Monday, 31 October 2011

surga di sun plaza medan, rek

Bismilaah. Tidak bisa dipungkiri bahwa saya kurang suka dengan suasana Medan. Di Medan itu banyak orang Batak (jiahhh!! Ya iyalahh) dan banyak tulang (hehehe. Tulang di sini bukan arti sebenarnya yaa) Bukan kok. Bukan karena dua alasan itu. Bakal SARA banget dong blog saya. Yang pasti, saya kurang klop aja dengan suasana kota Medan.


tapi, setelah pertemuan kelima saya dengan Medan, saya mulai jatuh cinta dengan kota ini....


saya jatuh cinta dengan salah satu spot yang ada di Sun Plaza, Medan, yaituh stan Gramedianya.

lho? Memangnya ada apa dengan Gramedianya? Bukannya semua Gramedia di semua kota ituh sama?

jadi ceritanya, setelah berada tiga bulan di #Takengon, hasrat kutu buku saya berontak. Sudah sejak kecil saya dibiasain orangtua saya untuk baca buku.(kebiasaan yang masih saya bawa sampe sekarang) Bayangin aja, di #Takengon gak ada toko buku pop!! Adanya toko kitab sama buku pelajaran untuk anak sekolah. Kalaupun ada, yakin deh, tuh buku pasti jadul banget!

maka, kesempatan ke Medan tidak saya sia"kan. Saya sudah berjanji pada diri saya untuk mengunjungi Gramedia (selain mengunjungi Pizza Hut, J.Co dan wisata kuliner lain tentunya) Sudah lama gak melihat tumpukan buku" gitu loh!

well, saat saya menginjakkan kaki ke Gramedia Sun Plaza, saya merasa biasa pada awalnya. Lalu saya sadar bahwa saya sedang berada di surga... Kenapa? Yayyyy, buku"nya banyak yang gak disampulll!!!!

jadilah selama 4 jam, saya nongkrong di Gramedia membaca mulai dari komik Naruto, tabloid Bola sampe buku The Naked Traveler 3. Hohohoho. Puaaassssss!!!! Terimakasih, Gramedia Sun Plazaaaa!!!

P.S. Mbok ya Gramedia" di Surabaya meniru langkah Gramedia Sun Plaza ini. Eco friendly gituh. Mengurangi jumlah plastik. Hihihi.
gambar diambil dari sini

Friday, 28 October 2011

berkah doa ibu, rek

Bismilaah. Karena kepulangan saya ke Takengon dari Medan terlambat dan diperparah dengan hilangnya sinyal Indosat, Ibu saya khawatir kehilangan anak sulungnya ini. (lha gak bisa dihubungi seharian gimana gak panik coba?)
sesaat setelah jaringan Indosat nyala kembali, hape saya diberondong SMS" dari beliau
Skr lagi dimana?
Skr lagi dimana?, knp hpnya tdk aktif?
Cpt hubungi ibuk
Aduuh kamu membuat ibuk deg degan, sdg dimana kamu nak?

SCREW YOU, INDOSAT, FOR MAKING MY MOM SO WORRIED!!

well, hampir semua Ibu pasti khawatir lah ya apabila terjadi sesuatu dengan anaknya. Gak sengaja kemarin nemu artikel di bawah. Nyesek bacanya...

Oleh Ummul Hamam Riyadh

Imam Abu ‘Abdillah, Muhammad bin Isma’il al-Bukhary dinilai sebagai Amirul Mukminin dalam hadits, tidak ada seorang ulama pun yang menentang pendapat ini.

Lalu apa nikmat Allah atas sejak ia masih kecil?

Imam al-Lalika`iy meriwayatkan di dalam kitabnya Syarh as-Sunnah dan Ghanjar di dalam kitabnya Taariikh Bukhaara mengisahkan sebagai berikut:

”Sejak kecil Imam al-Bukhary kehilangan penglihatan pada kedua matanya alis buta. Suatu malam di dalam mimpi, ibunya melihat Nabi Allah, al-Khalil, Ibrahim 'alaihis salam yang berkata kepadanya, ‘Wahai wanita, Allah telah mengembalikan penglihatan anakmu karena begitu banyaknya kamu berdoa.”

Pada pagi harinya, ia melihat anaknya dan ternyata benar, Allah telah mengembalikan penglihatannya. (Asy-Syifa` Ba’da Al-Maradh karya Ibrahim bin ‘Abdullah al-Hazimy sebagai yang dinukilnya dari kitab Hadyu as-Saary Fi Muqaddimah Shahih al-Buukhary karya al-Hafizh Ibn Hajar al-‘Asqalany, www.alsofwah.or.id)

Hal di atas menunjukkan benarnya sabda Rasul kita shallallahu 'alaihi wa sallam akan manjurnya do'a orang tua pada anaknya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizholimi.” (HR. Abu Daud no. 1536. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini hasan).

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ تُرَدُّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

“Tiga doa yang tidak tertolak yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir.” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 1797). Dalam dua hadits ini disebutkan umum, artinya mencakup doa orang tua yang berisi kebaikan atau kejelekan pada anaknya.

Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ

“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.” (HR. Ibnu Majah no. 3862. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Riwayat ini menyebutkan bahwa doa baik orang tua pada anaknya termasuk doa yang mustajab.


Semoga setiap orang tua tidak melupakan doa untuk anaknya dalam kebaikan. Semoga Allah pun memperkenankan do'a kebaikan kita pada anak-anak kita. Moga mereka menjadi anak yang sholeh nantinya dan berbakti pada ortu serta bermanfaat untuk Islam.

Wallahu waliyyut taufiq.
gambar diambil dari sini

Thursday, 27 October 2011

cot panglima, rek

Bismilaah. Jadi ceritanya, dalam perjalanan pulang ke Takengon dari Medan kemarin, saya terbangun pukul 5 pagi. Saya terbangun karena merasa ada yang aneh. Bis terdiam. Tak bergerak. Apakah karena Maliq and d'Essentials? ~~kuu terdiam tak kuulaakukaan~~~~~ Ah lupakan.

well, pertanyaan saya terjawab lima detik kemudian oleh suara Ibu yang sedang menjawab telepon di sebelah saya
Iya ini lagi di Cot Panglima. Longsor. Tertahan dari jam 1 pagi.
Makk!!! Jadi, bis saya ini tertahan dari jam 1 pagi. Subhanallah yah!
Apakah itu Cot Panglima? Well, untuk menuju Takengon, satu"nya cara adalah melalui Bireuen. Dari Bireuen, kita musti belok kiri (kalo dari Medan) menembus pegunungan Gayo. Cot Panglima adalah nama salah satu jalan di sepanjang jalur Bireuen-Takengon ini.

Takengon terkenal akan Danau Laut Tawarnya dan trust me, danau ini indaahhhhhh bangettt!! Kalo mau ngedapetin sesuatu yang indah mau gak mau kudu susah dulu lah ya. Well, Cot Panglima ini susah banget (kalo gak mau dibilang serem ya)! Asal tau aja, dulunya Cot Panglima ini hanya cukup untuk satu jalur. Di sebelahnya ada bukit yang rawan longsor kalau hujan dan sebelahnya lagi ada jurang yang tak keliatan dasarnya. CREEPY!!
Pemkot Aceh Tengah tentunya concern dong dengan keadaaan seperti ini. Supaya pembangunan di daerahnya lancar, mau gak mau Cot Panglima ini kudu dilebarin. Alhasil, sejak Januari 2011 kemarin, alat" berat mulai didatangkan untuk mengeruk bukit yang ada di sebelah jalur ini. Lama prosesnya sih 6 bulan. Tapi ini sudah bulan mau-Oktober, tapi tuh proyek belum selese" juga.

sejak adanya pelebaran, longsor masih sering terjadi. Akibatnya, macet pun semakin bertambah panjang di daerah ini. Macet yang awalnya terjadi karena adanya proses buka-tutup jalan jadi kena combo gara" longsor. ...seperti yang saya adepin kemarin,

tapi, lumayan lah karena longsor ini saya jadi gak ngantor. Muehehehe
ternyata tertahannya saya selama 6 jam masih belum ada apa"nya dibandingkan Kasi saya. Beliau pernah tertahan di sana sampe 12 jam!!
gambar diambil dari sini, sini dan sini

Friday, 21 October 2011

dinas luar pertamax, rek

Bismilaah. Setelah bergalau ria di post" sebelumnya karena seksi saya jarang dinas luar, ndilalahhh, hari ini muncul Surat Tugas dari Kanwil untuk ke Medan dari tanggal 23-25, cyiiinnn!!!!
bunyi suratnya kek gini nih...
ST-190/WPB.01/BG.0101/2011
Dalam rangka meningkatkan kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat dan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga, kami menugasi nama" sebagaimana terdapat dalam lampiran surat ini untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Peraturan Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat (SAPP) Tahun 2011, mulai tanggal 23 s.d. 25 Oktober 2011 di Hotel *SENSOR*, Medan.

YOHOHOHOHO!!
pertanyaan pertama: Apakah itu Diseminasi?
tapi sabodo teuing lah ya. Kalo dilihat dari kata awalnya, Sosialisasi, insyaallah ini kek pemberitahuan suatu informasi beserta konsolidasi (walahh, malah tambah bingunggg)

yang pasti, di Medan, aku mau makan makanan" yang gak ada di Takengon!!!
Di Medan ada J.Co kan?
Di Medan ada steik daging sapi kan?
Di Medan ada Pizza Hut kan?

selain persiapan bahan dan otak, saya juga kudu persiapan perut nih. *elus" perut*

Medan, I'm cominnggggg!!!!
gambar diambil dari sini

Thursday, 20 October 2011

hobi ngedistro, rek

Bismilaah. Harus diakui, saya hobi ngedistro. Hobi ini bermula sejak esempe di mana saya mulai nyisihin uang jajan buat beli kaos di C59. Kebetulan, sepupu saya kerja di situ dan karena desain"nya bagus, saya mulai suka make kaos"nya C59. Beranjak esema, saya mulai beralih ke Black ID ama Skaters. Nemu distronya juga gak sengaja ini.

Well, selama tiga tahun masa esema, saya (alhamdulillah yah bisa) nyisihin uang jajan buat beli kaos" dan jaket" distro Black ID ama Skaters. Beranjak kuliah, hobi ini juga masih berlanjut terus. Malahan, karena saya kuliah di Jakarta yang notabene kota distro setelah Bandung, saya malah merasa sering ngerasa kekurangan duit buat ngatasin hobi duniawi ini.:hammer

tapi, saya gak nyesel sih. Kaos" dan jaket" yang dijual di distro" di Jakarta jauhh lebih keren lah sama di Surabaya. Hehehe. Secara gituh, masih dikit banget distro" di Surabaya yang ngejual brand macam Tendencies, Bloop ama Endorse.

hobi ini baru bisa distop setelah saya dipindahtugaskan untuk bekerja di Takengon, pelosok Aceh. Anehnya, walau di pelosok Aceh, masih ada distro loh di sini! Untung aja selera saya tinggi. Karena di Jakarta sering bersentuhan ama Tendencies, Bloop, Endorse, unkl347, saya merasa agak gimanaaa gitu kalo mau beli merek" yang dijual di sini. Nama mereknya asing sih. Hihihi

alhamdulillah yah. Duit saya saved.

tapi, saya tidak sepenuhnya aman. Merek" seperti unkl347 sering nge-post foto" unik seperti di bawah inih




AAAAKKK!!! How can I resist them all?? Apalagi jaman sekarang tinggal kirim duit via atm, tunggu pengiriman, barang udah bisa langsung didapat kan. Gampang banget lah

lalu tiba" tadi pagi, kawan saya di Medan ngepost status kek ginih
Dari Amr bin 'Auf radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: "Demi Allah. Bukanlah kemiskinan yang aku khawatirkan menimpa kalian. Akan tetapi aku khawatir ketika dibukakan kepada kalian dunia sebagaimana telah dibukakan bagi orang" sebelum kalian. Kemudia kalian pun berlomba-lomba dalam mendapatkannya sebagaimana orang" yang terdahulu itu. Sehingga hal itu membuat kalian menjadi binasa sebagaimana mereka dibinasakan olehnya" (HR. Bukhari dam Muslim)
bener" dah ini nendang aku banget nih status. Tahan...tahan.....simpet duit buat nikah (jiahhh)
gambar diambil dari official page of unkl347 (cari ndiri di fesbuk yah linknya) sama di sini

Wednesday, 19 October 2011

sebuah sajak untuk kamera kesayangan, rek

Bismilaah. Bagi para fotografer, seniman sampe dengan kaum narsis dihimbau bahwa postingan di bawah ini adalah sangat sangat sensitif dengan apa yang selama ini kalian lakukan. Me have warned you, owkeyhh!! Tapi, walau gitu kebenaran harus disampaikan lah ya. Here goes...
dulu, pas Lebaran tiga tahun yang lalu, aku membeli kamera digital merek Samsung. Statusku yang saat itu masih tingkat II di STAN tidak menghalangi saudara"ku untuk memberikan salam tempel Lebaran dalam jumlah besar. Sebelum Ramadhan, memang saya sudah berangan-angan untuk mebeli kamera. Lha di STAN banyak sekali momen" yang sayang untuk di-capture sih.

(actually, saya lupa mereknya apa tuh kamera. Yang pasti) hari" penuh kebahagiaan aku lalui bersama Bluey, sebutanku untuk si kamera baru karena bodinya yang berlumur cat biru. Mulai dari momen jogging bersama Azif di Bintaro Sektor VII, momen" bersama Himasurya di Cibubur sampe momen" di Heritage 2011 semuanya aku capture (by the way, bahasa Indonesia yang pas untuk capture apa sih?)

karena sering aku pakai, si Bluey sempat masuk ruang servis gara" pernah kehujanan. Ckckck.

tapi, masa" bahagia itu usai sudah begitu aku mendapati fatwa ulama Salaf tentang hukum gambar...

Dari Abu Hurairah Radiyallahu ‘anhu, ia berkata :
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda : ALLAH Ta’ala berfirman : Dan siapakah yang lebih dzalim dari mereka yang akan membuat satu ciptaan seperti ciptaan-Ku, maka hendaknya mereka menciptakan satu dzarrah, atau biji, atau gandum.” (Dalam Shahihain, lafadz Riwayat Muslim)
Dari Ibnu Mas’ud Radiyallahu ‘anhu, ia berkata :
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda : “Sesungguhnya manusia yang paling keras disiksa di hari Kiamat adalah para tukang gambar (mereka yang meniru ciptaan Allah)”. (Shahihain – yakni dalam dua kitab Shahih Bukhari dan Muslim atau biasa disebut muttafaqun ‘alaihi)
Dari Ibnu Umar Radiyallahu ‘anhu berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda :
“Sesungguhnya orang yang membuat gambar-gambar ini akan disiksa hari kiamat, dan dikatakan kepada mereka, ‘Hidupkanlah apa yang telah kalian buat!’”. (Dalam Shahihain, lafadz Bukhari).
Dari Ibnu Abbas Radiyallahu ‘anhu :
“Semua tukang gambar di Neraka dan dijarikan baginya setiap yang digambarnya satu jiwa (ruh) yang menyiksanya di Jahannam. Ibnu Abbas berkata : “Jika kamu mesti mengerjakannya, maka buatlah (gambar) pohon-pohon dan apa-apa yang tidak bernyawa (roh).” (HR Muslim).
Dari Aisyah Radiyallahu ‘anha, ia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam masuk menuju saya dan saya menutup bilik dengan tirai tipis bergambar (dalam riwayat lain : menggantungkan tirai tipis bergambar kuda bersayap…), maka ketika beliau melihatnya dia merobeknya dan dengan wajah merah padam, beliau bersabda :
“Hai Aisyah, manusia yang paling keras disiksa di Hari Kiamat adalah mereka yang meniru ciptaan ALLAH.” Kata Aisyah : “Maka kami memotong-motongnya lalu menjadikannya satu atau dua bantal.” (Muttafaqun ‘alaihi).
Dari Ibnu Abbas Radiyallahu ‘anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda :
“(Sesungguhnya kami para) Malaikat tidak masuk rumah yang didalamnya ada anjing dan gambar” (HR Bukhari & Muslim, dengan lafadz Muslim). Dalam riwayat Ibnu Umar “(Sesungguhnya kami para) Malaikat tidak masuk rumah yang didalamnya ada anjing dan gambar.”.
Dari Zaid bin Khalid dari Abi Talhah secara marfu’ :
“Malaikat tidak akan masuk rumah yang didalamnya ada anjing dan patung (gambar).” (HR Muslim).
Adapun (gambar) yang harus dan tidak boleh tidak, seperti SIM, Pasport dan KTP, maka dosanya atas (ditanggung) pemerintah”. Apakah dilukis atau dipotret atau direkam dalam bentuk video, semuanya masuk dalam kategori menggambar.

sejak saat itu, kameraku kubuang dan aku mulai menjaga diri dari gambar". Semua koleksi komikku aku delete, semua filmku aku masukkan Recycle Bin dan semua peralatan di rumah yang mengandung gambar aku sobek kepalanya hingga tidak menyerupai makhluk hidup....

semoga kita semua selalu diteguhkan oleh Allah Jalla Wa 'Ala di jalanNya yang lurus. Aamiiiiinnn.
Sekian dan terimakasih telah menyempatkan membaca....
gambar diambil dari sini

Tuesday, 18 October 2011

sepi tapi tak sendiri, rek

Bismilaah. Saya betah sih kerja di #Takengon. Udaranya adem. Kantor saya punya koki kantor yang nasinya boleh nambah ama lauknya juga boleh minta lebih (tapi sayanya gak gemuk". Ya wajar sih. Kurus saya genetik sih) Masyarakatnya asyik. Hampir" gak pernah ada pencurian atau perampokan di sini (secara sudah gak ada GAM lagi di Aceh)

hanya saja....
yang bermasalah itu ya KPPNnya.

beginilah nasib KPPN daerah, menjelang akhir tahun anggaran gini, pegawai"nya dipanggilin mulu ke Jakarta (sesuai postingan sayah di sinih). Masih belum hilang dari ingatan, Bang Jaya yang harus ikut diklat di Medan selama 3 minggu (yang secara gak sengaja, waktu off beliau harus ditambah satu minggu lagi karena ia lolos seleksi Penyuluh Perbendaharaan dan harus lanjut ke Jakarta), ini Mas Wahyu dan Pak Desriandi berangkat juga ke Jakarta. Yang pertama untuk mengikuti seleksi dealing room dan yang kedua untuk mengikuti seminar-entah-apa-lah.

Total sudah ada 3 pelaksana dan 1 kepala seksi dipanggil ke Jakarta. Total pegawai yang harusnya 13 (beserta Kepala Kantor) sekarang tinggal 8 (itupun karena Pak Armansyah masih belum balik. Harusnya Senin ini beliau sudah harus nyampe Takengon. Tapi, entahlah, mungkin beliau ijin ke Pontianak dulu untuk nengok keluarganya dan pas perjalanan balik, pesawatnya delay)

intinya adalah,
saya galau karena kantornya sepi. Aaaakkk!!!! Kantor pusat minta pegawaiiiii!!!!
gambar diambil dari sini

Monday, 17 October 2011

penantian lima derby della capitale, rek

Bismilaah. Tahun 1999, saya menjadi seorang Laziale.
Saya benar" lupa apa yang men-trigger saya untuk menjadi seorang Laziale.

Saya jatuh cinta dengan kostumnya yang berwarna biru langit.
Saya jatuh cinta dengan timnya yang kala itu bertabur bintang mulai dari Nedved, Nesta, Salas, Mihajlovic, Veron, Boksic, dll
Saya jatuh cinta dengan kemenangannya di Piala Super Eropa saat melawan tim tersukses di Eropa, Manchester United, yang saat itu merebut treble.
Saya jatuh cinta dengan Lazio karena bela"in datang ke Gelora Bung Karno buat ngalahin timnas Indonesia 2-6 (tahun 1996 kalo gak salah). Hehehe
....banyaklah yang membuat saya jatuh cinta dengan Lazio

suka duka saya lalui sebagai seorang Laziale dalam kurun waktu 12 tahun ini. Karena Lazio dinyatakan bangkrut tahun 2001an, otomatis statusnya yang berubah menjadi tim gurem membuat saya lebih sering ngerasain duka menjadi Laziale.

yang paling nyesek sih saat melihat AS R*ma merebut scudetto tahun 2000-2001. Tapi, itu sudah lama banget lah ya. Bekas lukanya udah ilang. Nah, yang baru" ini menorehkan bekas luka yang mendalam ya selama 2 tahun terakhir ini, dalam Derby Della Capitale, Lazio dipaksa tunduk oleh AS R*ma selama 5 KALI BERTURUT-TURUT!!

tapi,
torehan luka itu sepertinya terobati saat melihat Lazio melibas AS R*ma tadi malam dengan skor 2-1. Dramatis. Setelah ketinggalan 0-1 di menit" awal, Hernanes menyamakan kedudukan di menit 51', sebelum Miroslav Klose menentukan kemenangan Lazio di MENIT ke 93'~!!

lihat videonya yang DRAMATIS di bawah inih (euforianya kek Lazio scudetto aja. Hahahaha)

terbanglah tinggi ELANGKU!!!
gambar diambil dari sini

Saturday, 15 October 2011

sungguh ter, la, lu, rek

Bismilaah. Anggapan kalau Pemerintah suka menyerap anggaran negara menjelang akhir" tahun anggaran itu (sepertinya) sepenuhnya bener.

Pas magang di KPPN Jakarta II akhir Desember lalu, saya mendapati kerja KPPN mencapai puncaknya menjelang akhir Desember. Surat Perintah Pencairan Dana yang kami hadapi mencapai angka puluh ribuan! Kalau misalnya saja satu Surat mengharuskan KPPN untuk mencairkan dana sebesar 10 juta rupiah, maka total dana yang dicairkan mencapai 10.000.000 x 10.000 = 100 M tiap harinya di satu KPPN! Padahal, ada 177 KPPN di negeri ini. Wew.

Well, berkaca dari pengalaman tahun lalu, bau" jor"an penyerapan anggaran menjelang akhir tahun sudah tercium dari bulan ini. Di minggu kedua dan ketiga bulan Oktober ini, Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan memanggil mulai dari Supervisor, Pelaksana di Seksi Umum sampai Kepala Seksi di KPPN" daerah untuk mengikuti bimtek sampai pelatihan aplikasi di Jakarta!!

Melihat total uang perjalanan yang saya dapatkan pas dipanggil ke Jakarta bulan Juli lalu, membuat saya pengeeennnn banget dipanggil ke Jakarta!! Maklum, berangkat ke Jakarta juga menguak kemungkinan bahwa saya bisa sekalian pulang ke Surabaya (lebaran kemarin gak pulang gitu loh)

sepi deh kantor dua minggu ke depan. Dua pelaksana dan satu kepala seksi dipanggil semua ke Jakarta....

Aakkkk!!! Jakartaaaaa, panggil dirikuuuuuu!!!!!
gambar diambil dari sini

Friday, 14 October 2011

inilah bukti kebaikan hati pemerintah arab saudi, rek

Bismillaah. Gak sengaja saya nemu artikel di bawah ini dari blog seorang kawan. Sungguh tersentuh hati ini mengingat buanyak sekali tuduhan" keji yang dialamatkan ke Pemerintah Arab Saudi. Saran sayah, bacalah artikel yang penuh dengan fakta di bawah ini dengan hati yang lapang. Monggo diaturaken...

Al-Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray hafizhahullah

ACEH–Arab Saudi menyerahkan bantuan rumah sebanyak 167 unit kepada korban tsunami di Lanmo, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi NAD, Kamis (6/11). Rumah tersebut tipe 45 masing-masing senilai Rp 157 juta/unit.


Penyerahan dilakukan Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Abdurahman Muhammad Alkhayat kepada Asisten II Pemerintah Aceh T Said Mustafa. Usai penyerahan rumah, termasuk sebuah masjid di dalamnya, dubes meninjau komplek perumahan yang berlokasi di Lamno, Aceh Jaya.ant/ya

——-

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui lembaga The Saudi Charity Campaign (SCC) memberikan bantuan pemulihan pasca tsunami untuk Aceh dengan total US$ 56 juta (sekitar Rp.532.000.000.000-red) Aset bantuan yang diserahkan itu adalah rehabilitasi Masjid Raya Baiturrahman, pengadaan air bersih dan pembangunan rumah bagi korban tsunami. Banda Aceh, WASPADA Online


Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui lembaga The Saudi Charity Campaign (SCC) memberikan bantuan pemulihan pasca tsunami untuk Aceh dengan total US$ 56 juta. Aset bantuan yang diserahkan itu adalah rehabilitasi Masjid Raya Baiturrahman, pengadaan air bersih dan pembangunan rumah bagi korban tsunami.


Direktur SCC Aceh, Najmi Abdullah Nahdi menyampaikan itu, usai pembangunannya dan penyerahan secara resmi sebagian aset bantuan kepada Pemerintah Aceh, di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (15/1).

—————-
Sebuah masjid nampak berdiri kokoh bila anda melewati jalan raya Ponorogo – Pacitan. Masjid Al-Jamaah kini telah menjadi tampak lebih indah dari sebelumnya, masjid yang teletak di desa Nailan ini telah menjalani renovasi panjang. Tampilan dan bentuk bangunannya modern, untuk anda yang sering melewati jalan raya Nailan jangan kaget, tepatnya 100 meter dari pertigaaan menuju Pondok Modern Arisalah, WOW, sekarang sudah MEGAH dan Indah.——-


Konstruksi bangunan mirip masjid di Saudi Arabia, hal ini dikarenakan adanya seorang Syeh dari Saudi Arabia menyisihkan sebagian hartanya untuk pembangunan masjid kebanggaan warga Desa Nailan (khususnya Nailan Utara). Syeh Abdurrahman Al-Bahran, beliau telah memberikan sebuah Masjid yang Indah.
Dalam pembangunan Masjid tersebut, Syeh juga membangun beberapa masjid serupa di kota lain. Menurut salah satu asistennya kemarin, Beliau banyak membangun masjid di beberapa Kota di Jawa Timur. Sedangkan untuk pembiayaan pembangunan, Beliau tidak memberikan jumlah yang pasti. Menurut perkiraan saya dilihat dari bahan dan bentuk masjid, pembangunan masjid ini mencapai 300 Jutaan.
Dalam kunjungannya di Masjid Al-Jamaah, Beliau juga memberikan Kitab Suci Al-Quran sebanyak kurang lebih 60 buah. Semuanya di bawa langsung dari Negeri Saudi Arabia.

—————


Sejak UII menjalin kerjasama luar negeri dengan pemerintah Arab Saudi pada tahun 2004, secara berkala pemerintah Arab Saudi memberikan bantuan buku reference untuk Perpustakaan Pusat UII. Selain buku-buku mushab Islam, juga buku-buku psikologi, hukum, ekonomi, teknik, dan buku kedokteran dengan nilai milyaran rupiah. Buku tersebut ditempatkan pada salah satu ruang perpustakaan pusat UII yang diberi nama Pojok Pustaka dan Budaya Arab Saudi. Diharapkan buku-buku tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh sivitas akademika UII, bahkan bisa pula dimanfaatkan oleh perguruan tinggi Islam lainnya di Yogyakarta.


Wujud dari intensitas hubungan kerjasama tersebut, pada Senin 27 April 2009 Direktur Bidang Pendidikan pemerintah Arab Saudi Dr. Ibrahim bin Abdillah Al Audah, Dr. Ibrahim bin Sulaiman An-Nugaimisi Direktur Atase Agama Islam Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, berserta rombongan yang berjumlah delapan orang berkunjung ke Universitas Islam Indonesia diterima oleh rektor Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec. beserta beberapa pimpinan fakultas di lingkungan UII bertempat di Gedung Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu. Selain bantuan buku, pemerintah Arab Saudi juga memberikan bantuan untuk pembangunan sekitar 20 masjid di Yogyakarta yang penyalurannya dilakukan oleh Pusat Da’wah dan Pelayanan Masyarakat Fakultas Ilmu Agama Islam UII. Beberapa masjid yang selesai dibangun antara lain di Maguwo dan Plumbon, Ngaglik, telah diresmikan oleh rektor Prof. Dr. H. Edy Suandi Hamid, M.Ec. beberapa waktu yang lalu.

——————-


Menag Resmikan Masjid Bantuan Saudi Arabia di STAIN Palu

Palu,26/8(Pinmas)–Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni meresmikan penggunaan Masjid Al-Abrar di kompleks Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Dato Karama Palu, Sulawesi Tengah,Selasa (26/8), yang dibangun menggunakan dana bantuan pemerintah Arab Saudi tahun 2007 senilai Rp900 juta.


Masjid yang diresmikan tersebut berlantai dua dengan ukuran sekitar 800 m2 dan mampu menampung 1.000 jemaah untuk sholat.


Turut menyaksikan peresmian masjid di Palu pada hari Selasa itu, antara lain Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta Ibrahim bin Sulaiman Al-Ghuaimsyi, Gubernur Sulawesi Tengah HB Paliudju, dan Ketua STAIN Dato Karama H. Surdiman Rais.

———————-

Kementerian wakaf dan urusan agama Islam Saudi Arabia menyebutkan akan membangun empat mesjid di empat kampus besar di Indonesia


Iqna merilis dari surat kabar Al Madinah yang terbit di Arab Saudi, bahwa Syaikh Saleh bin Abdul Aziz Al Syaikh, menteri Wakaf dan urusan Islam menyebutkan akan membangun empat mesjid di Universitas Islam Alaudin, Universitas Hasanudin Makassar, Universitas Indonesia Jakarta dan Universitas Sumatera Utara.


Pembangunan yang berjumlah 1 juta dolar ini akan dikhususkan 650 ribu darinya untuk Mesjid Arif Rahman Hakim yang akan dibangun di UI Jakarta dan sudah mulai dikerjakan.


Sedangkan untuk UIN Alaudin Makassar sudah rampung 50 % dan akan menelan biaya 90 ribu dolar Amerika.


Beliau juga menyebutkan, bahwa telah mengucurkan dana untuk membangun dua pusat kebudayaan dan perpustakaan di dua kota di Jawa, salah satunya di UIN Malang.


Untuk proyek kedua ini dikucurkan dana 100 ribu dolar yang berbentuk buku-buku berbahasa Arab dan Inggris, tambahnya. (iqna).


Sebetulnya di dalam buku Sejarah Berdarah ini juga sudah terdapat kontradiksi. Di satu sisi saudara Idahram berusaha mencitrakan pemerintah Saudi Arabia sebagai pemerintah yang sadis dan ganas layaknya Nazi Jerman yang dipimpin Hitler, bahkan lebih kejam dari Hitler.


Namun di sisi lain, dia mengakui fakta-fakta akan pemuliaan dan penghormatan Kerajaan Saudi Arabia terhadap kaum muslimin.

Buktinya, sambutan yang baik dari pemerintah Saudi terhadap tokoh-tokoh Nahdhatul Ulama (NU) yang sengaja datang untuk mengkritik pemerintah Saudi. Tidak sedikit pun ada usaha dari pemerintah Saudi untuk mencelakakan apalagi membunuh para delegasi yang jelas-jelas aqidah dan amaliah mereka berbeda dengan apa yang diyakini dan diamalkan oleh pemerintah Saudi, malah kritikan mereka dalam masalah amaliah mazhab diterima dengan baik oleh pemerintah Saudi. Dengan jujur[2] saudara Idahram berkata,

“Utusan para ulama pesantren, alhamdulillah, berhasil dan diterima dengan baik oleh penguasa Saudi. Raja Saudi menjamin kebebasan amaliah dalam mazhab empat di Tanah Haram dan tidak ada penggusuran makam Nabi Muhammad Saw. (shallallahu ‘alaihi wa sallam, pen).” (Sejarah Berdarah…, hal. 138)

Kebaikan pemerintah Saudi terhadap kaum muslimin dunia sudah tidak terhitung jumlahnya, termasuk Indonesia.

Ratusan masjid dibangun oleh pemerintah maupun yayasan sosial yang mengumpulkan dana dari masyarakat Saudi serta santunan fakir miskin dan pembuatan sumur-sumur sebenarnya sudah sangat banyak. Hanya saja jarang diekspos oleh media.

Pemerintah Saudi juga membuka cabang universitas Muhammad bin Su’ud di Jakarta untuk kaum muslimin Indonesia. Sampai saat ini, saya tidak tahu ada sekolah di Indonesia yang dibangun oleh pemerintah mana pun di dunia ini dengan menyewa dua buah gedung besar dan mewah untuk kaum muslimin di Indonesia secara gratis. Bukan hanya itu, para mahasiswa juga digaji, buku-buku diberikan secara gratis, asrama juga gratis. Para santri dan pengajar pesantren-pesantren NU juga banyak yang sekolah di sini, menikmati fasilitas yang diberikan pemerintah Saudi.

Cabang universitas Muhammad bin Su’ud ini juga terdapat di negeri-negeri lain. Di dalam negeri Saudi sendiri, saat ini ada ribuan pelajar muslim dari seluruh dunia, termasuk anak-anak bangsa Indonesia, bahkan tidak sedikit santri-santri NU. Mereka belajar secara gratis plus digaji oleh pemerintah Saudi.

Ketika terjadi Tsunami Aceh dan Sumatera Utara, negara Barat gembar-gembor di media massa mengumumkan sumbangan-sumbangan mereka, padahal nilainya juga tidak terlalu besar, itu pun ternyata sebagian besarnya berupa pinjaman. Diam-diam pemerintah Saudi hampir tidak terekspos oleh media (entah sengaja atau tidak?!), telah mengirim pesawat-pesawatnya ke Aceh yang mengangkut berbagai macam bantuan. Beberapa media ketika itu menginfokan,[3]

“Rakyat dan pemerintah Arab Saudi menyumbang US$530 juta (sekitar Rp. 4,8 triliun) untuk korban gempa dan gelombang tsunami di Aceh dan Sumatra Utara. Semua sumbangan itu berbentuk hibah. Dari total hibah itu, sebesar US$280 juta berupa uang tunai yang terdiri dari sumbangan masyarakat sebesar US$30 juta. Sementara US$250 juta sisanya berbentuk makanan, obat-obatan, selimut, dan alat-alat kedokteran.”

“Semua sumbangan itu merupakan hibah (pemberian), bukan utang yang harus dibayar. Sumbangan berupa hibah ini tentu saja lebih baik daripada sumbangan yang berupa utang. Karena utang ini di kemudian hari akan menjadi beban masyarakat Indonesia. Meskipun utang itu bersifat pinjaman lunak (soft loan), rakyat Indonesia tetap harus membayarnya,” ungkap salah seorang tokoh.”


Adakah bantuan Saudi untuk Palestina?

Benarkah tuduhan dusta lagi keji yang dihembuskan

saudara Idahram bahwa Saudi bekerjasama dengan Inggris hingga

Palestina berhasil dicaplok Yahudi?

Jawabannya, kenyataan yang ada sangat bertolak belakang dengan tuduhan dusta tersebut. Ketika hizbiyyun masih sibuk berdemo untuk Palestina dan mengkritik fatwa ulama Saudi akan haramnya demo, pemerintah Saudi dan masyarakatnya telah mengumpulkan dana dalam jumlah yang sangat besar untuk Palestina. Media menginfokan,

“Raja Arab Saudi pada Senin mengumumkan sumbangan senilai satu miliar dolar AS bagi pembangunan kembali Gaza yang digempur secara ofensif oleh Yahudi selama beberapa pekan. ‘Atas nama rakyat Saudi, saya umumkan sumbangan sebesar 1 miliar dollar bagi program pembangunan kembali Gaza,’ kata Raja Saudi pada pembukaan konferensi tingkat tinggi Arab di Kuwait.”

Ketika Amerika Serikat menekan Saudi untuk memboikot pemerintahan Palestina dengan tidak memberi bantuan, media memberitakan,

“Arab Saudi menegaskan bahwa mereka akan tetap melanjutkan pemberian bantuan dana yang jumlahnya sekitar 15 juta dollar AS tiap bulannya untuk pemerintah Palestina.”

Media lain menginfokan sumbangan seorang pengusaha,

“Seorang pengusaha Saudi yang menolak untuk disebutkan identitasnya ini- pada hari Senin, sumbangkan 25 juta Riyal untuk membantu rakyat Gaza.”

KEBAIKAN ULAMA SAUDI UNTUK KAUM MUSLIMIN DUNIA

Bukan hanya pemerintahnya yang berusaha membantu Palestina, para ulama di Saudi pun mengeluarkan fatwa sebagai dorongan kepada masyarakat dan kaum muslimin di seluruh dunia untuk ikut membantu. Inilah fatwa ulama yang dituduh secara dusta dan keji oleh saudara Idahram, bahwa mereka telah bersekongkol dengan Yahudi untuk merebut Palestina.

Fatwa Lembaga Resmi Untuk Fatwa Kerajaan Saudi Arabia Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhuts Al-‘Ilmiyyah wal Ifta’ tentang Masalah Palestina

“Segala puji hanyalah milik Allah Rabb semesta alam. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi dan rasul yang paling mulia, nabi kita Muhammad dan kepada keluarga beliau beserta para shahabatnya dan ummatnya yang setia mengikutinya sampai akhir zaman. Wa ba’da;

Sesungguhnya Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al ‘Ilmiyah wal Ifta’(Dewan Tetap Untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa) di Kerajaan Saudi Arabia mengikuti (perkembangan yang terjadi) dengan penuh kegalauan dan kesedihan akan apa yang telah terjadi dan sedang terjadi yang menimpa saudara-saudara kita muslimin Palestina dan lebih khusus lagi di Jalur Gaza, dari angkara murka dan terbunuhnya anak-anak, kaum wanita dan orang-orang yang sudah renta, dan pelanggaran-pelanggaran terhadap kehormatan, rumah-rumah serta bangunan-bangunan yang dihancurkan dan pengusiran penduduk. Tidak diragukan lagi ini adalah kejahatan dan kedzaliman terhadap penduduk Palestina.

Dan dalam menghadapi peristiwa yang menyakitkan ini wajib atas umat Islam berdiri satu barisan bersama saudara-saudara mereka di Palestina dan bahu membahu dengan mereka, ikut membela dan membantu mereka serta bersungguh-sungguh dalam menepis kedzaliman yang menimpa mereka dengan sebab dan sarana apa pun yang mungkin dilakukan sebagai wujud dari persaudaraan seagama dan seikatan iman.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara”. (QS. Al Hujurat: 10)

dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga berfirman,
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ

“Orang-orang mukmin laki-laki dan orang-orang mukmin perempuan sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain”. (QS. At-Taubah: 71)

dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda, “Seorang mukmin bagi mukmin yang lain adalah seperti sebuah bangunan yang saling menopang, lalu beliau menautkan antar jari-jemari (kedua tangannya)”. (Muttafaqun ‘Alaihi)

dan beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam juga bersabda, “Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal kasih sayang, kecintaan dan kelemah-lembutan diantara mereka adalah bagaikan satu tubuh, apabila ada satu anggotanya yang sakit maka seluruh tubuh juga merasakan sakit dan tidak bisa tidur”.(Muttafaqun ‘Alaihi)

dan beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam juga bersabda, “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, dia tidak mendzalimi saudaranya, tidak menipunya, tidak memperdayanya dan tidak meremehkannya”. (HR. Al-Imam Muslim)

Dan pembelaan bentuknya umum mencakup banyak aspek sesuai kemampuan sambil tetap memperhatikan keadaan, apakah dalam bentuk benda atau suatu yang abstrak dan apakah dari awam muslimin berupa harta, makanan, obat-obatan, pakaian, dan yang lain sebagainya.

Atau dari pihak pemerintah Arab dan negeri-negeri Islam dengan mempermudah sampainya bantuan-bantuan kepada mereka dan mengambil posisi dibelakang mereka dan membela kepentingan-kepentingan mereka di pertemuan-pertemuan, acara-acara, dan musyawarah-musyawarah antar negara dan dalam negeri. Semua itu termasuk ke dalam bekerjasama di atas kebajikan dan ketakwaan yang diperintahkan di dalam firman-Nya:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ

“Dan bekerjasamalah kalian di atas kebajikan dan ketakwaan”. (QS. Al Ma’idah: 2)

Dan termasuk dalam hal ini juga, menyampaikan nasihat kepada mereka dan menunjuki mereka kepada setiap kebaikan bagi mereka. Dan diantaranya yang paling besar, mendoakan mereka pada setiap waktu agar cobaan ini diangkat dari mereka dan agar bencana ini disingkap dari mereka dan mendoakan mereka agar Allah Subhanahu wa Ta’ala memulihkan keadaan mereka dan membimbing amalan dan ucapan mereka.

Dan sesungguhnya kami mewasiatkan kepada saudara-saudara kami kaum muslimin di Palestina untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan bertaubat kepada-Nya, sebagaimana kami mewasiatkan mereka agar bersatu di atas kebenaran dan meninggalkan perpecahan dan pertikaian, serta menutup celah bagi pihak musuh yang memanfaatkan kesempatan dan akan terus memanfaatkan (kondisi ini) dengan melakukan tindak kesewenang-wenangan dan pelecehan.

Dan kami menganjurkan kepada semua saudara-saudara kami untuk menempuh sebab-sebab agar terangkatnya kesewenang-wenangan terhadap negeri mereka sambil tetap menjaga keikhlasan dalam berbuat karena Allah Ta’ala dan mencari keridha’an-Nya dan mengambil bantuan dengan kesabaran dan shalat dan musyawarah dengan para ulama dan orang-orang yang berakal dan bijak disetiap urusan mereka, karena itu semua potensial kepada taufik dan benarnya langkah.

Sebagaimana kami juga mengajak kepada orang-orang yang berakal di setiap negeri dan masyarakat dunia seluruhnya untuk melihat kepada bencana ini dengan kacamata orang yang berakal dan sikap yang adil untuk memberikan kepada masyarakat Palestina hak-hak mereka dan mengangkat kedzaliman dari mereka agar mereka hidup dengan kehidupan yang mulia. Sekaligus kami juga berterima kasih kepada setiap pihak yang berlomba-lomba dalam membela dan membantu mereka dari negara-negara dan individu.

Kami mohon kepada Allah dengan nama-nama-Nya yang husna dan sifat-sifat-Nya yang tinggi untuk menyingkap kesedihan dari ummat ini dan memuliakan agama-Nya dan meninggikan kalimat-Nya dan memenangkan para wali-Nya dan menghinakan musuh-musuh-Nya dan menjadikan tipu daya mereka boomerang bagi mereka dan menjaga ummat Islam dari kejahata-kejahatan mereka, sesungguhnya Dialah Penolong kita dalam hal ini dan Dzat Yang Maha Berkuasa. Dan shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad dan kepada keluarga serta shahabatnya dan ummatnya yang mengikuti beliau dengan baik sampai hari kiamat.

Sumber: http://ahlussunnah-jakarta.com/artikel_detil.php?id=282,

diterjemahkan dari http://www.sahab.net/home/index.php?threads_id=152

Bantuan kepada kaum muslimin di berbagai penjuru dunia oleh ulama Saudi bukan sekedar fatwa belaka, namun benar-benar diamalkan oleh para ulama tersebut. Diantaranya dalam kisah-kisah berikut.

Keteladanan Mufti Saudi Arabia dan Ketua Umum Rabithah Al-‘Alam Al-Islami di Masanya, Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah

Ali bin Abdullah Ad-Darbi menceritakan:

“Ada satu kisah yang sangat berkesan bagiku, pernah suatu saat berangkatlah empat orang dari salah satu lembaga sosial di Kerajaan Saudi Arabia ke pedalaman Afrika untuk mengantarkan bantuan dari pemerintah negeri yang penuh kebaikan ini, Kerajaan Saudi Arabia.

Setelah berjalan kaki selama empat jam dan merasa capek, mereka melewati seorang wanita tua yang tinggal di sebuah kemah dan mengucapkan salam kepadanya, lalu memberinya sebagian bantuan yang mereka bawa.

Maka berkatalah sang wanita tua, ‘Dari mana asal kalian?’

Mereka menjawab, ‘Kami dari Kerajaan Saudi Arabia’.

Wanita tua itu lalu berkata, ‘Sampaikan salamku kepada Syaikh Bin Baz’.

Mereka berkata, ‘Semoga Allah merahmatimu, bagaimana Syaikh Bin Baz tahu tentang Anda di tempat terpencil seperti ini?’

Wanita tua menjawab, ‘Demi Allah, Syaikh Bin Baz mengirimkan untukku 1000 Riyal setiap bulan, setelah aku mengirimkan kepadanya surat permohonan bantuan, setelah aku memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala’.”

Sumber: http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/04/155/,

dari Koran Al-Madinah, no. 13182

Salah seorang murid Syaikh bin Baz rahimahullah pernah bercerita,

“Pada suatu malam, ketika Syaikh bin Baz rahimahullah sedang shalat tahajjud, tiba-tiba terdengar suara orang yang melompat ke rumahnya, maka Syaikh pun membangunkan anak-anaknya untuk melihat apa yang terjadi, dan beliau tetap melanjutkan shalatnya. Setelah beliau shalat, barulah anak-anaknya mengabari bahwa telah ditangkap seorang pencuri, dia adalah seorang pekerja dari Pakistan. Lalu Syaikh minta pencuri itu dihadirkan ke hadapannya.

Pertama sekali yang beliau lakukan adalah membangunkan tukang masak dan memasakkan makanan untuknya, setelah si pencuri makan sampai kenyang, beliau memanggilnya dan berkata,

‘Kenapa engkau melakukan ini?’

Pencuri menjawab,

‘Ibuku di Pakistan saat ini sedang dirawat di rumah sakit dan membutuhkan biaya 10.000 Riyal, sedang saya hanya memiliki 5.000 Riyal, maka saya hanya mau mencuri 5.000 Riyal.’

Maka Syaikh menghubungi salah seorang muridnya yang berasal dari Pakistan untuk mencari kebenaran akan perkataan si pencuri. Pada hari berikutnya, Syaikh telah mendapatkan kebenaran atas pengakuan si pencuri. Beliau pun memberikan kepadanya bantuan sebesar 5.000 Riyal dan menambah lagi 5.000 Riyal dengan anggapan, kemungkinan dia membutuhkannya, maka total bantuan Syaikh kepadanya sebesar 10.000 Riyal. Singkat cerita, pencuri ini kemudian menjadi murid Syaikh dan selalu menyertai beliau sampai wafatnya.”

Disarikan dari ceramah, “Maqaathi’ Muatstsiroh; Ibnu Baz rahimahullah Ma’a As-Sariq.”

Abdullah bin Muhammad Al-Mu’taz menceritakan: Asy-Syaikh Muhammad Hamid, Ketua Paguyuban Ashabul Yaman di negeri Eretria berkisah,

“Saya datang ke Riyadh di malam hari yang dingin dalam keadaan tidak punya uang untuk menyewa hotel. Saya kemudian berpikir untuk datang ke rumah Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz. Saat itu waktu menunjukkan pukul 03.00 pagi. Awalnya saya ragu, namun akhirnya saya putuskan untuk pergi ke rumah beliau. Saya tiba di rumah beliau yang sederhana dan bertemu dengan seorang yang tidur di pintu pagar. Setelah terbangun, ia membukakan pintu untukku. Saya memberi salam padanya dengan pelan sekali supaya tidak ada orang lain yang mendengarnya karena hari begitu larut.

Beberapa saat kemudian aku melihat Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz berjalan menuruni tangga sambil membawa semangkuk makanan. Beliau mengucapkan salam dan memberikan makanan itu kepada saya. Beliau berkata, ‘Saya mendengar suara anda kemudian saya ambil makanan ini karena saya berpikir anda belum makan malam ini.

“Demi Allah, saya tidak bisa tidur malam itu, menangis karena telah mendapat perlakuan yang demikian baik.”

Untaian Mutiara Kehidupan Ulama Ahlus Sunnah, hal. 27-28.

Subhanallah, inilah akhlak para ulama yang sangat dibenci oleh para pelaku syirik dan bid’ah. Inilah pemerintah yang dituduh ganas dan sadis oleh mereka yang membenci dakwah tauhid dan sunnah.

Masih banyak lagi kebaikan pemerintah Saudi dan ulamanya untuk kaum muslimin dunia yang tidak mungkin kami ceritakan semuanya di sini.
فَإِنَّهَا لَا تَعْمَى الْأَبْصَارُ وَلَٰكِن تَعْمَى الْقُلُوبُ الَّتِي فِي الصُّدُورِ

“Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.” (QS. Al-Hajj: 46)

YANG PERLU DICERMATI

Pembaca yang budiman, yang perlu dicermati dari buku Sejarah Berdarah ini, mengapa pada bagian awal buku dimulai dengan menjelek-jelekkan Salafi, tidak peduli walau harus berdusta?! Jawabannya ada di akhir buku tersebut, yaitu agar kaum muslimin berpaling dari manhaj (metode beragama) Salaf, yaitu memahami agama yang mulia ini berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah yang sesuai dengan pemahaman Salaf.

Pada akhir bukunya, saudara Idahram membuat satu bab khusus untuk menolak manhaj Salaf dengan judul “Kerancuan Konsep & Manhaj Salafi Wahabi”yang insya Allah Ta’ala akan kami jawab dengan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah,ijma’ sahabat, penjelasan ulama dari empat mazhab dan ulama lainnya.

Jadi masalahnya, ada pada fanatisme terhadap kebid’ahan yang sangat bertentangan dengan jalan Salaf, jalan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sahabat beliau. Penulisnya tidak rela kalau umat Islam meninggalkan bid’ah dan mengikuti manhaj Salaf. Maka dijadikanlah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah sebagai kambing hitamnya, sebab tidak mungkin dia berani memcaci maki Salaf atau memperbanyak dusta atas nama Salaf dan memfitnah mereka.

Oleh karena itu sebelum jauh kita melangkah, perlu kami tegaskan, Salafi adalah pengikut Salaf, yaitu Rasulullah Muhammad bin Abdullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sahabat beliau. Bukan pengikut Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah. Hanyalah kita mengikuti Syaikh ketika beliau mengikuti manhaj Salaf. Jika beliau tersalah dalam satu masalah dan bertentangan dengan manhaj Salaf, maka kita tidak mengikuti pendapat beliau.

Sehingga, “fakta-fakta” sejarah yang berisi fitnah dan dusta itu, andaikan benar sekalipun, tidak ada pengaruhnya sama sekali terhadap Salafi dan kewajiban mengikuti manhaj Salaf. Artinya, andaikan tuduhan-tuduhan keji yang dialamatkan kepada Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah itu benar adanya, sama sekali tidak bisa dijadikan alasan untuk menjelek-jelekkan Salafi, sebab Salafi telah ada jauh sebelum berdirinya Kerajaan Saudi Arabia dan Salafi tidak hanya di Saudi saja.

Kalau kemudian ada yang mengaku-ngaku Salafi lalu ternyata dia melakukan hal-hal yang bertentangan dengan manhaj Salaf itu sendiri, tentunya tidak bisa kita menyalahkan manhaj yang mulia ini, sebagaimana kita tidak bisa menyalahkan semua Salafi di dunia ini.

Tetapi alhamdulilllah, tuduhan-tuduhan kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah hanyalah kedustaan dan kesalahpahaman belaka, maka patut kalau kami membela seorang ulama yang terzalimi, meskipun tujuan utama kami dalam buku ini bukanlah sekedar membela beliau melainkan untuk meluruskan pemahaman yang menyimpang dari manhaj Salaf dan mengajak umat Islam secara umum, khususnya penulis buku Sejarah Berdarah dan kelompoknya untuk kembali kepada kebenaran, yaitu kepada manhaj Salaf yang Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan untuk diikuti.

Footnote:

[1] Kita tidak menutup mata, layaknya manusia biasa, pemerintah dan ulama Saudi tentunya memiliki kesalahan dan kekhilafan. Akan tetapi, orang yang berbudi tentu tidak mudah melupakan kebaikan saudaranya,sedangkan orang yang tidak berbudi, alias tidak tahu balas budi, sulit bagi mereka mengingat kebaikan orang lain, prasangka buruk mereka telah menutupi semua kebaikan yang ada pada saudaranya, seperti kata penyair,
وعين الرضا عن كل عيب كليلة
كما أن عين السخط تبدي المساويا

“Pandangan simpati menutupi segala cela,

Pandangan benci menampakkan segala cacat.”

[2] Kali ini dia jujur, walau sebenarnya dia banyak berdusta, sebagaimana yang telah kita buktikan sebelumnya dan akan datang bukti-bukti kedustaannya yang lain, hadaahullah.

[3] Sengaja kami tidak menyebutkan nama-nama medianya di sini karena alasansyar’i, yaitu adanya pelanggaran-pelanggaran syari’at yang ada dalam media-media tersebut, sehingga kami khawatir ikut ta’awun mengiklankan keberadaan media tersebut. Alasan lain, dalam masalah ini penyebutan nama media tersebut bukan suatu hal yang darurat, terlebih berita-berita ini sangat mudah disearch di internet.

Ditulis oleh Al-Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray hafizhahullah dalam buku “Salafi, Antara Tuduhan dan Kenyataan” penerbit TooBagus cet. kedua. Bantahan terhadap buku “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi” karya Syaikh Idahram hadahullah.
gambar diambil dari sini

Thursday, 13 October 2011

saatnya inpestasi, rek

Bismilaah. Pada suatu sore, kawan satu kantor saya di KPPN Takengon bilang ginih
Aku lagi nabung ki, dead. Nggo tuku sawah ning Purwokerto!

lalu pikiran saya melayang ke tabungan sayah yang *ehm* gak banyak" amat. Sayapun  mulai meraba kebutuhan" sayah di masa depan. Yang terdekat sih *ehm* *ehm* nikah ya (SUDAH DIAM KAMU! AKU TAHU KAMU MAU BILANG, "HALAH, CALONNYA AJA BELUM ADA, DEAD" , KAN? KAN? KAN?)

dua hari setelahnya, saya mulai browsing kemungkinan" investasi dengan dana minimal.
Beli rumah? No idea.
Beli tanah? :hammer

pilihan" saya lalu mengerucut ke dua pilihan. LM atau dinar emas. Bertanyalah saya ke teman yang invest di goldgram. Kata beliau, trading" gitu katanya. Halah. Saya jadi ragu ini. Halal gak nih transaksinya? Dalam pikiran saya yang masih bodoh dan awam ini, trading ini masih berbau-bau saham soalnya.

lalu, saya mulai berpikir tentang dinar emas. Well, sejau ini mulai dari dinaremasku sampe m-dinar mulai bisa menjawab pertanyaan" tentang dinar. Pilihan tentang dinar ini ada dua ya, m-dinar atau fisik. Kembali, sayah ragu dengan m-dinar ini. Karena dikelola oleh Koperasi dengan akad mudharabah, saya jadi ragu dengan kehalalan transaksinya (maklumin dongs, saya kan masih awam dan bodoh)

ke sininya, keknya saya bakal milih inpes di dinar emas nih

tapi, ndilalah, ini orang yang jual kok susah bener dihubunginnya :hammer
gambar diambil dari sini

Wednesday, 12 October 2011

sebuah tanda cinta dari kantor pusat, rek

Bismilaah. Jadi ceritanya, ada SK Mutasi pelaksana (yaitu pegawai macam saya ini. Bawahan, untuk lebih gampangnya) untuk mengisi formasi di kantor Tanjungpinang, Jakarta III, Jakarta V, Mamuju ama Manokwari. Sayangnya, saya gak masuk di dalamnya. Yah...mungkin nunggu kantor di Surabaya I siap nerima saya dulu kali ya? *dilempar SK Mutasi*
yep. Tanda cinta dari Kantor Pusat bukanlah SK Mutasi yang turun kemarin, melainkan.....
yak benar! Sebuah topi nan mungil (maklum, kepala saya gede sih) nan unyu.

mengenai tulisan di topinya ya, hmm...itu SPAN. Sistem Anggaran dan Perbendaharaan Negara. Apa itu? Ah lain kali aja lah ya. Laper berat nih. Pramumasak di kantor terkena musibah di Blangkolak. Jadinya, gak masak deh. Karena gak masak, gak makan pagi dah #eeghh

eenniihhoo, makasih topinyaaaa, Kantor Pusat!!!
gambar diambil dari sini dan sini

Tuesday, 11 October 2011

korps kemenkeu, rek

Bismilaah. Kali ini ane mau ngomongin tentang korps di Kemenkeu, gan!
apa itu korps Kemenkeu?
err... masih inget tentang kasus Gayus kemarin? Karena kasus Gayus yang lulusan STAN dan bekerja di DJP ini, masyarakat seantero Indonesia menggeneralisasi lulusan STAN dan pegawai DJP sebagai koruptor.

padahal kan enggak semuanya

karena terus menerus ditekan, lulusan STAN dan pegawai DJP menyerang balik dong. Serangan balik ini dilancarkan via status" fesbuk, kultwit" di twitter sampe post" di kaskus. Alhamdulillah yah sebagian masyarakat mau mengerti dan stop menggeneralisasi (walau MASIH BUANYAK LAGI yang kek gitu)

inilah korps (err....menjelaskan gak sih benernya?) Rasa gak mau instansi sampe almamaternya dijelek-jelekin. Selain karena tuduhan itu sama sekali gak benar, juga karena tuduhan itu jelas" salah (nah lho...saya juga bingung ini kok dibolak-balik aja kalimatnya)

well, hari ini saya melihat sendiri rasa korps itu di twitter...

dimulai dari seorang netizen bernama @rahnepuri yang ngetwit
Astagah ini Dirjen Kekayaan Negara masa ga ada duit buat beli WC. Toiletnya cuma ada wastafel ama lubang di lantai. Ckckck.
mbak @rahneputri ini followers-nya banyak. Yang ngefollow dia termasuk juga kawan" saya yang kerja di DJKN. Panas dong dikatain kalo kantornya gak kuat buat renovasi WC.

Mulailah masuk mention" yang ngebela DJKN

dimulai dari @albanjary yang bilang
boong banget
trus @rahneputri bilang ginih
@albanjary @rizki_wulandari @monilando saya lagi di ruang pancasila Direktorat Jendral Kekayaan Neg dan toiletnya begitu...
nah, jelaslah masalahnya di sini. Ruang pancasila yang ada di twitnya mbak @rahneputri berada di Gedung AA Maramis. Gedung Kemenkeu yang lama. Aseli bikinan Belanda. Udah tuwirlah usianya. Nahhh, kebetulan mbak @rahneputri mengikuti acaranya DJKN di gedung ini. Salah mengerti lah ya. Tapi sayang, mbak @rahneputri gak ngejelasin balik ke followersnya. Takutnya orang" nganggep kalo DJKN itu gak bisa punya toilet bagus gituh.

dan yak postingan ini saya tutup dengan mention kawan saya yang kerja di DJKN, @albanjary, ke kawan saya yang satu instansi dengan saya, @rizki_wulandari
@albanjary itu beneran ruang pancasila yang di situ? Perasaan di AA Maramis pun toiletnya layak deh.. Makanya langsung tak mensyen kamu tadi
@rizki_wulandari Gedung AA Maramis bukan punya DJKN kali ki.. itu lho..gedung jadul yg di depan..
@rizki_wulandari iya..lelang hari ini di ruang Pancasila Ged. AA Maramis 1.. kyknya bener 1 toiletny ada yg wastafel ama lubang di lantai
#eaaaaa
gambar diambil dari sini

Monday, 10 October 2011

ada audit kantor, rek

Bismilaah. Sungguh hari yang riweuh
Seperti yang bisa kawans" sekalian baca di atas, hari ini perwakilan dari Kantor Wilayah Aceh datang ke kantor. Untuk kawan" ketahui sebelumnya, tugas Kanwil ini adalah pembinaan kantor daerah Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan. Yah...semacam audit gitu lah. Hanya lingkupnya lebih regional. Tidak menasional seperti BPK. (Ngerti? Err...enggak ya. Makanya pantengin terus nih blog! Hehehe)

Hari ini, Kanwil mengutus 6 orang wakilnya untuk mengetahui proses kerja di kantor sayah. Well, yang saya dengar sih, mereka bakal ngaudit kantor saya selama 5 hari kerja....alias sampe Jumat. Ini baru hari Senin dan saya sudah lelah (jiahh....emang pada dasarnya lo-nya yang emang jarang olahraga, dead! Jadinya gampang capek)

Etapi, sumpeh deh guwehh, orang yang meriksa seksi saya ini super teliti sekali euy! Kepala Seksi saya saja sampe geleng" ngeliat tingkah beliau. Cek dokumen ini, cek dokumen itu. Masalahnya yang dicek bukan ada atau tidaknya dokumen, melainkan sampe angka" di dalamnya. Maakk!! Sempet malu juga sih, ngeliat hasil kerja saya disalah"in. Tapinya ya, beliau menyalahkan hasil kerja saya kan supaya ke depannya bisa perfect lah ya.

sampe saat ini sih, permintaan" beliau masih bisa saya handle. Dan semoga....masih bisa akan sayah handle sampe Jumat besok. #asoy

ceumungudh!
gambar diambil dari sinih

Saturday, 8 October 2011

lihat dulu siapa yang bilang, rek

Bismilaah. Kadang saya heran sama orang".
Ada seorang ahli politik berbicara agama.
Ada seorang sarjana ekonomi ngomongin agama.
Ada seorang ahli komputer berkicau tentang agama.
Sampai" artispun ikut urun pendapat tentang agama.

Jujur, saya ngeri. Mereka punya banyak follower/pengikut/pengagum di dunia maya maupun di dunia nyata yang biasanya menelan mentah" pendapat mereka. Iya kalo pendapat yang diutarakan itu sesuai keahliannya gakpapa. Gak akan jadi masalah. Lha ini ngomongin agama gitu. Suatu bidang yang bukan keahlian mereka. Kalo misalnya pendapat mereka salah dan membuat follower/pengikut/pengagum mereka menyetujui (karena kurangnya ilmu mereka), lha ahli" ini kan bisa dituduh menyesatkan umat toh?

saya memang bukan seorang alim ulama, tapi insyaallah saya adalah seorang yang belajar. Dari kitab" ulama, saya mendapati bahwa kita wajib mengambil agama dari orang yang terpercaya ilmunya dan kita musti melihat darimana dia mendapatkan ilmnunya...

wahai saudaraku...perhatikanlah apa yang dilakukan para ulama tatkala hendak mengambil ilmu agamanya...

Berkata Ibnu Abi Zinad rahimahullah,
Ayahku berkaya, "Aku mendapati seratus orang dari kalangan sahabat semuanya hanya menjadi ma'mum dan tidak diambil dari mereka hadits dikarenakan mereka bukan ahlinya" (Shahih Muslim)
Berkata Ibnu Sirin rahimahullah,
Sesungguhnya ilmu (sanad) adalah bagian dari agamamu, maka lihatlah dari siapa kamu mengambil agamamu" (Shahih Muslim)
Wahai saudaraku....maka lihatlah bersama siapa engkau bergaul, dari siapa engkau mengambil agamamu.

Sungguh aku memohon perlindungan kepada Allah untukku dan juga untukmu agar di hari akhirat kelak kita tidak termasuk ke dalam orang" yang mengatakan...
Wahai Rabb kami sesungguhnya di dunia dahulu kami hanya mengikuti pemimpin" dan petinggi" kami dan mereka pun menyesatkan kami dari jalan yang lurus (QS. Al Ahzab)
kenalilah seseorang karena kebenaran yang dibawanya dan janganlah engkau mengenali kebenaran karena orang yang membawanya...

thanks Rizky Al-Magetany
gambar diambil dari sini

Friday, 7 October 2011

hari yang sibuk untuk jiwa yang sepi, rek

Bismilaah.
Well...well...well...

it's been a hectic day today in the office. The truth is, today is the HECTIEST DAY IN MY THREE MONTHS WORK IN TAKENGON.

mulai dari laporan yang menuntut untuk segera diselesaikan, pak bos yang suka tiba" gondok en ngambek sendiri, seringnya miskomunikasi antarseksi sampai dengan problema (ceilaahh) keluarga yang gak-habis-pikirnya nyampeee aja ke Takengon. Kagum deh ama perkembangan teknologi sekarang. Jaman dulu coba, nenek sakit keras hari Senin pagi, baru bisa ngirim telegram Senin siang, telegram sampe Selasa sore. Kasian masalahnya gitu. Lama di jalan....

jadi keinget artikel yang saya baca di Kaskus tempo hari. Katanya sebagian pengguna Blackberry itu merasa gak tenang kalo malam. Lha gimana enggak, masalah kerjaan yang harusnya dibicarain di kantor aja, tiba" bisa ditanyain gituh di rumah via BBM. Di rumah yang harusnya berbincang-bincang dengan istri, anak dan keluarga jadi terpinggirkan oleh masalah kerjaan via BBM. Stress dah. Jiahhhh.....itulah sebabnya saya matikan gtalk saya kalo malem (ah...belagak ahli dalam masalah kerjaan lo, dead!)

tapi masalah, baik di kantor maupun di rumah, insyaaallah, akan membuat kita menjadi makin dewasa lah ya.

dan semoga...
kita tidak hanya jadi makin dewasa dalam hidup,
tapi juga makin bertakwa *teteup*
gambar diambil dari sini

Thursday, 6 October 2011

galau domain, rek

Bismilaah. Numpang teriak ah.

AAAAKKKK!!!
ANE LAGI GALAU DOMAINNN!!!

lah kok bisa? Jadi ceritanya, saya tadi blogwalking ke websitenya Miss Tyka di ndutyke.com Well, saya tidak menyorot postingan beliau sih karena saya rasa (hampir) semua netizen tahu Miss Tyka seperti apa.. (jiahh)

tidak. Saya juga tidak menyorot dagangan beliau. Saya menyorot alamat beliau yang cute. ndutyke.com. Tanpa embel" blogspot, multiply ataupun wordpress. Tiba", pikiran saya melayang ke masa kejayaan saya sebagai blogger (halah). Seperti yang sudah saya tulis di bawah, dulu saya pernah punya blog (yang akhirnya saya hapus karena kelabilan saya. Ya. Saya akui saya labil (dulu. Muehehehe)) di deadyblog.com.

nahh.....alamat saya yang cute ituh (huek) membuat saya ingin membuatnya terlahir kembali. Iseng", saya buka salah satu web hosting Indonesia buat ngecek apakah deadyblog.com masih tersedia atau tidak. Harapan saya sih masih tersedia ya secara blog saya yang dulu udah saya apus. Jadi, kudunya ya domainnya ikut terhapus dong ya. Ya? Ya?

namun, takdir telah ditulis dan pena telah terangkat,
domain deadyblog.com TIDAK TERSEDIA!!! AAKKKKK!!!!

mikir...mikir...mikir....
pake domain apa ya? deadyrizky.com terlalu personal. blogdeady.com terlalu "biasa". Tidak nge-pop seperti deadyblog.com. d34dybl09.com? Terlalu alay.

AAAKKK!!! deadyblog.com aku kangeennnn!!!!
gambar diambil dari sini

Wednesday, 5 October 2011

harinya tni, rek

Bismillaah. Sewaktu membantu Mas Gofur membuat SKP PBB pagi ini, saya mendapati atasan" saya berbondong" ke arah TV. Penasaran, ikutlah saya menuju ke arah TV. Oalahhh....ternyata ada siaran upacara HUT TNI....

HUT TNI ini sempat masuk hot trit di Kaskus loh! Artikelnya kek gini nih...
Pada tanggal 5 Oktober kita semua akan memperingati hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia yang ke-66. Berbagai persiapan sudah mulai dilakukan oleh para TNI kita. Dengan harapan pada hari H nanti acara akan sukses dan memuaskan semua pihak.

Dari mulai Sukhoi, Pesawat ( F 16 Fighting Falcon, F 5 Tiger, Hawk MK-53 ), Helikopter, Kendaraan tempur, dan juga Tank Scorpion semua akan di mempertotonkan sebuah atraksi yang menarik. Kemeriahan HUT TNI ke-65 ini akan di rayakan di berbagai daerah seluruh Indonesia. Dimulai dari pangkalan udara Halim Perdana Kusuma, Aceh, Jawa Tengah, dan Papua.

Selain Pesawat Sukhoi, TNI juga akan menambah beberapa armada perang seperti Kapal selam, Kapal perang, Pesawat tempur, dan Tank bila semua usulan tersebut di setujui Presiden. Baru-baru ini TNI sudah membeli beberapa alat baru seperti Helikopter, Rudal Grom ( Rudal jenis SHORAD ), Rudal QW-3, Rudal C-705, dan Tank Amfibi BM-3.

Uhmm....kalau membaca dari artikel itu, sepertinya peralatan perang TNI masih itu" aja ya. Well, ini nih yang saya kurang suka. Harusnya peralatan perang harus selalu diperbaharui karena keamanan kan tidak ada yang bisa jamin. Siapa tahu kan negara" tetangga kita melanggar perbatasan. Kalo lawan pake F-22 misalnya, nah kan gak kekejar tuh kalo pake F-16. Nah...seharusnya kan DPR dan instansi terkait menaruh concern lebih ya di sini. Tiada kata lain selain anggaran TNI harus ditambah. Keadaan sekarang emang lagi aman, tapi who knows kan apa yang terjadi besok...(tapi semoga aja aman terus lah ya. Aaamiiinnn)

sebenernya gak hanya itu juga sih. Sampe sekarang saya lihat masih banyak anggota TNI yang kesejahteraannya masih kurang, Well, semoga ini juga jadi concern orang" atas ya...

last words, saya bukan tipe orang yang suka ngerayain ulang tahun sih. Tapi, sayah berharap agar TNI JAYA SELALU!
sebelum diedit, gambar diambil dari sini

mahalnya hidayah, rek

Bismillaah. Jadi ceritanya, pagi ini iseng" saya buka" fesbuk. Yahh...sekedar ngecek aja barangkali aja ada kawan yang ngepost ilmu tentang Islam. Setelah saya scroll ke bawah, ada kawan kampus yang baru saja mengaplod foto" liburannya di Kepulauan Seribu...

tertarik, saya kliklah album foto terbarunya itu. Ternyata, ia tak sendiri di sana. Di Kepulauan Seribu, kawan saya itu mengajak (atau diajak, mungkin ya) serta 6 orang kawannya. Nah yang menjadi menarik adalah ada salah satu kawan baik saya ikut dengannya ke Kepulauan Seribu. Kawan baik saya ini, sebut saja X.

Aku bertemu X di ospek kampus 4 tahun yang lalu. First impression terhadap X adalah "wah, nih orang unik bener..." Kenapa? Celananya cingkrang euy! Jaman" segitu saya selalu mentertawakan mahasiswa" di kampus yang celananya cingkrang. Aneh aja gitu keliatannya (seiring berjalannya waktu, sekarang celana saya ikutan cingkrang. Sudah tahu hukumnya sih) Saya melihat X bercelana cingkrang sampe tahun ketiga kuliah. Sangat obvious dong kalo saya menilai dia sudah expert banget ngajinya. Apalagi, terakir kali dia bilang kalo pernah ngejar kajian sampe Jogja. Wew,

tapi itu dulu...

sekarang saya melihat X sudah jauh sekali dari tampilannya yang terdahulu. Ia masih rendah hati dan tawadhu' emang, tapi kecingkrangannya udah ia tinggalkan! Duh, gak habis pikir saya. Pernah saya singgung di fesbuknya masalah ini. Ia hanya menjawab dengan smiley melet alias :p. Halah...halah....

sebenarnya gak hanya cingkrangya juga sih yang saya sorot. Sekarang ia pacaran gituh! Duh...

Semoga hidayah itu segera kembali kepadamu, kawan...
gambar diambil dari sini

Monday, 3 October 2011

tuduhan yang keji, rek

Bismillaah. Masih lanjut dari post sebelumnya nih.

jadi ceritanya, ada salah satu kawan saya di fesbuk (laki" tentunya) yang saya add as a friend karena keindahan kata" di status"nya. Kadang ia nge-post tentang ayat Al Quran, kadang juga ia nge-post tentang masalah sehari-hari dan hukumnya dalam Islam.

Belakangan, ternyata masnya ini pernah satu kajian bareng sayah di Masjid Al I'tishom, Jakarta Pusat. Kalau dilihat dari ilmunya, sepertinya sudah lama masnya ini mengenal salaf. Lucu, karena harusnya saya bisa berkenalan dengannya saat di ta'lim, bukan di dunia maya seperti di fesbuk. Tapi, gak papalah ya. Beliau masih bisa memberikan manfaat lewat status"nya.

naahhh, ternyata kegemarannya menge-post ayat" Quran dan hadits dilihat sebagai suatu pertanda buruk bagi pihak lain. Tak dinyana dan tak diduga, IA MASUK DALAM DPO TERORIS BIN!!! Hal ini ia ketahui dari keluarga calon istrinya yang punya kerabat di BIN. Busyett, saya langsung paham lah perasaan beliau. Sakit dan nyesek, pastinya. Gimana enggak? Ia dituduh teroris karena suka menge-post ayat Quran dan hadits serta tidak memajang foto di fesbuk (saya juga gak majang foto di fesbuk. Hehehe) Alasan yang sungguih konyol. Apakah BIN dan instansi terkait berpedoman seseorang teroris dan bukan berdasarkan profil fesbuknya selama ini? Halah...halah.....makin lucu aja negeriku ini.

lagipula, selama kajian, ustadz" kami di Masjid Al I'tishom, Ustadz Muhammad As Sewed, Ustadz Dzulkarnain dlsb, tidak pernah sekalipun membahas masalah meracik bom dlsb! Duh, kasian sekali beliau ini. Aku gak bisa bayangin kalo ibu beliau tahu kalo anaknya dituduh teroris (aku juga gak bisa bayangin kalo diriku dituduh teroris juga. Ngeri ah) Sakit dan hancur pasti....

semoga beliau bisa bersabar atas tuduhan keji ini...
gambar diambil dari sini

Sunday, 2 October 2011

status ustadz, rek

Bismillaah. Salah satu cara bagi sayah untuk meminimalisasi fitnah di fesbuk adalah meng-unfriend semua teman wanita sayah kecuali keluarga" saya seperti adek saya, tante" saya sampe ponakan" saya.

intinya adalah saya pilih" teman di fesbuk. Hehehe

jadi ceritanya, saya berteman dengan seorang ustadz di fesbuk. Ustadz Sofyan Chalid Ruray namanya. Saya belum pernah ketemu beliau sih. Belum pernah ikut ta'lim beliau juga. Tapi, insyaAllah, beliau adalah salah satu da'i salafi.

pada suatu hari, beliau nulis status inih...

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Situs radikal milik teroris Khawarij benar lebih berbahaya dibanding situs porno, sebab bid'ah secara umum lebih berbahaya dibanding maksiat. Pelaku maksiat umumnya tahu klu dia salah, sedang pelaku bid'ah justru meyakini kesalahan yg dia lakukan sebagai kebenaran. Demikian pula, celaan syari'at terhadap bid'ah khawarij lebih keras dibanding dosa melihat yang haram.

Semoga situs radikal pencela pemerintah semisal Ar-Rahmah* (yg tidak rahmah), Voa-Islam* (baca: Voa-Khawarij), Eramuslim* (baca: Eraikhwani) segera diblokir oleh pemerintah.

Tapi sungguh aneh kalau Pak Kiai berpendapat bahwa melihat situs porno hanya makruh, sedang Allah ta'ala telah mengharamkan atas kaum muslimin untuk mendekati perzinahan:

وَلاَ تَقْرَبُواْ الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاء سَبِيلا

"Dan janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan seburuk-buruknya jalan." [Al-Isra': 32]

Al-Imam Ibnu Katsir Asy-Syafi'i rahimahullah berkata:

يقول تعالى ناهيًا عباده عن الزنا وعن مقاربته، وهو مخالطة أسبابه ودواعيه

"Allah ta'ala berfirman, melarang hamba-hamba-Nya dari perzinahan dan perbuatan yang bisa mendekatkan kepada zina, yaitu melakukan sebab-sebab dan pengantar-pengantar zina."

Maka adakah orang yang berakal berpendapat situs porno bukan sebab atau pengantar kepada zina !?

Bahkan melihatnya sudah merupakan zina mata, ketika hati berkeinginan untuk melakukannya adalah zina hati. Nabi shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ

"Telah ditetapkan atas anak adam bagiannya dari zina, hal itu pasti tidak bisa terjadi, maka kedua mata zinanya adalah memandang, dua telinga zinanya dengan mendengar, lisan zinanya dengan ucapan, tangan zinanya dengan memegang, kaki zinanya dengan melangkah, dan hati bernafsu dan berangan-angan, dan kemaluan yang membenarkannya atau mendustakannya." [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi'i rahimahullah berkata:

مَعْنَى الْحَدِيث أَنَّ اِبْن آدَم قُدِّرَ عَلَيْهِ نَصِيب مِنْ الزِّنَا ، فَمِنْهُمْ مَنْ يَكُون زِنَاهُ حَقِيقِيًّا بِإِدْخَالِ الْفَرْج فِي الْفَرْج الْحَرَام ، وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُون زِنَاهُ مَجَازًا بِالنَّظَرِ الْحَرَام

"Makna hadits ini bahwa anak Adam telah ditakdirkan bagiannya dari zina, maka diantara manusia ada yang zinanya secara hakiki dengan memasukkan kemaluan pada kemaluan lain yang haram (bukan istrinya), dan diantara mereka ada yang zinanya majazi dengan PANDANGAN YANG HARAM." [Syarah Muslim, 16/205]

*) Tanbih: Sangat disayangkan sebagian Ikhwan bermudah-mudahan (tasaahul) dalam membuat tautan di FB terhadap situs-situs Khawarij ini, walaupun mungkin terkadang ada sebuah info menarik dan bermanfaat dari situs-situs ini, namun sungguh mudharatnya lebih besar, yaitu semakin dikenalnya situs-situs ini. Semisal dengan ini adalah apa yang terjadi baru-baru ini, seorang tokoh berpaham Khawarij ikut membantah Syaikh Idahram di status FBnya, tiba-tiba bantahannya disebarkan disertai rekomendasi terhadapnya dengan sebuah kata: "Ustadz", layaknya seorang yang dapat diambil ilmunya, padahal dia sendiri memiliki penyimpangan yang tidak kalah berat dengan Idahram. Sesungguhnya syari'at mengajarkan kita, "Menolak kemudharatan lebih didahulukan dibanding meraih suatu kemanfaatan." Wallahul Musta'an


I AM SO AGREE!!!!