Wednesday, 31 October 2012

banyak tertawa, rek

Bismillaah
PERHATIKANLAH NASEHAT!
Berkata 'Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu

"Barangsiapa yang banyak tertawa, maka akan sedikit wibawanya. Barangsiapa yang banyak bercanda, maka dia akan rendah dengannya. Barangsiapa yang memperbanyak sesuatu, maka dia dikenal dengannya. Barangsiapa yang banyak bicara, maka akan banyak salahnya. Barangsiapa yang banyak salahnya, maka akan berkurang rasa malunya. Barangsiapa yang berkurang malunya, maka akan berkurang pula waro'nya. Barangsiapa yang berkurang waro'nya, maka hatinya akan mati."

Baarakallahufiikum

Tuesday, 30 October 2012

medan perlombaan sebenarnya, rek

Bismillaah
Al Imam Al Hasan al Bashri rahimahullah berkata :

"Wahai anak Adam, jika engkau melihat manusia berada dalam kebaikan maka berlombalah dengan mereka. Dan apabila engkau melihat mereka dalam kebinasaan, tinggalkanlah mereka beserta apa yang mereka pilih bagi diri" mereka sendiri.
Sungguh kita telah saksikan kaum demi kaum yang lebih mengutamakan dunia daripada kehidupan akhiratnya, akhirnya mereka menjadi binasa, hina, dan tercela."

"Sesungguhnya kaum mu'minin adalah saksi-saksi Allah 'Azza Wa Jalla di muka bumi. Mereka menimbang amal perbuatan bani Adam dengan Kitabullah. Barang siapa yang sesuai dengan Kitabullah maka iapun memuji Allah Azza Wa Jalla karenanya. Dan apa saja yang bertentangan dengan Kitabullah, mereka pun mengetahui bahwa hal itu menyelisihi Kitabullah. Dengan Al Qur'an pula mereka mengetahui kesesatan orang" menyimpang dari al haq."

"Barang siapa yang MENYAINGIMU dalam perkara AGAMA, maka SAINGILAH ia dengan penuh SEMANGAT. Dan barang siapa yang menyaingimu dalam perkara dunia, maka lemparkanlah dunia itu pada tempat penyembelihannya. Jika engkau melihat manusia BERLOMBA-LOMBA dalam urusan DUNIA, maka BERLOMBALAH dengan mereka dalam urusan AKHIRAT. Sesungguhnya DUNIA mereka akan SIRNA dan AKHIRAT akan tetap KEKAL SELAMANYA."

[Muwa'izh al Imam al Hasan al Bashri (hal. 46-48)]
Baarakallahufiikum

Monday, 29 October 2012

doa ketika dipuji orang, rek

Bismillaah
Do'a Abu Bakr Ash Shidiq tatkala beliau dipuji oleh orang lain:

Allahumma anta a’lamu minni bi nafsiy, wa anaa a’lamu bi nafsii minhum. Allahummaj ‘alniy khoirom mimmaa yazhunnuun, wagh-firliy maa laa ya’lamuun, wa laa tu-akhidzniy bimaa yaquuluun.

[Ya Allah, Engkau lebih mengetahui keadaan diriku daripada diriku sendiri dan aku lebih mengetahui keadaan diriku daripada mereka yang memujiku. Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik dari yang mereka sangkakan, ampunilah aku terhadap apa yang mereka tidak ketahui dariku, dan janganlah Engkau menyiksaku dengan sebab perkataan mereka]

Baarakallahufiikum

Sunday, 28 October 2012

quote #51, rek

Waktu terbaik untuk menghafal adalah waktu sahur, setelah itu pertengahan siang, kemudian waktu pagi
-Al Khatib Al Baghdadi rahimahullah-

Saturday, 27 October 2012

quote #50, rek

Sesungguhnya penyakit, kebanyakan yang engkau lihat terjadi karena makanan atau minuman
-Anonim-

Friday, 26 October 2012

ayah adalah contoh bagi anaknya, rek

Bismillaah
Wahai engkau yang telah atau akan menjadi seorang ayah...
Engkau adalah seorang Imam bagi keluarga kalian.
Engkau adalah seorang tokoh bagi anak" kalian.
Seorang tokoh yang akan dijadikan panutan/uswah/contoh bagi anak" kalian nantinya.

Jika engkau tidak ingin anak" kalian melakukan sebuah hal yang tidak engkau inginkan, maka janganlah kalian mencontohkan mereka hal buruk yang engkau benci.
Karena setiap contoh buruk yang diikuti, adalah ilmu.
Sebuah ilmu yang sama sekali tidak bermanfaat.
Dan dengan sebab ilmu yang tidak bermanfaat tersebut, engkau akan dimintai pertanggungjawabannya di hari perhitungan kelak.

Baarakallahufiikum

Thursday, 25 October 2012

faedah diciptakannya bintang, rek

Bismillaah
Qatadah ibnu Di’amah As-Sadusi rahimahullah seorang imam yang mulia dalam masalah tafsir, hadits, dan ilmu yang lainnya mengatakan,

“Allah Ta’ala menciptakan bintang" ini untuk tiga hikmah atau faedah.

Pertama: sebagai penghias langit.

Kedua: sebagai pelempar setan.

Ketiga: sebagai tanda" yang dijadikan petunjuk. 

Siapa yang menafsirkan dengan selain tiga faedah tersebut, sungguh ia telah salah dan menyia-nyiakan bagiannya. Ia juga telah membebani dirinya dengan sesuatu yang ia tidak memiliki ilmu tentangnya.”
(Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya, Kitab Bad`ul Khalqi, bab Fin Nujum)

Baarakallahufiikum

Wednesday, 24 October 2012

kaidah yang aneh, rek

Bismillaah

Suatu penguasa negeri yang berusaha menjalankan syariat Islam seperti pancung, potong tangan, rajam, dll, bahkan yang para menterinya disaring bener" agar tidak ada yang liberal, dan non muslim dikatakan antek zionis Yahudi dikarenakan bekerjasama dalam beberapa hal seperti teknologi atau menghancurkan tempat-tempat kekuasaan Khawarij.

Sedangkan pemimpin yang naiknya melalui demokrasi, lalu mengangkat para menterinya dari kalangan liberal, Nasrani, Yahudi dan hukumnya menggunakan hukum HAM, dikatakan inilah penguasa Islam sejati...

Kaedah yang hancur gak jelas dimana wala' dan dimana bara' dan mengkafirkan yang berusaha menjalankan Islam dengan baik malah mengislamkan orang" yang kafir.

Semoga kita dihindarkan dari seluruh kerancuan" dalam beragama

Baarakallahufiikum

Tuesday, 23 October 2012

ayam dan penyu, rek

Bismillaah

Jangan jadi ayam. Ketika dia bertelor 1 atau 2 saja maka dia akan berisik berkokok. Hsama dengan orang yang selalu membanggakan amalannya. Baru beramal sedikit maka dia umumkan kesemua orang...

Tapi jadi seperti penyu. Telurnya banyak harganya pun mahal. Tapi dia selalu diam" tidak berisik dan menyembunyikan telurnya. Bagaikan orang yang ketika dia beramal baik sedikit maupun banyak dia menyembunyikannya.

Hanya perumpamaan. Bukan berarti harus jadi penyu dulu...
Baarakallahufiikum

Monday, 22 October 2012

perkataan keliru, rek

Bismillaah
Dahulu ketika masih sekolah sering terdengar dan diajarkan oleh bapak ibu guru


"Nak, nanti kalau sudah lulus yang mau langsung kerja ya kerja yang baik tapi jangan lupa shalat ya"
"Kalian bekerja yang rajin tapi jangan lupa akhirat"

Atau kata" lain yang semakna dengan itu yang intinya mendahulukan dan mengutamakan urusan dunia dan meminimkan urusan akhirat dengan kata" "jangan lupa", padahal ini terbalik dengan perintah Allah Ta'ala,
Dan carilah dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari duniawi…. (Al- Qashash: 77)

Allah Ta'ala memerintahkan kita untuk mendahulukan dan mengutamakan akhirat diatas dunia, kita menjalani kehidupan dunia adalah untuk tercapainya kemaslahatan akhirat. Karena dunia merupakan sebuah jembatan untuk bisa kearah sana, menggapai kemuliaan dan kebahagiaan abadi. Mari kita sama" meluruskan amalan kebiasaan yang keliru ini kepada saudara" kita

Baarakallahufiikum

Sunday, 21 October 2012

quote #49, rek

Kemarahan itu membinasakan. Dia mampu merusak akal sebagaimana khamr mampu menghilangkan kesadaran
-Ibnul Qoyyim rahimahullah-

Saturday, 20 October 2012

quote #49, rek

Dikatakan kepada Ibnul Mubarak rahimahullah, "Himpunkanlah untuk kami akhlak" baik dalam satu kata!". Beliau rahimahullah mengatakan, "Menjauhi marah"
-Anonim-

Friday, 19 October 2012

akibat mencari ridha Allah, bukan ridha manusia, rek

Bismillaah
Cerita berikut ini dibawakan dari teman kami dari gurunya di Yaman, Abu Abdirrahman Fahd Al Adeni berkisah...

Dahulu, beberapa orang thalibul 'ilm murid Syaikh Muqbil hafidzahullah diutus untuk berdakwah ke sebuah desa yang mayoritas penduduknya berpemahaman Syi'ah Zaidiyyah. Salah seorang dari mereka kemudian memberikan khutbah Jum'at di masjid desa tersebut. Selesai shalat Jum'at, orang" pun riuh membicarakan khutbah yang dibawakan oleh si thalib. Sampai datang seorang tua kepada si thalib lalu mencelanya,

"Kamu berkhutbah tidak membaca shalawat dan salam atas ahli bait, keluarga nabi!"

Lalu dengan tenang si penuntut ilmu menjawab, "Bahkan aku telah mengulang"nya. Apakah engkau tidak memperhatikannya?"

Bapak tua itu terdiam bingung. Mungkin dia bimbang, kapan si khatib membaca shalawat kepada ahlul bait nabi. Jangan" pas khutbah tadi dia yang ngantuk.

Sebenarnya yang diinginkan oleh bapak tua yang Zaidi tadi adalah membaca shalawat khusus kepada ahli bait Nabi di mukaddimah dan juga di penutup khutbah sebagaimana yang menjadi kebiasaan orang" Zaidiyah. Tapi bukankah di dalam khutbah, si penuntut ilmu sudah bershalawat kepada keluarga nabi setiap kali membacakan hadits?

"Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa 'ala Alihi Wasallam mengatakan demikian dan demikian… Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa 'ala Alihi Wasallam bersabda demikian dan demikian…"

Apa arti ucapan shallallahu 'alaihi wa 'ala alihi wasallam? Bukankah itu maknanya semoga shalawat dan salam tercurah pada Rasulullah dan keluarga beliau?

Kemudian bapak tua tersebut berkata lagi, nampaknya dia tetap mencoba mencari-cari kesalahan si penuntut ilmu, "Kamu tadi mengimami baca alfatihah tanpa membaca bismillah!"

Kembali si penuntut ilmu menjawab dengan tenang, "Bahkan aku telah membacanya, tapi aku membacanya dengan sirr (dipelankan) tidak dengan jahr (dikeraskan) sebagaimana hadits Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, di mana beliau berkata,
Aku shalat di belakang Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, dan di belakang Abu Bakar, Umar, serta Utsman. Dulu mereka membuka shalat dengan 'alhamdulillahi rabbil 'alamin' dan mereka tidaklah mengucapkan bismillahirrahmanirrahim di awal bacaan mereka, tidak pula di akhirnya.' (HR. Muslim)
Bapak tua tersebut masih ngotot memaksa, "Tapi madzhabnya Imam Zaid mengatakan wajib baca basmalah, shalat itu tidak sah kalau tidak baca basmalah!"

Lalu datang muadzin masjid membela sang penuntut ilmu. Dia berkata kepada orang tua tersebut, "Wahai syaikh, engkau tidak bisa memaksa orang untuk mengikuti mazhabmu. Bukankah dia punya dalil Hadits Anas tadi?"

Akhirnya terjadilah perdebatan sengit antara sang muadzin dan bapak tua itu. Orang" pun berkumpul di sekitar mereka menambah riuk-pikuk perdebatan tadi. Sang penuntut ilmu kemudian keluar dari masjid untuk menjauhi keributan.

Di luar masjid, dia ditemui seorang bapak tua yang lain. Bapak tua ini menyalaminya, kemudian bertanya kepada si penuntut ilmu, "Wahai anak muda, kenapa engkau tidak tanazzul saja, mengikuti tata cara peribadahan mereka, agar kemudian mereka mendengarkan dan menerima dakwahmu?"

Si penuntut ilmu menjawab, "Wahai paman, bukankah Rasulullah pernah bersabda,
"Barangsiapa yang mengharap ridha Allah walaupun manusia murka kepadanya, maka Allah akan ridha kepadanya dan demikian juga manusia akan ridha kepadanya. Barangsiapa yang mengharap keridhaan manusia walaupun dengan kemurkaan Allah, maka orang yang dahulu memujinya akan berbalik mencelanya" (Shahih, dishahihkan oleh Al Albani. Lihat Syarh Aqidah Ath Thahawiyyah hal 268, terbitan Darus Salam)
Bapak tua itu kemudian berkata kepada kepadanya, "Benar, benar.. Sungguh benar ucapanmu."

Si penuntut ilmu kemudian pergi. Ketika dia shalat ashar di masjid yang lain, ada beberapa orang dari desa tersebut mendatangi dia sambil membawa senapan. Senapan itu lalu diletakkan di hadapan si penuntut ilmu. Salah seorang dari mereka lalu berkata kepada si penuntut ilmu,

"Wahai syaikh… (ini merupakan panggilan kehormatan bagi si penuntut ilmu, karena sebenarnya dia masih muda dan belumlah pantas dipanggil syaikh).. Wahai syaikh, sesungguhnya kabilah kami merasa sangat malu dengan apa yang terjadi tadi setelah shalat Jum'at. Kami seharusnya menghormati dirimu sebagai tamu di desa kami, tapi kami telah memperlakukanmu dengan kurang terhormat.

Dan orang tua yang tadi siang mencelamu sungguh dia adalah orang yang paling buruk di antara kami. Kami tidaklah pernah melihat dia shalat Jum'at melainkan hari ini, ketika dia mendengar bahwa dirimu yang akan memberikan khutbah. Oleh karena itu, ini senjata wahai syaikh kami berikan kepadamu. Terserah engkau apa hukuman yang pantas bagi kami, karena sesungguhnya ini adalah aib yang besar bagi kami. Kami sungguh merasa malu."

Dengan bijak si penuntut ilmu berkata, "Tidak ada sesuatu di antara kita. Apa yang sudah terjadi biarkanlah terjadi. Hanya saja biarkan saya dan teman" mengajarkan sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam di tengah" kalian."

Akhirnya para utusan kabilah tersebut menyetujui keinginan si penuntut ilmu. Mereka pun mulai mengajarkan penduduk Islam yang benar, yang sesuai dengan sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam sebagaimana yang dipahami oleh salafus shalih, generasi awal Islam.

Bahkan pada malam itu juga, di masjid yang sama -karena pada waktu itu Ramadhan- ditegakkan shalat tarawih untuk yang pertama kali sejak masjid itu dibangun, karena sebelumnya mazhab Syiah Zaidiyah tidaklah menganggap shalat tarawih berjama'ah itu sebagai sesuatu yang disyariatkan.

Maka sejak itu, berubahlah desa tersebut dari desa Syi'ah Zaidi menjadi desa ahlussunnah. Walillahil hamdu.

Sungguh telah benar Nabi shallallahu 'alaihi wa'ala alihi wasallam dengan sabda beliau,

"Barangsiapa yang mengharap ridha Allah walaupun manusia murka kepadanya, maka Allah akan ridha kepadanya dan demikian juga manusia akan ridha kepadanya…"

Baarakallahufiikum

Thursday, 18 October 2012

kecintaaan Rasulullah kepada Abu Bakr, rek

Bismillaah

Dari Abu Sa`id radhiyallahu `anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam duduk di mimbar, lalu bersabda :
”Sesungguhnya ada seorang hamba yang diberi pilihan oleh Allah, antara diberi kemewahan dunia dengan apa yang di sisi-Nya. Maka hamba itu memilih apa yang di sisi-Nya”, 
lalu Abu Bakar radhiyallahu 'anhu menangis dan menangis, lalu berkata : ”Ayah dan ibu kami sebagai tebusanmu”. Abu Sa`id berkata : “Yang dimaksud hamba tersebut adalah Rasulullah, dan Abu Bakar adalah orang yang paling tahu diantara kami”. Rasulullah bersabda :
 “Sesungguhnya orang yang paling banyak memberikan perlindungan kepadaku dengan harta dan persahabatannya adalah Abu Bakar radhiyallahu 'anhu. Andaikan aku boleh mengambil seorang kekasih (dalam riwayat lain ada tambahan : “selain Rabb-ku”), niscaya aku akan mengambil Abu Bakar radhiyallahu 'anhu sebagai kekasihku. Tetapi ini adalah persaudaraan dalam Islam. Tidak ada di dalam masjid sebuah pintu kecuali telah ditutup, melainkan hanya pintu Abu Bakar saja (yang masih terbuka).” (HR. Bukhari dan Muslim)
Baarakallahufiikum

Wednesday, 17 October 2012

kesalahan dalam shalat part 9, rek

Bismillaah
Sekarang kita menginjak ke kesalahan dalam shalat bagian kesembilan nih

Kesasalahan dalam shalat bagian kesembilan adalah shalat menggunakan pakaian yang dicelup ke warna lain/merubah warna asli/di-wantex. Hal ini diharamkan oleh Rasulullah Shallalahu 'Alaihi Wasallam untuk pria. Adapun para wanita, dihalalkan memakainya

Adapun pakaian merah boleh dipakai sepanjang warna asalnya adalah merah.

Karena keterbatasan ilmu dan ingatan, haditsnya tidak saya sertakan di sini karena saya lupa.. Maaf..

Baarakallahufiikum

Tuesday, 16 October 2012

kesalahan dalam shalat part 8, rek

Bismillaah
Masuk ke kesalahan dalam shalat bagian kedelapan nih..

Kesalahan dalam shalat bagian kedelapan adalah shalat menggunakan pakaian bergambar (makhluk hidup), kaos bergambar (makhluk hidup) atau sejenisnya. Selain gak pantes (coba mana ada pakaian resmi di masyarakat yang bergambar?), juga gambar (makhluk hidup) dilarang dalam Islam.

Dalil" yang shahih tentang ini ada banyak sekali ya, diantaranya
‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu berkata kepada Abul Hayyaj Al-Asadi: “Maukah aku mengutus-mu dengan apa yang Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengutusku? (Beliau mengatakan padaku):
“Janganlah engkau membiarkan gambar kecuali engkau hapus dan tidak pula kubur yang ditinggikan kecuali engkau ratakan.”
Ibnu ‘Abbas radhiallahu 'anhuma berkata: “Ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melihat ada gambar" di dalam Ka’bah, beliau tidak mau masuk ke dalamnya sampai beliau memerintahkan agar gambar tersebut dihapus

Saya rasa dua di atas itu udah cukup ngewakilin lah ya

Jadi, jangan shalat dengan memakai pakaian bergambar (makhluk hidup) yaa
Baarakallahufiikum

Monday, 15 October 2012

sebuah renungan dan lingkungan sendiri, rek

Bismillaah

Ketika kita menginginkan kebaikan untuk lingkungan kita, maka tentunya apa yang terlebih dahulu dilaksanakan dan dikerjakan adalah berlaku baik kepadanya.
Apabila kita menuntut orang lain berlaku baik tentunya kita harus siap dengan konsekuensi menunjukkan sikap yang baik.

Pada saat kita mengharap, menginginkan teman yang baik maka kita harus menjadi dan menunjukkan sebagai teman yang baik dan demikian seterusnya karena balasan yang Allah Ta'ala berikan kepada manusia adalah sesuai dengan jenis perbuatan mereka

Banyak waktu yang telah kita lewatkan di mana kita berbuat baik kepada orang tetapi saat ketika kita sendirian perbuatan kita berbeda, berbalik dengan apa yang kita perbuat di hadapan orang.

Kadang" dan seringkali seorang hamba bertukar" wajah dan berbeda hati, kepada si A dia katakan begini, kepada si C dia katakan begitu. Tidak ada kejujuran.

Hendaknya kita muhasabah/instropeksi diri dengan mengajukan beberapa pertanyaan setiap hari, setiap malam, setiap saat.

Apakah kita selama ini telah berusaha meningkatkan kebaikan setiap saat?
Apakah kita telah berusaha dengan nyata untuk meninggalkan keburukan dan kejahatan?
Apakah kita telah menjadi teman yang baik untuk orang lain?
Apkah kita telah menjadi pasangan yang baik untuk pasangan yang lain (suami bagi istri dan sebaliknya?
Apakah kita telah menjadi atasan yang baik untuk bawahannya?
Apakah kita telah menjadi bawahan yang baik untuk atasannya?

Barangkali keburukan yang kita dapatkan dari orang disebabkan keburukan yang kita perbuat.

Baarakallahufiikum

Sunday, 14 October 2012

quote #48, rek

Kemarahan itu adalah kunci dari segala macam kejelekan
-Ja'far bin Muhammad rahimahullah-

Saturday, 13 October 2012

quote #47, rek

Telah beruntung orang yang dijaga dari hawa nafsu, kemarahan dan ketamakan
-Umar bin Abdul Aziz rahimahullah-

Friday, 12 October 2012

sebuah renungan dan hewan piaraan, rek

Bismillaah
Ibu kos saya punya hewan piaraan burung merpati. Entah karena sibuk atau bagaimana, saya liat, beliau jarang ngasi air minum ke tuh merpati. Kalo makanannya sih rajin ya. Mungkin karena merpati"nya sering minum kali ya? Hihihi. Jadi airnya cepet habis dan ibu kos jadi tidak sadar...

Well, saya jadi terenyuh melihat tuh merpati" kehausan. Alhasil, kalo saya istirahat pulang kantor atau pas pulang kantor, saya sempetin deh ngasih minum tuh merpati". Entah kenapa, hati saya jadi plong ngeliatnya...

Kaidahnya, seorang yang memiliki hewan peliharaan akan memiliki sifat yang lebih lembut dibanding yang tidak memiliki hewan peliharaan.

Seorang yang memiliki hewan peliharaan akan memberikan perhatian kepada hewannya, dari mulai memberikan makan, membersihkan kandang, memandikan hewannya dari situ akan muncul sifat menyayangi dan akan membentuk karakter pribadinya.


Jadi, kepengen punya binatang piaraan nih. Apaan ya yang kira" cocok?

Baarakallahufiikum

Thursday, 11 October 2012

sebuah pengamatan, rek

Bismillaah
Seorang muslim yang tinggal di tengah" orang kafir, sedikit banyak ia akan terpengaruh dengan pola hidup orang" kafir walaupun tidak terkait dengan agamanya secara langsung. Tetapi, dia akan terpengaruh dengan pola hidup, atau pola makan, pola minum, tidur, kerja dan akan berpengaruh di dalam cara berfikirnya.

Mereka yang menggembala kuda dan onta pada umumnya akan mengeluarkan suara yang keras karena ringkikan kuda, dan juga suara onta yang begitu keras mengakibatkan mereka harus lebih keras daripada hewan gembalaan mereka.
Adapun mereka yang menggembala kambing tidak membutuhkan suara yang keras sebagaimana mereka yang menggembala kuda dan onta.

Demikian juga kita perhatikan mereka yang tinggal di pesisir pantai sifat mereka lebih keras, lebih kaku dibanding mereka yang tinggal d ipedesaan karena mereka yang tinggal di pesisir pantai membutuhkan suara yang keras untuk memanggil temannya, untuk melakukan apapun dalam kehidupannya disebabkan ombak yang suarannya keras dan arah angin yang sulit dipastikan.

Kesimpulannya:
Lingkungan sangat berpengaruh dalam kehidupan seseorang.

Baarakallahufiikum

Wednesday, 10 October 2012

demonstrasi itu gak efektif, rek

Bismillaah
Ulama besar Arab Saudi berbicara mengenai demonstrasi dan long march yang marak terjadi di negeri" kaum Muslimin....

Saya tidak melihat aksi demonstrasi dengan berjalan kaki atau longmarch sebagai solusi.Justru, saya melihatnya hanya sebagai sebab timbulnya fitnah dan kejelekan serta sebab tindakan zhalim dan aniaya kepada sebagian pihak. Cara yang disyariatkan adalah mengirim surat, menyampaikan nasihat dan berdakwah kepada kebaikan dengan metode yang syar'i yang telah diuraikan oleh para ulama.
Jadi, dengan mengirim tulisan (surat), berbicara langsung kepada pemimpin/pemerintah, atau melalui telepon, dan menyampaikan nasihat. Tidak mengumbar kejelekan" pemerintah di atas mimbar".
(Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah, Fatawa al-Ulama al-Akabir)
Baarakallahufiikum

Tuesday, 9 October 2012

pentingnya tawakkal, rek

Bismillaah
Tawakkal itu ada 3 tingkatan.
Yang pertama ialah TIDAK MENGELUH.
Yang kedua ialah RIDHA,dan
Yang ketiga ialah CINTA.

Tidak mengeluh itu derajat kesabaran.
Ridha adalah tenangnya hati terhadap apa yang ditentukan oleh Allah, dan ini lebih tinggi daripada yang pertama.
Cinta artinya dia senang terhadap perlakuan Allah terhadap dirinya.

Yang pertama adalah derajat orang" zuhud.
Yang kedua adalah derajat orang" yang shadiqin (jujur),sedangkan
Yang ketiga adalah derajat para Rasul.

(Jami'ul 'Ulum wal Hikam hal.596)
Baarakallahufiikum





Monday, 8 October 2012

pentingnya ilmu, rek

Bismillaah
Ada yang tanya ke saya nih. Kenapa sih blog lo isinya bukan kek blog" yang kek biasa? Yang isinya curhatan atau kehidupan diri gituh?

Well, aku kok merasa kalo kehidupanku itu biasa" aja yaa. Gak hebat" banget lah. Wong saya ini PNS biasa kok. Yang kerja dari 8-5. Justru saya lebih sering nge-share tentang ilmu karena itu bisa jadi nasehat bagi saya pribadi dan emang ilmu itu punya banyak keutamaan yaa

Sulaiman bin Abdil Malik rahimahullah bernasehat kepada putranya
"Wahai anakku, pelajarilah ilmu. Karena dengan ilmu orang rendahan akan menjadi terhormat. Dengan ilmu orang akan dikenal dan menjadi masyhur. Dan dengan ilmu pula, seorang budak akan melebihi kedudukan para raja"
Baarakallahufiikum

Sunday, 7 October 2012

quote #46, rek

Berjabat tangan itu dapat menambah kecintaan
-Al Hasan Al Bashri rahimahullah-

Saturday, 6 October 2012

quote #45, rek

Lima tanda celakanya seseorang adalah kerasnya hati, mata yang tidak bisa menangis, sedikitnya rasa malu, cinta dunia, dan panjang angan"
-Fudhail bin 'Iyadh rahimahullah-

Friday, 5 October 2012

ru'yatullah, rek

Bismillaah

SUBHANALLAH, sungguh indah bulan purnama. Tak perlu berdesakan untuk menikmatinya. Tahukah teman" kalau menurut aqidah Ahlussunnah Wal Jama'ah, orang" yang beriman kelak akan melihat Allah Ta'ala di akhirat, sebagaimana mereka melihat rembulan di malam purnama? Tidak perlu berdesak-desakan dalam melihatnya..

Dari Jarir bin Abdillah Al Bajali radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
"Sesungguhnya kalian akan memandang Rabb kalian sebagaimana kalian memandang bulan (di saat purnama ini). Kalian tidak perlu berdesakan ketika memandangnya." (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Ada doa yang pernah diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam kepada kita untuk meminta dianugerahi kelezatan dalam memandang wajah Allah ta'ala kelak di akhirat…
Ya Allah, Aku mohon kepada-Mu, berikanlah kenikmatan memandang wajah-Mu di akhirat kelak, dan aku mohon kepada-Mu berikanlah aku kerinduan untuk bertemu dengan-Mu.” (HR. An Nasa'i, dishahihkan oleh Asy Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami' No. 1301)
Semoga Allah berikan kenikmatan yang agung ini kepada kita semua…
Sumber dari sini
Baarakallahufiikum

Thursday, 4 October 2012

sebab lapangnya dada part 2, rek

Bismillaah
Masih lanjut postingan hari Senin nih. Sebab lapangnya dada yang selanjutnya adalah berikut ini nihh

AS SAJAA'AH (keberanian)
Orang yang berani, tidak takut kecuali hanya kepada Allah, maka hatinya pun akan terasa luas. Berbeda dengan seorang pengecut yang senantiasa merasa sempit dadanya di mana pun dia berada.

AL IHSAAN
Berbuat baik kepada sesama. Mencurahkan harta, benda, jiwa, kemuliaan agar dapat memberikan manfaat semaksimal mungkin kepada mereka.

IKHRAAJ DAGHALIL QALB
Mengeluarkan segala sesuatu yang mengotori hati berupa sifat" yang tercela lalu menggantinya dengan sifat"  kemuliaan. Ini adalah salah satu sebab terbesar bagi lapangnya dada seorang hamba.

TARKUL FUDHUL
Meninggalkan sikap berlebihan-lebihan dalam segala perkara: Memandang, berbicara, makan, minum,  bergaul dan yang semisalnya. Karena berlebih-lebihan dalam perkara ini justru akan menyebabkan kegalauan dan kegelisahan dalam hati...


Baarakallahufiikum

Wednesday, 3 October 2012

butuh kepada Allah, rek

Bismillah
Sebenernya kita ini butuh kepada Allah....

Apa yang bisa diperbuat manusia yang ubun" dan jiwanya berada di tangan Allah Azza Wa Jalla?

Apa yang bisa diperbuat manusia yang hatinya ada di antara dua jari dari jari jemari Allah yang setiap saat bisa Allah bolak-balikkan sesuai Dia kehendaki?

Apa yang bisa diperbuat manusia yang hidup dan matinya ada di tangan Allah?

Maka jelas sudah, kalo kita bertawakal kepada diri kita atau kepada selain Allah, maka sungguh kita telah bertawakal kepada zat yang lemah, sia", penuh dosa dan kesalahan

Kalo gak bersandar pada siapapun? Ya berarti ia jelas" menyerahkan dirinya untuk ditawan oleh musuh" Allah.

Ah...
Sebenarnya kita ini butuh kepada Allah...

Namun, diri ini, kita, lebih sering berpaling dari-Nya. Selalu membuat Dia marah dengan kemaksiatan" yang kita lakukan secara sadar maupun tak sadar...

Sebenarnya kita ini butuh kepada Allah...

Namun, kita senantiasa lupa untuk mengingat-Nya. Padahal, kepada Allah-lah kita akan kembali di penghujung zaman nanti...



Baarakallahufiikum

Tuesday, 2 October 2012

sebab lapangnya dada part 1, rek

Bismillaah
Al Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan beberapa perkara penting yang menyebabkan kelapangan dada. Perkara tersebut adalah:

AT TAUHID
Semakin sempurna dan semakin kuat seseorang dalam mengesakan Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka akan semakin lapanglah dadanya.

NURUL IMAN (cahaya keimanan dalam hati)
Jika cahaya keimanan ini mengecil atau bahkan mati maka hati seorang hamba akan semakin sempit.

AL ILMU
Orang yang berilmu akan senantiasa lapang dadanya tidak seperti orang yang jahil, bodoh terhadap agama Allah Ta'ala. Dada orang yang jahil akan terus menerus terasa sempit.

AL INAABAH ILALLAH
Selalu kembali kepada Allah, mencintai-Nya dengan sepenuh hati dan menjadikan ibadah sebagai nikmat bukan sebagai beban.

DAWAAMU DZIKRILLAH
Senantiasa berdzikir, mengingat Allah ta'ala. Orang yang lalai dari dzikirillah, hatinya akan merasa tidak plong, selalu terbebani.

*bersambung*
Baarakallahufiikum

Monday, 1 October 2012

muadzin dan seorang wanita, rek

Bismillaah
Syaikhuna Salim Bamahriz mengatakan...

Disebutkan di sebagian kitab tarikh, ada seorang muadzin yang kerap kali naik ke atas menara untuk mengumandangkan adzan. Setiap dia naik ke atas, matanya melirik ke sebuah rumah untuk melihat gadis yang menawan hatinya. Sampai suatu hari dia tidak sanggup lagi menahan hasrat hatinya. Dia pun mengungkapkan keinginannya kepada gadis tersebut untuk menikahinya.

Gadis jelita itu menjawab, "Bagaimana mungkin engkau menikahiku sedangkan aku adalah wanita Nashraniyyah? Maka jadilah engkau seorang Nashrani terlebih dahulu baru aku akan menikahimu.."

Sang muadzin menjawab, "Sungguh aku akan lakukan apa yang engkau inginkan."

Maka dia menjadi seorang Nashrani dan menikah dengan gadis tersebut.

Sampai suatu hari kakinya yang dulunya biasa dia langkahkan untuk menaiki tangga menara untuk mengumandangkan adzan menggelincirkan dirinya di tangga rumahnya. Kepalanya terbentur dan matilah dia sebagai Nashrani..

Semua bermula dari ketidakhati-hatiannya menjaga pandangan.
Nas'alulullaha assalamah.

Semoga bisa menjadi pelajaran bagi saya khusunya dan pembaca pada umumnya