Thursday, 31 May 2012

umar bin al khattab part 1, rek

Bismillaah.
Mempelajari Islam itu bagaikan lautan yang tak bertepi. Masalah yang menarik itu buanyakkkk banget. Mulai dari tauhid, fikih, muamalah sampai kisah para sahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Sekarang aku pengen membahas tentang kisah salah satu Khalifah Ar Rasyidin, salah satu singa Allah, seorang Sahabat yang setan tidak mau berpapasan dengannya (kalau berpapasan saja tidak mau, lalu bagaimana menggodanya? Subhanallah!), Umar bin Al Khattab

Nama lengkapnya adalah Umar bin Khaththab bin Nufail bin Abdul Izzy bin Rabah bin Qirath bin Razah bin Adi bin Ka’ab bin Luay Al-Quraisy Al-‘Adawy. Terkadang dipanggil dengan Abu Hafash (Hafshah radhiyallahu 'anha adalah salah satu istri Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam) dan digelari dengan Al-Faruq. Ibunya bernama Hantimah binti Hasyim bin al-Muqhirah al-Makhzumiyah.

Umar masuk Islam ketika para penganut Islam kurang lebih sekitar 40 (empat puluh) orang terdiri dari laki" dan perempuan.

Imam Tirmidzi, Imam Thabrani dan Hakim telah meriwayatkan dengan riwayat yang sama bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam telah berdo’a, ”Ya Allah, muliakanlah agama Islam ini dengan orang yang paling Engkau cintai diantara kedua orang ini, yaitu Umar bin al-Khaththab atau Abu Jahal ‘Amr bin Hisyam.”.

Berkenaan dengan masuknya Umar bin Al-Khaththab ke dalam Islam yang diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad yang diungkap oleh Imam Suyuti dalam kitab “Tarikh al-Khulafa’ Ar-Rasyidin” sebagai berikut:

Anas bin Malik berkata: "Pada suatu hari Umar keluar sambil menyandang pedangnya, lalu Bani Zahrah bertanya ”Wahai Umar, hendak kemana engkau?,” maka Umar menjawab, “Aku hendak membunuh Muhammad.” Selanjutnya orang tadi bertanya: ”Bagaimana dengan perdamaian yang telah dibuat antara Bani Hasyim dengan Bani Zuhrah, sementara engkau hendak membunuh Muhammad?”.

Lalu orang tadi berkata, ”Tidakkah kau tahu bahwa adikmu dan saudara iparmu telah meninggalkan agamamu?”. Kemudian Umar pergi menuju rumah adiknya, dilihatnya adik dan iparnya sedang membaca lembaran Al-Quran, lalu Umar berkata, “Barangkali keduanya benar telah berpindah agama”,. Maka Umar melompat dan menginjaknya dengan keras, lalu adiknya (Fathimah binti Khaththab) datang mendorong Umar, tetapi Umar menamparnya dengan keras sehingga muka adiknya mengeluarkan darah.

Kemudian Umar berkata: “Berikan lembaran (Al-Quran) itu kepadaku, aku ingin membacanya”, maka adiknya berkata. ”Kamu itu dalam keadaan najis tidak boleh menyentuhnya kecuali kamu dalam keadaan suci, kalau engkau ingin tahu maka mandilah (berwudhulah/bersuci).” Lalu Umar berdiri dan mandi (bersuci) kemudian membaca lembaran (Al-Quran) tersebut yaitu surat Thaha sampai ayat, ”Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Aku, maka sembahlah Aku, dirikanlah shalat untuk mengingatku.” (Thaha:14). Setelah itu Umar berkata, ”Bawalah aku menemui Muhammad.”.

Mendengar perkataan Umar tersebut langsung Khabbab keluar dari persembunyiannya seraya berkata: ”Wahai Umar, aku merasa bahagia, aku harap do’a yang dipanjatkan Nabi pada malam Kamis menjadi kenyataan, Ia (Nabi) berdoa “Ya Allah, muliakanlah agama Islam ini dengan orang yang paling Engkau cintai diantara kedua orang ini, yaitu Umar bin Al-Khaththab atau Abu Jahal ‘Amr bin Hisyam.”.

Lalu Umar berangkat menuju tempat Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam, di depan pintu berdiri Hamzah, Thalhah dan sahabat lainnya. Lalu Hamzah seraya berkata, ”Jika Allah menghendaki kebaikan baginya, niscaya dia akan masuk Islam, tetapi jika ada tujuan lain kita akan membunuhnya”. Lalu kemudian Umar menyatakan masuk Islam di hadapan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam.

Lalu bertambahlah kejayaan Islam dan Kaum Muslimin dengan masuknya Umar bin Khaththab, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Mas’ud, seraya berkata, ”Kejayaan kami bertambah sejak masuknya Umar.”.

Umar turut serta dalam peperangan yang dilakukan bersama Rasulullah, dan tetap bertahan dalam perang Uhud bersama Rasulullah sebagaimana dijelaskan oleh Imam Suyuthi dalam “Tarikh Al-Khulafa’ Ar Rasyidin”.

Rasulullah memberikan gelar Al-Faruq kepadanya, sebagaimana ini diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad dari Dzakwan, seraya dia berkata, ”Aku telah bertanya kepada Aisyah, “Siapakah yang memanggil Umar dengan nama Al-Faruq?”, maka Aisyah menjawab “Rasulullah”.

Hadist Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: ”Sungguh telah ada dari umat" sebelum kamu para pembaharu, dan jika ada pembaharu dari umatku niscaya ‘Umarlah orangnya”. Hadist ini dishahihkan oleh Imam Hakim. Demikian juga Imam Tirmidzi telah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir bahwa Nabi bersabda, ”Seandainya ada seorang Nabi setelahku, tentulah Umar bin Al-Khaththab orangnya.”.

Diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Ibnu Umar dia berkata, ”Nabi telah bersabda: ”Sesungguhnya Allah telah mengalirkan kebenaran melalui lidah dan hati Umar”. Anaknya Umar (Abdullah) berkata, ”Apa yang pernah dikatakan oleh ayahku (Umar) tentang sesuatu maka kejadiannya seperti apa yang diperkirakan oleh ayahku”.

Umar bin Al Khattab Al Faruq, semoga Allah meridhainya
Baarakallahufiikum

Wednesday, 30 May 2012

kesalahan dalam shalat part 2, rek

Bismillaah.
Sekarang kita masuk ke dalam kesalahan dalam shalat bagian kedua (bahasanya semacam RRI gini nih)

Termasuk salah satu kesalahan dalam shalat adalah memakai pakaian yang tipis dan transparan. Tipis saja gak boleh. Transparan saja juga gak boleh. Dua"nya apalagi.

Pokoknya paling maksimalnya adalah shalat dengan memakai pakaian dengan berbahan plastik, misalnya. Itu kan tipis dan transparan tuh. Mengenai hukumnya wallahu a'lam. Apakah pelakunya berdosa atau shalatnya batal... Akan tetapi lebih baik dihindari lah ya

Mengenai batasan tipis dan transparan kembali kepada 'urf (kebiasaan) masyarakat.

Hanya Allah-lah Dzat yang pantas diibadahi dengan benar
Baarakallahufiik

Tuesday, 29 May 2012

tata cara wudhu part 1, rek

Bismillaah.
Seperti yang sudah kita ketahui di post sebelumnya, shalat adalah ibadah yang mulia. Namun, yang perlu diketahui adalah untuk bisa melaksanakan shalat, seorang Muslim wajib menyucikan dirinya dengan suatu ibadah yang bernama wudhu'

Wudhu' adalah kunci shalat. Shalat seseorang dianggap tidak sah apabila tidak didahului wudhu'. Shalat seseorang juga dianggap tidak sah apabila wudhu'nya tidak sempurna.

Tidak ada shalat tanpa bersuci/wudhu' (hadits riwayat Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma)

Wudhu' memiliki banyak keutamaan dibandingkan hanya sekedar bersuci.

Di Yaumul Mahsyar nanti, akan dikenali suatu kaum yang isinya manusia yang bekas wudhu'nya terpancar darinya cahaya. Itu di Yaumul Mahsyar. Di dunia, mereka yang berwudhu' lalu shalat sunnah dengan khusyuk (di luar waktu" terlarang untuk shalat tentunya) maka akan diampuni dosa"nya yang telah lalu (hadits riwayat Utsman radhiyallahu 'anhu)

Hmm...untuk part 1 bahas keutamaannya dulu. Nanti baru bahas tata caranya
Baarakallahufiikum

Monday, 28 May 2012

tentang ratu Saba, rek

Bismillaah.
Dengan semakin canggihnya teknologi informasi, sekarang ini kita gak perlu capek" kalo mau cari informasi tertentu. Cukup googling dan kita pun bisa mendapatkan apa yang kita inginkan.

Yang perlu ditekankan adalah hal ini bisa jadi berbahaya karena sangat" memungkinkan tercampurnya antara berita" yang haq dan yang bathil.

Tentunya kita tidak mau dong berita yang shahih dari para Sahabat Rasulullah radhiyallahu 'anhum tercampur dengan berita" dari kaum Nasrani ataupun kaum Yahudi (Israiliyat)

But, it really has happened.
Dalam cerita Nabi Sulaiman, kita mengenal kisah Ratu Balqis, penguasa negeri Saba'. Di sana dikisahkan bahwa terjadi interaksi antara Nabi Sulaiman 'alaihissalam dengan Ratu Saba' (yang kisah lanjutnya silakan cari sendiri yaa)

Nama Balqis adalah dari kisah" Israiliyat. Tidak ada dalil" shahih bahwa nama penguasa negeri Saba' tersebut adalah Balqis. Jadi biasakanlah menyebut penguasa negeri Saba' pada zaman Nabi Sulaiman 'alaihissalam dengan nama penguasa negeri Saba' atau Ratu Saba'

Hanya Allahlah Dzat pemberi taufik dan hidayah
Baarakallahufiik

Sunday, 27 May 2012

quote #8, rek

Barangsiapa yang ilmunya membuat dia menangis, maka dia seorang yang alim
-Sufyan Ats Tsauri rahimahullah-

Saturday, 26 May 2012

quote #7, rek

Tidaklah seorang hamba menahan sesuatu yang lebih besar daripada menahan al-hilm (kesantunan) di kala marah dan menahan kesabaran ketika ditimpa musibah
-Hasan Al Bashri rahimahullah-

Friday, 25 May 2012

kesalahan dalam shalat part 1, rek

Bismillaah.
Shalat adalah ibadah yang mulia. Di saat ibadah yang lain diturunkan kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam melalui wahyu, shalat diterima oleh Rasulullah langsung di hadapan Allah.

Subhanallah! Betapa mulianya ibadah satu ini.

Salah satu yang membedakan Muslim dengan orang Nonmuslim juga adalah shalat. Bila dia ngaku Muslim, tapi tidak mau menerima syariat shalat, maka ia langsung dihukumi kafir. Adapun kalau ia malas"an mengerjakan shalat, inilah yang menjadi perdebatan para ulama apakah dihukumi kafir ataukah fasiq (saya tidak bisa membahasnya di sini karena keterbatasan ilmu saya) Wal 'iyadzubillah!

Adalah menggetirkan ketika kita niat beribadah shalat dengan ikhlas dan sudah sesuai dengan tata cara yang diajarkan Rasulullah namun bukannya mendapat ganjaran pahala, malah mendapat dosa.... Sungguh sangat disayangkan.

Ada banyak kesalahan dalam shalat ya.
Kesalahan dalam shalat yang pertama adalah memakai pakaian ketat yang membentuk aurat. Hendaklah kita mulai dari sekarang memperhatikan pakaian" shalat kita. Karena memakai pakaian ketat saat shalat dihukumi makruh oleh jumhur 'ulama.

Jadi, jika ada seseorang shalat dengan menggunakan skinny jeans atau mukena yang terlampau ketat ya yang bersangkutan berdosa.

Sungguh hanya Allahlah Dzat yang Maha Penyantun.
Baarakallahufiik...

Thursday, 24 May 2012

bebas dari dosa, rek

Bismillaah.
Sebagai seorang manusia yang tidak luput dari dosa, kemaren" aku tertarik dengan artikel yang menyebutkan bahwa ada 10 perkara yang mengakibatkan seorang mu'min terbebas dari dosa" mereka. Apakah ituh?
  1. Dengan taubat, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan menerima taubatnya karena orang yang bertaubat dari dosa bagaikan orang yang tidak berdosa.
  2. Dengan memohon ampun, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan mengampuninya.
  3. Ia mengerjakan perbuatan baik yang akan menghapuskan dosanya, karena perbuatan baik itu akan menghapuskan (dosa) perbuatan yang buruk.
  4. Doa kebaikan dan syafaat yang dipanjatkan (dengan seizin Allah Ta'ala tentunya) oleh saudara"nya kaum Muslimin, semasa hidup ataupun setelah matinya.
  5. Menghadiahkan pahala amalan (kebaikan) mereka untuknya agar Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kemanfaatan kepadanya dengan pahala amalan tersebut (kejadiannya di Yaumul Mahsyar lho ini. Adapun mengirim pahala saat masih di dunia kepada orang yang sudah meninggal, maka ini tidak ada dalil yang menunjukkan)
  6. Syafa’at yang diberikan oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam (dengan seizin Allah juga tentunya) kepadanya..
  7. Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengujinya dengan berbagai musibah yang akan menghapuskan dosa"nya.
  8. Cobaan yang ditemui di dalam barzakh (kubur) dan suara dahsyat yang menghapuskan dosa"nya.
  9. Kengerian" yang akan dia dapati pada hari kiamat kelak yang akan menghapuskan dosa"nya.
  10. Dia dirahmati oleh Allah Yang Maha Pengasih.
Maka barangsiapa yang tidak mendapatkan salah satu dari 10 hal ini, maka janganlah dia mencela kecuali dirinya sendiri...
Semoga kita termasuk ke dalam golongan mereka yang dirahmati oleh Allah di Yaumul Mahsyar nanti...

Baarakallahufiikum
Disalin dari kitab Tuhfatul 'Iraqiyah fi A'malil Qalbiyyah, Karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah

Wednesday, 23 May 2012

tahu tapi tanya, rek

Bismillaah.
Pernah gak sih merasakan betapa menyebalkannya orang yang tahu tapi tanya dengan tujuan pamer?

Well, untuk kasus ini, masih menilik dari hadits 'umar bin Khattab di hadits pertama Al Arbain An Nawawiyyah, kita diperbolehkan bertanya untuk sesuatu yang sudah tahu untuk mengajari orang yang belum tahu.

Sebagaimana Jibril 'alaihissalam bertanya kepada Rasulullah perihal apa itu Islam dan apa itu Iman padahal Jibril 'alaihissalam tentunya memiliki pengetahuan tersebut, maka kita juga diperbolehkan bertanya kepada seorang 'alim di suatu majelis ilmu untuk sesuatu yang kita ketahui dengan maksud mengajari orang yang belum tahu.

Tentu saja, niat berperan penting di sini. Jangan sama terjatuh kepada riya'

Sungguh hanya Allahlah Dzat yang mampu membolak-balikkan hati manusia.

Baarakallahufiikum

Tuesday, 22 May 2012

memanggil Rasulullah, rek

Bismillaah.
Tidak diragukan lagi bahwa setiap Muslim pasti mengucapkan syahadat (setidaknya di awal pertama kali ia masuk Islam) Arti syahadat yang kedua yaitu Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah tentunya sudah dihafal kaum Muslimin.

Nabi Muhammad memang hanya utusan Allah. Beliau manusia biasa seperti kita, Namun, tidaklah apa yang beliau Shalllallahu 'Alaihi Wasallam ucapkan melainkan kebenaran. Perkataan yang diucapkannya adalah wahyu yang diwahyukan. Bukankah mereka tahu bahwa Quran diketahui oleh para sahabat dari lisan Rasulullah?

Rasulullah memang hanya manusia biasa. Namun, kita dilarang keras memanggil Rasulullah seperti memanggil teman" kita sendiri. Pun, kita juga dilarang keras bersifat ekstrim kepada Rasulullah dengan mengangkat derajatnya yang hanya manusia biasa ke tingkat Rububiyah Allah sebagaimana yang kaum Shufi lakukan di Shalawat" bid'ah mereka (mulai dari Shalawat Burdah, Nariyah, hingga Badr)

Semoga kita termasuk dalam golongan mereka yang mendapatkan syafaat dari Rasulullah (dengan seizin Allah) di Yaumul Mahsyar nanti.

Baarakallahufiikum.

Monday, 21 May 2012

malaikat tanpa sayap, rek

Bismillaah.
Salah satu faedah yang bisa diambil dari hadits 'Umar bin Khattab dalam hadits pertama di kitab Al Arbain An Nawawiyyah perihal semua ibadah tergantung dari niatnya adalah memungkinkan bila malaikat ingin menampakkan diri di hadapan manusia.

Dalam matan hadits tersebut diceritakan bahwa Jibril 'alaihissalam menampakkan diri di hadapan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan para sahabatnya sebagai seorang laki" yang pakaiannya sangat putih, rambutnya sangat hitam dan tidak nampak padanya tanda" orang yang melakukan safar (tanda bahwa Jibril 'Alaihissalam menampakkan diri sebagai orang asing. Buktinya para sahabat tidak mengenalinya)

Ketahuilah sungguh malaikat itu jumlahnya hanya diketahui oleh Allah. Tugas mereka pun bervariasi. Ada yang tugasnya memikul 'Arsy, mencabut nyawa, mencatat amalan dan sebagainya.

Jadi, sangatlah mengherankan apabila seseorang melihat personel girlband lalu dia berkomentar "Waduh ada bidadari (arti bidadari di masyarakat memang tidak jauh beda dengan malaikat) jatuh dari langit!" Haduh". Hina sekali menyamakan malaikat dengan personel girlband. Sungguh malaikat adalah makhluk Allah Azza Wa Jalla yang tidak memiliki dosa dan senantiasa berada dalam ketaatan kepadaNya. Ia menampakkan diri di hadapan manusia (itupun dalam dalil" yang ada kebanyakan Jibril 'alahissalam) dengan izin Allah untuk sesuatu yang syar'i tentunya.

Sungguh hanya Allahlah Dzat yang pantas untuk diibadahi.
Baarakallahufiikum

Sunday, 20 May 2012

quote #6, rek

Ilmu membisikkan untuk diamalkan, kalau seseorang menyambut (maka ilmu tersebut akan bertahan bersama dirinya) Bila tidak demikian, maka ilmu itu akan pergi
-Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu-

Saturday, 19 May 2012

quote #5, rek

Kemarahan itu adalah kunci dari segala macam kejelekan
-Ja'far bin Muhammad rahimahullah-

Friday, 18 May 2012

syarat ustadz, rek

Bismillaah.
Kadang aku heran dengan ustadz" yang ada di tivi ini

Tidak. Bukan berarti aku tidak menghargai mereka. Seorang Muslim wajib hukumnya meninggikan derajat para 'umara (pemerintah) dan 'ulama (orang" yang berilmu)

Namun, yang terjadi sekarang tidaklah demikian. Banyak orang sudah ngaku" jadi ustadz padahal bekal ilmunya belum mencukupi. Mereka sudah berani memberikan fatwa. Mereka sudah berani menghalalkan perkara" syubhat (samar) Mereka sudah berani mengeluarkan pendapat" syadz (ganjil) atau pendapat" yang tidak pernah dikeluarkan ulama salaf sekalipun!

Ketahuilah, sungguh syarat menjadi mujtahid itu ada 3.
  1. Hafal Al Quran dan tafsirnya  (tafsir sahabat seperti Ibnu Abbas atau Ibnu Katsir ya)
  2. Hafal atsar" ulama salaf
  3. Hafal kaidah fikih hadits, dll
Semoga Allah menjauhkan kita dari da'i" jahannam dan menjadikan anak keturunan kita sebagai mujtahid" masa depan.

Baarakallahufiikum

Thursday, 17 May 2012

hal paling mengerikan, rek

Bismillaah.
Apa hal yang paling mengerikan menurut teman"?

Rumah hantu?
Jauh dari belaian orang tersayang?
Diculik orang?
Gak punya duit?

Kalo aku sih, hal paling mengerikan yang mungkin terjadi pada seseorang adalah....rusaknya agamanya

Seseorang bolehlah diberi wajah yang cantik, badan yang kekar, rumah yang indah, orangtua yang penyayang (adalah sunnatullah bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala melebihkan rejeki kepada sebagian hambaNya dari hambaNya yang lain) Namun itu semua tidak akan berarti apa" bila agamanya rusak

Wajah cantiknya dipakai agar orang mau membayar untuk menikmati wajahnya....
Badannya yang kekar dipakai untuk mengintimidasi orang yang lemah...
Rumahnya yang indah dipakai untuk melakukan perbuatan" maksiat kepada Allah...
Orangtuanya yang penyayang malah ia tipu untuk kepentingan dirinya....

Naudzubillah!
Ketahuilah bahwa kita pasti kembali kepada Allah. Sungguh apa yang ada pada kita diberikan oleh-Nya (dengan usaha dan tawakkal kita) hanya untuk beribadah kepadaNya.

Aku menasehati diriku untuk stop nonton jkt48 (lho?) eh maksudnya untuk memanfaatkan apa yang ada di sisiku untuk beribadah kepadaNya (maksudnya uang digunakan untuk bersedekah, kos"an dipake untuk tempat shalat sunnah dan baca Quran, badan yang sehat untuk pergi ke masjid)

Sungguh hanya Allah-lah Dzat yang Maha Penyantun lagi Maha Menguasai Hari Pembalasan
Baarakallahufiikum

Wednesday, 16 May 2012

ibadah mengikuti Rasulullah, rek

Bismillaah.
Salah satu kunci ibadah selain niat adalah mengikuti sunnah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

Niat udah ikhlas, bener, tapi gak ngikutin Sunnah ya tertolak.
Tatacara udah ngikutin Sunnah tapi niatnya gak tulus, gak ikhlas, juga tertolak.

Dalam mengikuti Sunnah ini setidaknya ada enam perkara ya. Kalo enam perkara ini tidak dilakukan ya sama aja boong.

1. Sebab
Jika seseorang beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan satu ibadah yang disertai sebab yang tidak syar'i, maka tertolak. Contohnya? Menghidupkan malam ke-17 atau 27 bulan Ramadhan dengan anggapan bahwa malam itu adalah malam Nuzulul Quran. Maka shalat tahajjud yang asalnya ibadah dan boleh, namun jika dikaitkan dengan sebab ini, maka akan menjadi bid'ah.

2. Jenis
Jika seseorang beribadah kepada Allah Jalla Wa 'Ala dengan suatu ibadah yang jenisnya tidak disyariatkan, maka tertolak. Contohnya? Menyembelih kuda sebagai hewan kurban. Karena hewan kurban yang disyariatkan hanyalah unta, sapi dan kambing....

3. Ukuran/bilangan
Jika seseorang beribadah dengan ukuran yang tidak ada contohnya, maka tertolak. Contohnya? Seseorang shalat Isya' dengan bilangan rakaat sebanyak 5 rakaat.

4. Tatacara
Jika seseorang beribadah dengan tatacara yang menyelisihi tatacara yang sudah ada, maka tertolak. Contohnya? Seseorang melakukan ruku' dulu sebelum takbiratul ihram dalam shalatnya

5. Waktu
Jika seseorang beribadah dalam waktu yang tidak dicontohkan maka tertolak. Contohnya? Wukuf di Arafah di bulan Rajab atau berniat puasa Ramadhan di bulan Syawwal (beda urusannya bila puasa yang dimaukan adalah mengganti puasa Ramadhan)

6. Tempat
Jika seseorang beribadah di tempat yang menyelisihi tempat yang disyariatkan untuk beribadah, maka tertolak. Contohnya? Jika seseorang melakukan i'tikaf di rumahnya atau melakukan wukuf di Muzdalifah

Semoga kita termasuk dalam golongan orang" yang diterima ibadahnya oleh Allah yah
Baarakallahufiikum

Tuesday, 15 May 2012

tanya jawab seputar haid part 1, rek

Bismillaah.
Jadi ceritanya di Arab Saudi sana itu ada Majelis Fatwa. Sama kek MUI di sinilah. Ketuanya adalah Syaikh yang kadar keilmuannya sudah tak diragukan lagi. Mulai dari Syaikh bin Baz, Syaikh Utsaimin sampai (CMIIW) Syaikh Shalih Al Fauzan hafidzahullah.

Ada pertanyaan yang masuk ke mereka perihal haid ini. Langsung aja deh disimak

1. Apa hukumnya cairan kuning yang keluar dari kemaluan wanita dua hari sebelum datang haidnya?

Apabila cairan kuning itu keluar sebelum datangnya haid maka sama sekali tidak dianggap. Adapun bila si wanita tahu bahwa cairan kuning itu merupakan pendahuluan bagi haidnya, maka si wanita meninggalkan shalat sampai ia suci

2. Apa hukum mencuci rambut bagi wanita haid?

Tidak apa" wanita haid mencuci rambutnya. Sama sekali tidak ada dalil yang melarangnya

3. Apa hukumnya cairan berwarna hitam yang keluar dari kemaluan setelah sang wanita menjalani operasi?

Yang menjadi rujukan adalah para dokter. Darah yang demikian tidak dihukumi seperti hukum haid. Dalam hal ini ada isyarat, bila darah yang keluar itu darah dari urat, maka tidaklah teranggap haid.

Baarakallahufiikum

Monday, 14 May 2012

bersuci dari haid, rek

Bismillaah.
Aku adalah seorang laki" normal yah. Suatu saat pasti akan menikah. Sebagai seorang calon kepala keluarga, tentunya aku harus siap dong kalo istriku tanya" masalah haid.

Lho jangan salah, haid ini masalah penting lho. Haid memang perkara yang umum di kalangan wanita karena tiap bulan pasti mengalaminya. Namun, hukum" yang melingkupinya sungguh buanyaakkk.

Salah satu hal yang membedakan Islam dengan agama lain dalam perkara haid ini adalah bersucinya. Dalam Islam diatur lho, bersuci dari haid itu. Karena kaum wanita mengalaminya secara berkala, tentunya kudu tau tata caranya mandi haid ituh.

Well, mandi haid itu sama tata caranya dengan mandi junub oleh para pria.

Tata caranya:
  1.  Niat
  2. Mengucapkan basmalah
  3. Mencuci kedua telapak tangan tiga kali sebelum memasukkannya ke dalam gayung/wadah air
  4. Menuangkan air dengan telapak tangan kanan ke telapak tangan kiri yang digunakan untuk mencuci kemaluan (disunnahkan bagi wanita, baik yang sudah bersuami atau belum, untuk mencampurnya dengan daun bidara atau wewangian lainnya untuk menghilangkan bau tidak sedap dari kemaluannya (somehow, aku merasa aneh sekali menulis poin keempat inih))
  5. Menggosokkan telapak tangan kiri ke tanah atau dinding setelah mencuci kemaluannya yang setelah itu bekas gosokannya dicuci (ya iyalah!)
  6. Berwudhu (skip mencuci kedua kaki)
  7. Membasahi kepala dengan menyela-nyela pangkal" rambut dengan menggunakan jari jemari yang basah sampai seluruhnya terkena air
  8. Memulai dari anggota yang kanan lalu yang kiri
  9. Mengguyur air ke kepala tiga kali
  10. Menuangkan air ke seluruh tubuh
  11. Mencuci kedua kaki
Semoga postingan ini bermanfaat bagi seluruh perempuan Muslim (dan istriku nanti) maupun Nonmuslim yang tertarik dengan Islam. Ketahuilah Islam ini agama yang indah dan tidak mengajarkan selain keindahan...

Baarakallahufiikum

Sunday, 13 May 2012

quote #4, rek

Semestinya seorang penuntut ilmu memulai dengan menghafal Kitabullah Azza Wa Jalla, di mana itu merupakan ilmu yang paling mulia dan yang paling utama untuk didahulukan dan dikedepankan.
-Al Khatib Al Baghdadi rahimahullah-

Saturday, 12 May 2012

quote #3, rek

Sesungguhnya mengembalikan 1/6 dirham (uang perak) dari harta yang haram itu lebih utama dari 100.000 dirham yang diinfaqkan (sebagai amalan sunnah) di jalan Allah Subhanahu Wa Ta'ala
-Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhu-

Friday, 11 May 2012

ketika menyendiri itu jauh lebih baik, rek

Bismillaah
Di post sebelumnya memang aku pernah membahas kalo berbaur dengan masyarakat itu jauh lebih baik dari menyendiri ya.

Tapi akan lain ceritanya kalo background ceritanya itu nanti di akhir zaman.
Mereka yang selalu nonton Doraemon pasti tahu kalo di akhir zaman yang mereka gambarkan itu serba canggih. Segalanya serba otomatis. Manusia tinggal klik dan keinginannya terpenuhi.

Namun, semakin ke sini kok aku jadi ragu keadaan yang seperti itu bakal tercapai.
Fakta menunjukkan kalo global warming di planet kita ini makin parah. Banyak film yang nunjukin juga kalo masa depan itu digambarkan suram, krisis energi, manusia saling bantai untuk mencari makanan, dll.

Masa depan (masa depan yang maksud ini akhir zaman lho ya. Detik" menjelang Doomsday a.k.a. hari kiamat) ini lah yang saya takutkan. Di masa ini, muncul banyak fitnah. Dajjal turun ke bumi dengan membawa surga dan neraka (ini salah satu mukjizat yang diberikan Allah kepada Dajjal), keluarnya Ya'juj dan Ma'juj. Serba kacau deh pastinya

Maka sungguh benar kalo Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menyuruh kita untuk bisa menguasai 3 keahlian: berenang, memanah (mungkin di zaman yang penuh fitnah itu di mana pabrik" berhenti berproduksi, senjata inilah yang paling manjur) dan berkuda (di zaman ini, tentunya pom bensin udah berhenti beroperasi ya. Lha wong energinya udah langka)

Maka jelas, di zaman serba fitnah ini (akhir zaman) menyendiri di gunung adalah jauh lebih baik dari berbaur dengan masyarakat.

Semoga kita terhindar dari zaman fitnah tersebut. Hanya Allah-lah Dzat yang menguasai hari Kebangkitan.

Baarakallahufiikum.

Thursday, 10 May 2012

(masih) malu kepada Allah, rek

Bismilaah.
Masih ngebahas tentang salah satu sifat Allah di Asmaul Husna nih. Al Hayyi. Maha Pemalu.

Tahukah kalian yang gemar melakukan dosa secara terang"an bahwa Allah Azza Wa Jalla itu menyukai pada diri" kalian sifat malu dan tidak mengumbar aib?

Sungguh benar hadits bahwa semua umat Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam diberi maaf kecuali orang" yang terang"an (dengan dosanya)

Subhanallah!
Dengan ini kita orang jadi tahu keluasan ampunan Allah Jalla Wa 'Ala dan kemurahan-Nya. Sementara kita berbuat maksiat tanpa rasa malu kepada-Nya, Allah malah menutupi dan memaafkannya. Ini yang sembunyi" lo. Yang terang"an? Waduh yang demikian tentu dibenci Allah...

Hendaknya saya dan kalian tentunya menjaga sifat malu itu dalam diri kita dan senantiasa kita tumbuhkan pada diri kita dan anak" keturunan kita (walah jadi galau nikah nih)

Semoga kita termasuk dalam golongan manusia yang senantiasa menjaga rasa malu di hatinya.

Baarakallahufiikum

Wednesday, 9 May 2012

malu kepada Allah, rek

Bismillaah.
Kita mengenal ada 99 nama Allah. Asmaul Husna.

Salah satu nama yang pengen saya bahas di sini adalah Al Hayyi.

Al Hayyi itu Yang Maha Pemalu

Dalam salah satu hadits, diriwayatkan oleh Salman Al Farisi radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda

Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Pemurah. Dia malu bila seorang lelaki mengangkat kedua tangannya kepada-Nya lalu Dia mengembalikannya dalam keadaan kosong dan hampa. (Shahih. Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan At Tirmidzi)

Ah...sungguh mulia sifat-Nya ini. Ibnul Qayyim rahimahullah pernah berkata

Dan Dialah Yang Maha Pemalu, maka Dia tidak akan membeberkan aib hamba-Nya
Saat dia terang"an melakukan kemaksiatan,
Namun justru Dia lontarkan tirai menutupinya
Memang Dia Maha menutupi dan pemberi ampunan

Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan kesempurnaan sifat ketidakbutuhan-Nya kepada makhluk dan kesempurnaan sifat kemampuan-Nya, Dia malu untuk menyingkap tabir aib hamba-Nya. Bahkan Allah Azza Wa Jalla menutupinya dengan sebab" yang Allah Azza Wa Jalla persiapkan untuk menutupinya. Lalu setelah itu Allah Jalla Wa 'Ala memaafkan dan mengampuninya.

Sungguh celaka mereka yang melakukan aib di malam hari lalu Allah Subhanahu Wa Ta'ala menutupinya tapi ia sebarkan aib itu secara terang"an di tengah masyarakat pada pagi harinya.

Sesungguhnya hanya Allah sajalah Dzat yang mampu menutupi aib" kita....
Baarakallahufiikum

Tuesday, 8 May 2012

banyak makan, rek

Bismillaah.
Sungguh benar perkataan seorang salaf bahwa banyak makan akan menimbulkan banyak bencana.

Al Imam Asy Syafi'i rahimahullah pernah berkata
Aku tidak pernah kenyang sejak 16 tahun yang lalu. Karena, banyak makan akan menyebabkan banyak minum, sedangkan banyak minum akan membangkitkan keinginan untuk tidur, menyebabkan kebodohan dan menurunnya kemampuan berpikir, lemahnya semangat, serta malasnya badan...
Banyak makan juga akan berakibat susah menangkap ilmu dan yang paling penting....

Susah mencari bajunya.
Saya masih inget beberapa waktu yang lalu, celana saya masih 33.

Sekarang sudah 36...

Perutku makin gendud pake D

Hihihi

Monday, 7 May 2012

hijrah dari keadaan yang buruk, rek

Bismillaah.
Fitrah manusia itu pada asalnya menyukai sesuatu yang baik.

Maka, apabila seseorang tinggal di lingkungan yang buruk, seperti tinggal di lingkungan yang banyak pencurinya, sudah semestinya ia hijrah ke lingkungan lain yang tidak membahayakan diri dan imannya.

Well, sebelum hijrah sebenarnya ia memiliki dua pilihan sih. Pertama adalah mendakwahkan Al Haq kepada lingkungan tersebut. Apabila lingkungan yang buruk tersebut mau menerima, maka itu lebih baik untuk mereka. Apabila lingkungan buruk itu menolak, dan malah semakin gencar menebarkan teror untuknya, maka dia menuju ke pilihan yang kedua...

Pilihan yang kedua adalah bersabar.

Telah shahih riwayat dari para sahabat radhiyallahu 'anhum bahwa sebelum hijrah ke Madinah, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam memutuskan untuk tetap tinggal di Mekkah dan bersabar dengan kungkungan kaum kafir Quraisy selama sekitar 16 tahun lamanya. Sungguh sebuah kisah yang indah di mana sabar itu menghiasi akhlak para sahabat sebagaimana tauhid menghiasi amalan" mereka.

Baru setelah mereka memiliki kekuatan dan hikmah untuk hijrah, maka hijrahlah mereka ke Madinah...

Sungguh hanya Allahlah Dzat penguasa semesta alam. Dan hanya kepadaNyalah kita akan kembali.
Baarakallahufiik...

Sunday, 6 May 2012

quote #2, rek

Binasalah siapa saja yang hatinya tidak dapat mengenali mana yang ma'ruf dan mana yang mungkar.

-Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu-

Saturday, 5 May 2012

quote #1, rek

Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah berfirman, "Telah berdusta orang yang mengaku mencintai-Ku, namun ketika gelapnya malam menyelimutinya dia justru terlelap dari (beribadah) kepada-Ku. Bukankah setiap pecinta menyukai menyepi berdua dengan kekasih-Nya?"
-Al Fudhail bin 'Iyadh rahimahullah-

Friday, 4 May 2012

bercampur vs. menyendiri, rek

Bismillaah.
Taukah kalian apa itu Sufiyyah?

Sufiyyah adalah salah satu aliran dalam Islam (aliran sesat tentunya karena ajaran Islam yang benar hanya ada satu)

Mereka ini sukanya bertapa. Ngakunya sih supaya mendekatkan diri kepada Allah Subhanu Wa Ta'ala. Namun, sungguh cara" yang mereka lakukan itu bathil dan tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya sekalipun.

Mereka punya banyak sekali ajaran. Namun, yang ingin saya sampaikan di sini adalah kegemaran mereka untuk menyendiri. Sebisa mungkin menyepi dari masyarakat. Mereka bilang bahwa berbaur dengan masyarakat dan melakukan sesuatu yang menyebabkannya berbaur dengan masyarakat seperti mencari nafkah hanyalah akan menjauhkannya dari Allah.

Sungguh buruk apa" yang telah keluar dari lisan mereka. Berbaur dengan masyarakat adalah salah satu ajaran yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Selain tauhid (sebagai ajaran utama beliau), beliau juga mengajarkan adab dan akhlak.

Bukankah Rasulullah telah mengajarkan kita adab terhadap tetangga? Bukankah Rasulullah telah mengajarkan kita adab terhadap orang non Muslim? Bukankah Rasulullah telah mengajarkan kita adab terhadap orang yang lebih tua dan lebih muda? Bukankah Rasulullah juga telah mengajarkan kita adab terhadap Pemerintah? Sungguh tiada burung yang mengepakkan sayapnya di langit melainkan Rasulullah telah mengajarkan semua adab dan akhlak.

Laknat Allah terhadap kaum Sufi yang mengada-adakan kebohongan atas nama Islam bahwa menyendiri itu lebih baik daripada berbaur dengan masyarakat.

Sungguh hanya Allahlah Dzat pemilik hidayah dan taufiq
Baarakallahufiik

Thursday, 3 May 2012

pahala dan niat, rek

Bismillaah
Mari kita perhatikan niat" kita karena sungguh pahala yang akan kita dapatkan sangat bergantung pada niat" kita

Seseorang yang niat minum karena haus tanpa embel" apapun tentunya akan mendapatkan hasil yang berbeda dengan seseorang yang niat minum untuk mengisi energinya dalam mencari nafkah untuk keluarganya. Hal yang sama juga akan berbeda dengan orang yang niat minum yang dengan terlepasnya dahaganya ia akan memiliki energi untuk berbuat jahat terhadap orang lain.

Masalah niat adalah masalah yang penting.

Betapa banyak amalan" kecil menjadi amalan" yang besar di sisi Allah Ta'ala karena masalah niat. Betapa banyak pula amalan" besar menjadi amalan" kecil di sisi Allah Ta'ala karena masalah niat.

Perhatikanlah niat karena niat adalah salah satu inti dari ibadah (setelah mengikuti sunnnah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam)

Semoga Allah memberikan taufiq dan hidayahnya kepada kita.
Wallahul muwaffiq.

Wednesday, 2 May 2012

perkara mubah, rek

Bismillaah.
Masih ngebahas masalah niat nih.

Kita, terutama kaum Muslimin tahu apa itu perkara mubah. Perkara mubah adalah perkara yang bila dikerjakan tidak apa" dan tidak mendapatkan pahala, dan bila tidak dikerjakan juga tidak apa" dan tidak mendapatkan dosa. Contoh perkara mubah ada banyak. Kita menyebutnya perkara" duniawiah. Semisal tidur, makan, nyetir mobil, maen game.

Namun, yang perlu kita ketahui perkara mubah yang kita kerjakan bisa naik derajat menjadi perkara yang bila dikerjakan dapat mendapatkan pahala jika niatnya baik.

Masih agak sama dengan postingan yang lalu yah. Kita tahu nyetir mobil bagi laki" adalah perkara yang mubah (saya ndak mau mbahas wanita yang nyetir mobil ya. Karena masalah ini diperselisihkan oleh para ulama tentang hukumnya) Bisa nyetir gak papa, gak bisa nyetir juga gak papa. Namun, beda hasilnya jika kita belajar nyetir mobil untuk nganter ayah kita yang akan mencari nafkah, misalnya. Atau kita belajar nyetir mobil supaya bisa ikut ngajak temen ngejenguk orang sakit. Insyaallah, perkara ini akan naik derajatnya di sisi Allah Ta'ala sebagai perkara yang diridhoiNya.

Sekali lagi, saya ingetin buat diri saya pribadi dan mas-mbak yang nyasar ke blog saya untuk memperhatikan niat karena banyak perkara" mubah bisa naik derajat tanpa kita ketahui....karena niat

Sungguh hanya Allahlah Dzat pemberi taufik dan hidayah
Baarakallahufiik

Tuesday, 1 May 2012

tidak niat, rek

Bismillaah.
Sungguh mengherankan mereka yang melakukan sesuatu lalu bilang "Sungguh aku gak niat melakukan itu lho!"

Kalo aku sih melihatnya, orang seperti ini tidak lepas dari dua perkara

1. Sesungguhnya tidak ada ibadah atau satu perbuatan hamba apa pun yang tidak dilakukan selain dengan niat. Barangkali lisannya berbicara tanpa niat, tapi hatinya meniatkannya tanpa dia sadari.

Sungguh Imam Asy Syafi'i rahimahullah telah berkata bahwa niat itu letaknya di dalam hati, bukan di dalam lisan. Maka, sungguh kasihan mereka yang berkomat-kamit sebelum beribadah atau melakukan suatu perbuatan dengan dalih melafadzkan niat. Lidahnya ndemimil terus melafadzkan niat. Apa kagak capek bok?

2. Kalaupun ia jujur (yang mana ini sangat jarang terjadi), ia, wallahu ta'ala a'lam, telah terjatuh dalam pengingkaran terhadap rukun iman yang keenam yaitu beriman terhadap takdir yang baik dan takdir yang buruk.

Kalau ia melakukan sesuatu yang ma'ruf lalu ia bilang ia tidak meniatkannya dan seakan-akan menafikannya, ia jatuh dalam pengingkaran takdir yang baik. Kalau ia melakukan sesuatu yang mungkar lalu ia bilang tidak meniatkannya dan seakan-akan menafikannya (sebagaimana yang dilakukan para penjahat yang tertangkap basah), maka ia telah terjatuh dalam pengingkaran takdir yang buruk...

wallahul muwaffiq