tahun Baru!!!

Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
"TIDAK BOLEH bagi muslimin untuk menghadiri perayaan" kaum musyrikin, berdasarkan kesepakatan para 'ulama yang mereka itu benar" ahli ilmu. Hal ini telah dinyatakan secara tegas oleh para fuqaha dari kalangan para pengikut madzhab yang empat dalam kitab" mereka…

Al-Baihaqi meriwayatkan dengan sanad yang shahih dari 'Umar bin al-Khaththab radhiyallahu 'anhu bahwa beliau berkata,
"Janganlah kalian masuk kepada kaum musyrikin di tempat" ibadah mereka pada hari 'id (perayaan)  mereka, karena kemurkaan (Allah) saat itu sedang turun kepada mereka."
 'Umar juga berkata, 
"Jauhilah para musuh Allah ketika perayaan" mereka."
 Al-Baihaqi juga meriwayatkan dengan sanad jayiid, dari 'Abdullah bin 'Amr bahwa beliau berkata, 
"Barangsiapa yang melewati negeri orang" ajam, kemudian ikut nairuz (perayaan tahun baru Persia) dan pesta besar, serta menyerupai mereka (orang" kafir) hingga ia mati dalam kondisi seperti itu, maka pada Hari Kiamat dia AKAN DIKUMPULKAN bersama mereka."

Sumber: Ahkam ahli adz-Dzimmah I/723-724


Baarakallahufiikum

Wednesday, 24 December 2014

karakter sesuai dengan yang dikonsumsinya part 2, rek

Bismillaah

Ibnul Qoyyim rahimahullah melanjutkan

Oleh karena itu pula, ketika kaum Nasrani mengkonsumsi daging babi, maka terwarisi jugalah sifat keras kepala dan keras hati pada mereka. Demikian pula orang yang mengkonsumsi daging binatang buas dan anjing, maka terwarisi pulalah kekuatan binatang" tersebut...

Karena kekuatan syaitan adalah kekuatan yang telah bisa masuk kepada binatang" buas tersebut dan memang telah ditetapkan baginya, maka syariatpun mengharamkannya. Demikian halnya dengan unta, kekuatan syaitan pun bisa masuk kepadanya, maka siapapun yang memakan dagingnya diperintahkan untuk berwudhu...

Baarakallahufiikum

Tuesday, 23 December 2014

karakter sesuai dengan yang dikonsumsinya part 1, rek

Bismillaah

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata...

Seseorang akan memiliki kemiripan karakter dan sifat sesuai dengan jenis makanan yang dikonsumsinya. Sebagaimana hikmah Allah pada makhlukNya juga berlaku pada syariat dan perintahNya. Oleh karena itu, Allah mengharamkan segala perkara yang jelek bagi hamba"nya. Sebab jika mereka mengkonsumsinya maka makanan yang jelek itu akan menjadi bagian dari tubuh mereka...

Akibatnya jelas bagian" tubuh mereka akan mirip dengan jenis makanan tersebut...

Jadi seseorang akan memiliki kemiripan dengan makanan yang dikonsumsinya, bahkan makanan tersebut akan menyatu dengan dirinya. Oleh sebab itu pula manusia lebih lurus tabiatnya daripada tabiat hewan karena apa yang dikonsumsi oleh manusia juga lebih bagus...

Mengkonsumsi darah dan daging hewan buas akan mewariskan sifat hewani dan setani kepada orang yang memakannya. Dan salah satu keelokan syariat adalah pengharaman jenis" makanan tersebut. Kecuali jika berbenturan dengan maslahat yang jelas, seperti dalam keadaan darurat...

Baarakallahufiikum

Monday, 22 December 2014

sifat orang bodoh, rek

Bismillaah

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata...
Kebanyakan orang" bodoh menyandarkan diri pada rahmat, maaf dan kemuliaan Allah...

Mereka tak peduli perintah dan larangan Allah...

Mereka melupakan bahwa sesungguhnya Allah itu sangat keras siksaNya...

Note:
Semoga menjadi pelajaran bagi kita untuk senantiasa berhati" dalam menjaga niat, lisan dan perbuatan

Baarakallahufiikum

Sunday, 21 December 2014

menjaga dzikir, rek

Bismillaah

Ibnu Sholah rahimahullaah berkata...
Barangsiapa yang menjaga...
..dzikir" pagi dan sore...
..dzikir" setelah shalat...
..dzikir" sebelum dan sesudah tidur...

..maka dia akan terhitung sebagai orang" yang yang paling banyak mengingat Allah ta'ala

Al Adzkar Al Imam An Nawawi

Saturday, 20 December 2014

tentang akhwat/ummahat yang keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor sendiri part 2, rek

Bismillaah

Dilanjutkan oleh Ustadz Syafi'i Shalih al Idrus hafidzahullaah

Kalau memang di sini tidak ada madharat dan aman dari fitnah, maka itu mungkin untuk dilakukan. Selama tidak ada jarak safar. Kalau safar, tentunya harus ada yang menemani. Wallahu a'lam...

Kalau hanya sekedar mungkin ke pasar atau keluar rumah sedikit, yang berlaku di situ ada urf. Sedangkan hukum asal bagi akhwat/ummahat adalah di rumah atau tinggal di rumah. Wallahu a'lam

Note:
Semoga kita tidak bermudah"an dalam mengeluarkan istri"/saudara" perempuan/ibu" kita ke rumah tanpa kehadiran kita...

Baarakallahufiikum

nasehat kepada anak kita, part 3, rek

Bismilllaah

Bersegeralah untuk memberi kunyah kepada putra-putrimu dengan kunyah yang baik, sebelum dia diberi gelar" yang jelek.
Asy-Syaikh Ahmad bin Qadzlan al-Mazru'i hafizhahullah

Baarakallahufiikum

hukum membotaki kepala, rek

Bismillaah

Tanya:
Apa hukum membotak kepala karena tasyabbuh dengan pemain bola?

Jawab:
Oleh Al Ustadz Abu Karimah Askari hafizhahullah

Maksudnya apa ini? Maksudnya dia gondrong, terus dibotak? Karena kalau dia gondrong tasyabbuh begitu? Walhasil membotak kepala asal hukumnya diperbolehkan, dan kadang" lebih afdhal, itu pada saat manasik umrah atau haji, ibadah.

Namun kalau menjadi kebiasaan, sebagian para ulama membencinya karena menganggap itu ciri khawarij, membiasakan menggundul kepala.

Baarakallahufiikum

Friday, 19 December 2014

tentang akhwat/ummahat yang keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor sendiri part 1, rek

Apa pandangan Islam terhadap akhwat atau ummahat yang keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor sendiri?

Dijawab oleh al Ustadz Syafi'i Shalih al Idrus hafidzahullah

Wallahu a'lam..
Ini terkait dengan urf (kebiasaan masyarakat)

Adapun di Saudi, di sana memang ada fatwa dan larangan. Syaikh bin Baz dan Syaikh Utsaimin rahimahumullah memfatwakan untuk larangan daripada akhwat untuk mengendarai kendaraan sendiri...

Baarakallahufiikum

Thursday, 18 December 2014

kesalahan dalam bersuci part 1, rek

Bismillaah

Salah satu dari kesalahan" seseorang dalam bersuci adalah...

MELAFADZKAN NIAT TATKALA MEMULAI BERWUDHU'

Kawan, sesungguhnya niat itu letaknya di dalam hati...

Adapun melafadzkannya, hal itu tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullaah, sahabat"nya, dan ulama" yang mengikuti mereka...

Karena yang dinamakan niat itu maksud (keinginan) hati untuk melakukan suatu ibadah

Setelah niat terbetik dalam hati, dianjurkan untuk membaca/melafadzkan Bismillah sesuai contoh dari Rasulullaah...

Baarakallahufiikum

Wednesday, 17 December 2014

mendiamkan kesesatan, rek

Bismilllaah

Asy Syaikh Rabi' bin Hadi Al Madkhali hafizdzahullaah berkata

Engkau memperbanyak jumlah ahlul dholal, apabila engkau mengetahui kesesatan mereka namun engkau diam darinya...

Engkau menolong dan mengokokohkan mereka (dalam kebodohan mereka dalam ilmu agama), apabila engkau melihat mereka membuat kerusakan di muka bumi, namun engkau diam...

Note:
Tentu saja hikmah adalah syarat dalam memberitahu kesesatan mereka. Dalam hal ini "menghindari madharat" lebih utama dibandingkan "mendapatkan manfaat"

Baarakallahufiikum

Tuesday, 16 December 2014

hukum melakukan safar di hari jumat part 2, rek

Bismillaah

Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah melanjutkan tentang safar di hari Jumat...

Adapun ketika dia tidak bisa singgah di suatu tempat yang seseorang bisa shalat di sana maka ada beberapa pendapat para ulama..

Sebagian mereka memakruhkannya...

Sebagian mereka mengharamkannya...

Sebagian lainnya membolehkannya bahwa Allah tidak mewajibkan atas kita mendatangi shalat kecuali setelah adzan...

Maka yang terbaik adalah seseorang tidak melakukan safar kecuali apabila keadaannya yang memang mengharuskannya seperti tertinggal rombongan atau jadwal penerbangan pesawat yang tidak bisa ditunda dan semisalnya...

Atau yang lebih utama untuk tetap tinggal dan tidak melakukan safar di hari Jumat...

(Silsilah Liqaat Bab Al Maftuh)

Monday, 15 December 2014

hukum melakukan safar di hari jumat part 1, rek

Apa hukum melakukan safar sebelum shalat Jumat?

Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah menjawab...

Safar pada hari Jumat apabila setelah adzan kedua, maka ini tidak boleh. Hal ini berdasarkan firman Allah ta'ala..
Wahai orang" yang beriman apabila diseru untuk melakukan shalat Jumat, maka bersegeralah untuk mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. (Al Jum'ah: 9)

Jadi ya jelas tidak boleh bagi seseorang untuk melakukan safar pada waktu tersebut karena Allah memerintahkan kita untuk segera mengingat Allah dan meninggalkan jual beli (dalam konteks ini ya Shalat Jumat)

Baarakallahufiikum

Sunday, 14 December 2014

pakailah cadarmu, jagalah kehormatanmu, rek

Bismillaah

Ada sebuah pertanyaan

Berilah kami nasehat dan bagaimana hukum menikah dengan akhwat yang belum bercadar? Dan afwan, kadang akhwat tersebut enggak bercadar dengan alasan takut dengan orangtua. Katanya nanti mau bercadar kalau sudah menikah. Maka bagaimana tanggapan ustadz terhadap akhwat seperti ini?

Dijawab oleh Ustadz Muhammad Shalahuddin Karawang hafidzahullah

Kamu nasehatkan dia untuk bercadar. Jika menerima insyaAllah baik. Jika tidak maka dikhawatirkan nasehat yang lainnya akan diabaikan. Carilah istri yang bisa membawa kemaslahatan untuk dunia dan akhiratmu. Wallahu a'lam.

Kita tidak merasa aman dengan akhwat seperti ini, jika di awalnya dia tinggalkan cadar karena takut dengan orangtuanya. Nanti jika kalian sudah menikah dan harus menemui orangtuanya, maka kamu akan dihadapkan dengan alasan yang sama, yaitu tidak bercadar karena takut dengan orangtuanya. Wallahu a'lam.

Note:
Sesungguhnya wajah istri" kita terlalu berharga untuk diperlihatkan kepada orang asing, maka mintalah ia bercadar. Sungguh itu akan menjaga kehormatannya sebagai wanita shalihah

Baarakallahufiikum

Saturday, 13 December 2014

terbaik, bukan terbanyak, rek

Bismillaah

Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah berkata,
Mencocoki sunnah itu LEBIH UTAMA dibandingkan dengan banyaknya amalan...

Oleh karena itulah, Allah berfirman yang artinya,
"...untuk menguji kalian, siapa di antara kalian yang terbaik amalannya." (Al Mulk: 2)

Dan Allah tidaklah berfirman:
"...yang terbanyak amalannya."

Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita untuk senantiasa belajar ilmu agama...

Baarakallaufiikum

Friday, 12 December 2014

zakat untuk calon pasangan yang fakir, rek

Bismillaah

Jika ada orang yang menginginkan untuk menikah dalam keadaan dia tidak memiliki harta yang mencukupi, apakah boleh diambilkan zakat untuk membantu pernikahannya?

Syaikh Shalih Al Fauzan hafidzahullah menjawab
Ya boleh, jika ada seorang yang tidak mampu menikah karena kesusahan dan kefakirannya maka dia boleh dibantu dari zakat untuk memudahkan dia menikah...

DIkarenakan ini merupakan perkara darurat dan untuk menjaga kesucian seorang Muslim maka tidak ada penghalang bagi orang miskin menikah dengan diambilkan zakat atau menyempurnakan pernikahan dari zakat. Hal ini disebabkan oleh masuknya dia ke dalam penggolongan orang miskin yang mana Allah telah mensyariatkan pemberian zakat kepadanya...

An Nikah Wal Hukuku Az Zaujiah

Baarakallahufiikum

Thursday, 11 December 2014

memahamkan orangtua yang menolak menantu bercadar, rek

Bismillaah

Salah satu pertanyaan terbesar bagi seorang laki" adalah bagaimana caranya agar orangtua bisa menerima pasangan kita?

Nah, bagi mereka yang sudah mengaji, maka pertanyaan ini akan menjadi lebih spesifik...
BAGAIMANA CARANYA MEMAHAMKAN ORANGTUA YANG MENOLAK MENANTU BERCADAR?

InsyaAllah cara yang paling berkah adalah sebagai berikut...

Terus pergauli mereka dengan baik dan tunjukkan rasa hormat kepadanya. Berikan rasa kasih sayang padanya karena pada hakekatnya mereka tidak tahu. Cobalah berikan hadiah kepada mereka melalui istri yang bercadar dan teruslah berkomunikasi dengan mereka, baik via telepon ataupun dengan kunjungan rutin. Bisa pertahun, perbulan, atau bisa saja perminggu

Intinya ya KOMUNIKASI...

InsyaAllah ini akan membantu terbukanya hati orangtua. Jangan lupa untuk tidak berputus asa dalam berdoa kepada Allah agar Dia bukakan hati orangtua untuk menerima syariat tersebut...

Wallahu a'lam

Baarakallahufiikum

Wednesday, 10 December 2014

hak istri part 1, rek

Bismillaah

Sesungguhnya istri" kita memiliki hak yang wajib ditunaikan oleh suami" mereka. Salah satu di antara hak" tersebut adalah
KITA MEMBERINYA MAKAN DENGAN APA YANG KITA MAKAN

contoh kasus:
seorang suami membeli batagor dalam perjalanan pulang kantor seharga 3000 rupiah. Maka, dia juga wajib membelikan istrinya batagor senilai 3000 rupiah atau makanan lain yang senilai dengan itu...

contoh kasus yang lain:
seorang suami menghadiri undangan pernikahan. Di sana dia memakan semua makanan yang ada. Atas hal ini, dia tidak wajib membungkuskan makanan tersebut untuk istrinya. Karena apa yang dia makan tersebut bukan dari uang miliknya atau dengan kata lain makanan yang dihidangkan tersebut adalah hadiah

WAHAI PARA SUAMI BERTAKWALAH KALIAN KEPADA ALLAH!

Sesungguhnya kewajiban kalian sebagai suami adalah berat dan sungguh benar janji Allah Azza Wa Jalla bahwa kepemimpinan kalian atas istri" dan anak" kalian akan dipertanggungjawabkan di Yaumul Mahsyar. Tidaklah seorang suami akan selamat dari azab Allah Jalla Wa 'Ala melainkan dia melaksanakan semua hak" istri dan keluarganya sebagaimana yang telah disyariatkan.

BERBUAT ADILLAH KALIAN WAHAI PARA SUAMI!

Sesungguhnya istri" kita memiliki hak. Dan salah satu hak mereka adalah apa yang masuk ke dalam tubuh mereka. Hendaknya kita memulai berbuat adil dengan memperhatikan apa yang mereka makan dan apa yang keluarga kita makan

Semoga bisa menjadi pelajaran...

Baarakallahufiikum

Tuesday, 9 December 2014

zona berbahaya, rek

Bismillaah

Kewaspadaan akan menjadi ekstra meningkat ketika kita melewati sebuah area yang bertuliskan "DANGER AREA" atau "DILARANG MASUK". Perhatian dan pemantauan kita akan senantiasa terfokus ketika akan melintasi lokasi tersebut. Itu adalah hal yang biasa terjadi pada suatu lokasi yang penuh dengan ancaman kecelakaan.

Akan tetapi, sadarkah kita..

Sesungguhnya ada beberapa area berbahaya yang harus kita waspadai di sana.

Apa saja area berbahaya itu ?

Mari kita simak melalui lisan para salafush shalih, apa saja area berbahaya tersebut...

1. Ancaman Kemunafikan.

Ibnu Abi Mulaikah rahimahullah berkata:
“Aku telah bertemu dengan tiga puluh orang Sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka semua takut kemunafikan menimpa dirinya.”
[Fathul Bari 1/137]

Berkata seseorang kepada Hudzaifah ibnul Yaman radhiallahu 'anhu:
"Aku takut menjadi seorang yang munafik"

Maka Hudzaifah ibnul Yaman menjawab:
"Kalau engkau seorang munafik, maka engkau tidak akan takut"
['Uyunul Akhyar 2/739]

2. Ancaman Riya'

'Abdah bin Abi Laila rahimahullah berkata:
"Sesungguhnya orang yang paling dekat dengan riya' adalah orang yang merasa aman darinya".
[Hilyatul Aulia, tahdzibnya 2/278].

3. Ancaman Masuk Neraka.

Hafs bin 'Umar rahimahullah menceritakan bahwa suatu hari Al Hasan al Bashri rahimahullah menangis.
Maka ada yang bertanya kepadanya:
"Mengapa engkau menangis?"

Beliau menjawab:
"Aku takut kelak di hari kiamat aku dilemparkan ke api neraka dan aku tidak dipedulikan lagi (oleh Allah ta'ala)"
[Al Muntazham 1/137]

4. Merasa diterimanya amal

Qabishah bin Qais al Anbari rahimahullah menuturkan tentang keadaan Adh Dhahak bin Mazahim rahimahullah yang selalu menangis jika memasuki sore hari.

Maka suatu ketika beliau ditanya apa gerangan penyebab kebiasaan ini.
Adh Dhahak menjawab:
"Aku tidak tahu mana yang akan naik dari amalku hari ini"
[Al Muntazham 7/197]

5. Merasa Banyak Amal Sehingga Merasa Aman dari Azab Allah.

Hudzaifah bin al Mar'asyi rahimahullah berkata:
"Apabila engkau tidak merasa takut bahwa Allah akan mengazabmu atas keutamaan amalmu, maka engkau orang yang celaka."
[Shifatush Shafwah 4/475].

Kalam-kalam di atas bisa dirujuk di kitab Hayatus Salaf hal. 506-538, cet. Dar Ibnul Jauzi, th. 2011.

Baarakallahufiikum

Friday, 22 August 2014

pernyataan taubat atas postingan terdahulu, rek

Bismillaah

Awal mula saya membuat blog ini adalah untuk membagikan pengalaman" hidup (yang menurut saya unik) kepada pembaca sekalian. Yaa sebuah light writing gitu lah.

Setelah mengenal manhaj salaf, blog ini berubah tujuan
Saya mulai memposting tulisan" yang bermanfaat bagi kehidupan akhirat seseorang. Semoga seseorang mendapatkan hidayah taufiq dan ilham setelah membaca blog ini

Tulisan yang saya muat di sini saya ambil dari beberapa sumber. Mayoritasnya dari website Salafiyyin

salah satunya adalah dari BBG As Sunnah yang dikelola oleh al Ustadz Dzulqarnain Al Makassari

dahulu, saya mengaji kepada beliau. Mengambil semua ilmu yang beliau ajarkan ketika beliau berkesempatan mengisi ta'lim di Masjid Al I'tisham, Jakarta

namun saya yang seorang thalib tidaklah mengetahui keadaan seorang ustadz melainkan ulama" kibar telah mengetahuinya

pada akhir tahun 2013, guru kami, Asy Syaikh Rabi' bin Hadi Al Madkhali hafidzahullah memperingatkan umat akan bahayanya al Ustadz Dzulqarnain Al Makassari. Beliau hafidzahullah mentahdzir al Ustadz karena beliau saat itu termasuk dari orang yang la'ab, mutalawwin dan mengeluarkan makar sebagaimana yang dilakukan Ali Al Halabi hadahullah.

beliau memang sudah mengeluarkan surat rujuk sampai dengan dua kali. Namun, kebenaran dan kejujuran beliau masih diragukan oleh para masyayikh sehingga tahdzir kepada beliau pun belum dicabut. Hal ini juga ditegaskan oleh Asy Syaikh Hani' bin Buraik hafidzahullah ketika beliau hafidzahullah ditanya masalah tersebut ketika beliau berkesempatan mengisi daurah Miratsul Anbiya di Bantul awal Agustus 2014 lalu

Sejak saat itu, saya tidak mengaji lagi kepada beliau dan saya berlepas diri dari semua postingan yang berlabelkan BBG As Sunnah di blog ini

perlu pembaca ketahui, semua postingan" tersebut merupakan auto post yang saya kumpulkan sewaktu saya masih bekerja di KPPN Takengon. Jadi, saat saya masih bekerja di sana, postingan yang muncul sampe yang terakhir di bawah ini sudah terprogram. *ngerti kan yak?*

demikian pernyataan taubat dan berlepas diri ini saya buat

Baarakallahufiikum

Saturday, 12 July 2014

quote #229, rek

Hati"lah. Janganlah engkau duduk bersama orang yang akan merusak hatimu. jangan pula engkau duduk bersama pengikut hawa nafsu, karena aku khawatir murka Allah Subhanahu Wa Ta'ala menimpamu
-Fudhail bin 'Iyadh rahimahullah-

Sunday, 6 July 2014

quote #228, rek

Tidak mungkin seorang Ahlus Sunnah berteman (condong) kepada ahlul bid'ah, kecuali karena adanya kemunafikan (dalam hatinya)
-Fudhail bin 'Iyadh radhimahullah-

Saturday, 5 July 2014

quote #227, rek

Malu adalah memerhatikan nikmat" (Allah Azza Wa Jalla) dan menganggap dirinya kurang (mensyukuri nikmat" tersebut). Dari keduanya terlahir rasa malu
-Al Qasim Al Junaidi rahimahullah-

Sunday, 29 June 2014

quote #226, rek

Para ulama mengatakan bahwa malu hakikatnya adalah akhlak yang mengantarkan seseorang untuk meninggalkan kejelekan dan menghalanginya dari mengurangi hak" orang lain
-Imam An Nawawi rahimahullah-

Saturday, 28 June 2014

quote #225, rek

Orang yang tidak mengerti fiqih muamalah lalu melakukan bisnis, ia akan terjerumus pada riba, semakin terjerumus, semakin jauh terjerumus
-Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu-

Sunday, 22 June 2014

quote #224, rek

Jangan seorang pun berdagang di pasar Madinah kecuali yang mengerti fiqih muamalah, bila tidak, ia akan terjerumus ke dalam riba
-Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu-

Saturday, 21 June 2014

quote #223, rek

Tidaklah sepantasnya seseorang duduk dengan ahlul bid'ah atau bergaul dengannya, tidak pula punya hubungan dekat dengannya
-Al Imam Ahmad rahimahullah-

Sunday, 15 June 2014

quote #222. rek

Barangsiapa yang duduk bersama ahlul bid'ah, maka hati"lah darinya. Barangsiapa yang duduk bersama ahlul bid'ah dia tidak akan diberi hikmah. Aku menginginkan ada benteng dari besi yang memisahkan aku dengan ahlul bid'ah...
-Al Fudhail bin 'Iyadh rahimahullah-

Saturday, 14 June 2014

quote #221, rek

Seseorang tidak akan pandai sampai mengambil ilmu dari orang yang di atasnya, atau selevel dengannya, juga dari orang yang lebih rendah darinya
-Al Imam Waki' rahimahullah-

Sunday, 8 June 2014

quote #220, rek

Allah Azza Wa Jalla merahmati seseorang yang membeberkan aibku secara sembunyi" antara aku dan dia saja. Karena nasehat di hadapan orang banyak adalah celaan.
-Mis'ar bin Kidam rahimahullah-

Saturday, 7 June 2014

quote #219, rek

Tanda seorang pemberi nasehat yang menginginkan kebaikan bagi yang dinasehatinya adalah nasehat tersebut dilakukan tidak di hadapan orang lain. Tanda orang yang ingin menjelekkan (menjatuhkan) yang dinasehati adalah menasehatinya di hadapan banyak orang
-Ibnu Hibban rahimahullah-

Sunday, 1 June 2014

quote #218, rek

Seyogyanya, nasehat engkau sampaikan ketika sedang sendirian (tidak di hadapan orang banyak). Beda antara nasehat dengan menjatuhkan (kehormatan) orang lain adalah dalam masalah ini (dilakukan dengan tertutup atau di hadapan orang banyak)
-Ibnu Qudamah rahimahullah-

Saturday, 31 May 2014

quote #217, rek

Seorang mukmin mencari udzur bagi temannya. Adapun seorang munafik, dia mencari-cari kesalahan orang lain.
-Ibnul Mubarak rahimahullah-

Sunday, 25 May 2014

quote #216, rek

Ketahuilah, jika engkau mencari seseorang yang bersih dari kekurangan, niscaya engkau tak akan mendapatkannya. Barangsiapa yang kebaikannya lebih mendominasi daripada kejelekannya, itulah yang dicari
-Ibnu Qudamah rahimahullah-

Saturday, 24 May 2014

quote #215, rek

Hendaknya kalian mencintai jangan berlebihan dan membenci tidak berlebihan. Telah ada orang" yang berlebihan dalam mencintai satu kaum akhirnya binasa. Ada pula yang berlebihan dalam membenci satu kaum dan mereka pun binasa
-Al Hasan Al Bashri rahimahullah-

Sunday, 18 May 2014

quote #214, rek

Jika engkau mencintai seseorang, janganlah berlebihan seperti halnya anak kecil yang menyenangi sesuatu dengan berlebihan. Jika engkau membenci seseorang, jangan sampai kebencian menimbulkan keinginan orang yang kamu benci celaka atau binasanya
-Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu-

Saturday, 17 May 2014

quote #213, rek

Empat hal yang termasuk kebahagiaan seseorang: Istri yang senantiasa taat kepadanya, anak" yang shalih, teman" yang baik, dan rezekinya di negerinya
-Ibnu Hibban rahimahullah-

Sunday, 11 May 2014

quote #212, rek

Seorang yang berakal tidak akan bersahabat dengan orang" jahat
-Ibnu Hibban rahimahullah-

Saturday, 10 May 2014

quote #211, rek

Nilailah (kenalilah) manusia dengan menilai (mengenal) teman"nya
-Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu-

Sunday, 4 May 2014

quote #210, rek

Demi Allah Subhanahu Wa Ta'ala, sungguh tidaklah kami melihat seseorang berteman kecuali dengan yang sejenisnya. Maka bertemanlah dengan orang" shalih dari hamba" Allah Subhanahu Wa Ta'ala, semoga kalian senantiasa bersama mereka atau menjadi seperti mereka
-Al Imam Qatadah rahimahullah-

Saturday, 3 May 2014

quote #209, rek

Seseorang akan berjalan dan berteman dengan orang yang dicintainya dan sejenis dengannya
-Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu-

Sunday, 27 April 2014

quote #208, rek

Bila dia (seorang penuntut ilmu) membutuhkan teman, hendaknya memilih orang yang shalih, beragama, bertakwa, wara', cerdas, banyak kebaikannya lagi sedikit keburukannya, santun dalam bergaul, dan tak suka berdebat. Bila dia lupa, teman tersebut bisa mengingatkannya. Bila dalam keadaan ingat (kebaikan), teman tersebut mendukungnya. Bila dia butuh bantuan, teman tersebut siap membantunya. Dan bila dia sedang marah, maka teman tersebut menyabarkannya.
-Al Imam Badruddin Ibnu Jama'ah Al Kinani rahimahullah-

Saturday, 26 April 2014

quote #207, rek

Jika engkau melihat seorang pemuda di awal pertumbuhannya bersama Ahlus Sunnah wal Jama'ah, maka harapkanlah kebaikannya (di kemudian hari). Jika engkau melihat di awal pertumbuhannya bersama ahlul bid'ah, maka berputusasalah akan kebaikannya (di kemudian hari)
-Al Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah-

Sunday, 20 April 2014

quote #206, rek

Ditanya Imam Ahmad rahimahullah, "Apa pendapatmu tentang orang yang mengkhawatirkan atas dirinya kemunafikan?" Beliau menjawab, "Siapa yang merasa dirinya aman dari kemunafikan?"
-Al Imam Ahmad rahimahullah-

Saturday, 19 April 2014

quote #205, rek

Tidak ada yang takut dari kemunafikan kecuali mukmin, dan tidak ada yang merasa aman darinya kecuali munafik
-Al Hasan Al Bashri rahimahullah-

Sunday, 13 April 2014

quote #204, rek

Aku mendapati tiga puluh orang sahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, semuanya mengkhawatirkan kemunafikan atas dirinya
-Ibnu Mulaikah rahimahullah-

Saturday, 12 April 2014

quote #203, rek

Pelajarilah niat karena niat lebih sempurna daripada amal.
-Yahya bin Abi Katsir rahimahullah-

Sunday, 6 April 2014

quote #202, rek

Kehidupan yang terbaik kami dapatkan dengan sabar. Jika sabar itu ada pada seseorang, pasti ia tergolong orang yang dermawan
-Umar bin Khatthab radhiyallahu 'anhu-