Tuesday, 27 December 2011

rumah kedua, rek

Bismilaah. Pagi ini saya mengalami percakapan unik dengan Kepala kantor saya yang baru....

"Aduh! Saya lupa absen pagi!"

"Waduh, gimana ini, sering lupa absen saya..."

ternyata gak cuman saya yang sering lupa absen. Bahkan Kepala Kantor yang masih baru pun sering

Hihihi. Bagi pegawai KPPN Takengon, kantor jadi berasa rumah kedua. Jam kerja kantor emang selese jam 5 sore. Tapi, kalo kita berkunjung ke kantor jam 10 malampun, insyaAllah, ane jamin masih bisa nemuin pegawai KPPN. Ada yang nonton tivi, ada yang maen kartu, ada juga yang ngenet.

ah....KPPN Takengon emang di hati

Friday, 25 November 2011

hari baru di takengon, rek

Bismillaah. Hari ini KPPN Takengon kedatangan Kepala kantor baru. (alhamdulillaah selesai sudah rezim Pak Muslim di sini. Hihih) Pak Refenalria Azwar namanya. Orangnya gemuk. Berkumis. Ngomongnya santai. Pandangan pertama, enak beud lah orangnya.
ya sebagai pelaksana yang baik kan tentunya saya ingin mendapatkan Kepala Kantor yang baik, yang ngayomi bawahannya, yang gak suka marah", yang mau menerima nasehat dan mau memberikan nasehat dan lain" yang diinginin semua pelaksana di Indonesia deh!

insyaallah KPPN Takengon is now LEVELLED UP!
gambar diambil dari sinih

Thursday, 24 November 2011

sebuah nasehat part II, rek

Bismillaah. Pagi ini ngepost tulisan ulama ahhh. Cekibrott!!

Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
“Rukun kekufuran ada empat yaitu sombong, hasad, marah, dan syahwat.

Sifat sombong akan mencegah seseorang untuk tunduk, hasad menghalangi untuk menerima nasihat, marah akan menghalangi untuk berbuat adil, dan syahwat akan menghalangi untuk konsentrasi dalam beribadah.

Apabila hancur pondasi kesombongan akan mudah baginya untuk tunduk; apabila pondasi hasad runtuh maka akan mudah baginya menerima nasihat dan melaksanakannya. Bila pondasi marah runtuh maka akan mudah baginya untuk berbuat adil dan tawadhu’; dan bila pondasi syahwat itu hancur maka akan mudah baginya untuk bersabar, menahan diri dari maksiat serta istiqamah dalam beribadah. 

Memindahkan sebuah gunung dari tempatnya lebih ringan, gampang dan mudah dibanding menghilangkan keempat perkara ini bagi orang yang telah terkena. Terlebih bila semua telah menjadi perilaku dan tabiat yang mendarah daging. Bersamaan dengan itu, tidak akan lurus amalan apapun yang dibangun di atasnya dan amalan-amalan tersebut tidak akan dapat membersihkan dirinya.

Setiap kali dia membangun sebuah amalan, maka akan diruntuhkan oleh keempat perkara tersebut, dan segala macam penyakit bermuara darinya. Bila keempat perkara tersebut menancap di dalam hati maka akan menampilkan kebatilan sebagai kebenaran, kebenaran sebagai kebatilan, ma’ruf dalam bentuk mungkar dan mungkar dalam bentuk ma’ruf, dan dunia akan mendekatinya sedangkan akhirat akan menjauh darinya. Bila kamu meneliti kekufuran umat terdahulu (kamu akan menjumpai) semuanya bermuara dari keempat perkara tersebut. Dan besar kecilnya sebuah adzab tergantung dari besar dan kecilnya keempat sifat tersebut.

Barangsiapa membiarkan keempat rukun kekufuran tersebut pada dirinya, maka dia telah membuka pintu kejahatan pada dirinya. Dan barangsiapa menutupnya maka akan tertutup pintu-pintu kejahatan pada
dirinya. Keempat perkara di atas akan menyebabkan seseorang terhalang untuk tunduk, ikhlas, bertaubat,
menerima kebenaran, menerima nasihat dari saudaranya, dan tawadhu’ di hadapan Allah Azza Wa Jalla dan di hadapan makhluk.

Keempat sifat tersebut disebabkan kejahilan tentang Rabbnya dan kejahilan tentang dirinya. Jika dia mengetahui Allah dengan sifat-sifat-Nya yang Maha Sempurna dan Agung, serta dia mengetahui tentang dirinya yang penuh kelemahan dan serba kekurangan, niscaya dia tidak akan menyombongkan diri, tidak akan marah, dan tidak akan iri hati kepada siapapun yang telah mendapatkan anugerah dari Allah ta'ala.” (Al-Fawaid, hal. 174-175)

semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita dan terutama bagi sayah...
gambar diambil dari sinih

Wednesday, 23 November 2011

pot yang aneh, rek

Bismillaah. Hari ini mas Gofur dan pak Fandi DL ke Banda Aceh. Rekonsiliasi perihal Faktur Kiriman Uang ama sekalian ngejemput Kepala Kantor baru. Nothing usual today kecuali pagi ini saya memecahkan rekor bangun pagi dua hari berturut-turut bangun jam 7.01. Huahahaha! :hammer
yap. Gambar di atas adalah foto taneman saya sekarang. Ya, dulu, sebagaimana yang sampeyan" lihat di post sayah sebelumnya, taneman saya ini ditanem di pot yang lebih kecil dari yang sekarang ini. Hari demi hari, tuh taneman saya siram dan secara rutin saya jemur di matahari pagi. Anehnya, tuh taneman malah LAYU! Astaghfirullah. Bener" heran deh sayah

Problem ini terpecahkan pagi ini. Kemarin sore, setelah saya taruh tuh taneman di teras, tanpa sepengetahuan saya, Bang Ijal, satpam kantor, mengecek taneman saya. Dia cabut lah tuh taneman dari potnya yang unyu. Ternyata oh ternyata, kandungan pot unyu itu sebagian besar adalah akar! Tanahnya dikit banget gituh. Halah halah. Sayang saya gak ngeliat. Aneh bener. Tapi ya masuk akal juga sih. Pantes disiramin tiap hari malah layu. Ternyata gak ada tanah yang fungsinya menahan air (eh ini bener kan yak?)

sekarang taneman saya ditaruh di pot yang lebih gede. Otomatis, gak bisa lagi ditaruh di meja saya. Huhuhu. Tetep tumbuh tinggi dan besar, tanemanku!!
gambar diambil dari picplz sayah

Tuesday, 22 November 2011

07.01, rek

Bismillaah. Seperti biasa, pagi sebelum Shubuh tadi adalah pagi yang luar biasa dingin di #Takengon. Kalo mau bangun dari tempat tidur aja harus mau repot pake jaket dulu. Brrrr....dinginnya!!

setelah sholat, (seperti biasa, karena gak tahan dingin) saya tidur dulu. Sekedar rebahan aja sih. Ini alarm udah saya pasang jam 6.27 pagi jugak. Tapi, pagi ini saya BANGUN JAM 07.01!!!!!

alhamdulillah, karena kosan letaknya depan kantor pas, saya langsung loncat dari tempat tidur dengan wajah baru bangun tidur, loncat ke sepeda, lalu langsung absen finger-key. Gak lucu banget deh kalo pegawai yang kosannya depan kantor kena TL 1.

hehehe. Inilah untungnya jadi pegawai di daerah. Workloadnya kecil dan santaiiiii. Gak kayak di Jakarta lah pokoke. Begitu absen, saya mandi jam 07.15 dan nyampe kantor jam setengah delapan lewat. Ndilalah, kantor masih sepi ternyata. Hihihi


ini #Takengon, bung!
gambar diambil dari sini

Monday, 21 November 2011

nasehat untuk diri sendiri part I, rek

Bismillaah. Di pagi yang cerah di Hari Senin ini saya mendapati suatu hal yang GASWAT BUNGUDH!! Sebagian besar hafalan saya ilang!! Alamakjangg!! Tapi, begitu saya buka imel, saya mendapati inbox saya berisi suatu imel yang berhubungan dengan masalah hafal menghafal ini... Mestakung banget dah. CEKIBROTT!!

Sungguh menghafal Al Qur’an memiliki keutamaan yang luar biasa. Lembaran ini berisi uraian singkat mengenai keutamaan menghafal Al Qur’an dan kiat utama untuk menghafalkannya. Moga semakin menyemangati para remaja muslim sekalian.

Keutamaan Penghafal Al Qur’an

Orang yang menghafal Al Qur’an akan mudah mendapatkan syafa’at di hari kiamat kelak. Dari Abu Umamah Al Bahiliy, (beliau berkata), “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ
“Bacalah Al Qur’an karena Al Qur’an akan datang pada hari kiamat nanti sebagai syafi’ (pemberi syafa’at) bagi yang membacanya.” (HR. Muslim no. 1910)
Di akhirat, hafalannya akan menolong dirinya untuk menggapai derajat mulia. Dari Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ اقْرَأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَمَا كُنْتَ تُرَتِّلُ فِى الدُّنْيَا فَإِنَّ مَنْزِلَكَ عِنْدَ آخِرِ آيَةٍ تَقْرَؤُهَا


“Dikatakan kepada orang yang membaca (menghafalkan) Al Qur’an nanti : ‘Bacalah dan naiklah serta tartillah sebagaimana engkau di dunia mentartilnya. Karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca (hafal).” (HR. Abu Daud no. 1464 dan Tirmidzi no. 2914, shahih kata Syaikh Al Albani). Yang dimaksudkan dengan ‘membaca’ dalam hadits ini adalah menghafalkan Al Qur’an. Perhatikanlah perkataan Syaikh Al Albani berikut dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 2440:

“Ketahuilah bahwa yang dimaksudkan dengan shohibul qur’an (orang yang membaca Al Qur’an) di sini adalah orang yang menghafalkannya dari hati sanubari. Sebagaimana hal ini ditafsirkan berdasarkan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lain, ‘Suatu kaum akan dipimpin oleh orang yang paling menghafal Kitabullah (Al Qur’an).’

Kedudukan yang bertingkat-tingkat di surga nanti tergantung dari banyaknya hafalan seseorang di dunia dan bukan tergantung pada banyak bacaannya saat ini, sebagaimana hal ini banyak disalahpahami banyak orang. Inilah keutamaan yang nampak bagi seorang yang menghafalkan Al Qur’an, namun dengan syarat hal ini dilakukan untuk mengharap wajah Allah semata dan bukan untuk mengharapkan dunia, dirham dan dinar. Ingatlah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,

أَكْثَرَ مُنَافِقِي أُمَّتِي قُرَّاؤُهَا


“Kebanyakan orang munafik di tengah-tengah umatku adalah qurro’uha (yang menghafalkan Al Qur’an dengan niat yang jelek).” (HR. Ahmad, sanadnya hasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth).” [Makna qurro’uha di sini adalah salah satu makna yang disebutkan oleh Al Manawi dalam Faidhul Qodir Syarh Al Jami’ Ash Shogir, 2: 102 (Asy Syamilah)]

Tidakkah kita ingin mendapatkan kedudukan mulia di sisi Allah? Moga dengan modal ikhlas dan menjauhi maksiat, kita dimudahkan untuk menghafalkan Al Qur’an.

Modal Utama: Ikhlas dan Jauhi Maksiat

Jadikanlah niat dan tujuan menghafal Al Qur’an untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Janganlah tujuan kita menghafal Al Qur’an untuk meraih kedudukan di tengah-tengah manusiam, meraup keuntungan dunia, upah atau hadiah. Ikhlas dan ikhlas-lah dalam menghafalnya. Karena ingatlah Allah tidak menerima sedikit pun dari amalan yang tidak ikhlas, yang tercampur kesyirikan di dalamnya. Allah tidak mau diduakan dalam ibadah, termasuk dalam menghafal kalam-Nya. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dan (menjalankan) agama dengan lurus.” (QS. Al Bayyinah: 5).

Kemudian, modal yang utama lagi bagi penghafal qur’an adalah ia harus menjauhi maksiat. Maka ia tidak hobi mendengar musik, menjauhi pacaran dan pantangan maksiat lainnya. Karena itu tentu saja akan mengganggu hafalannya. Allah Ta’ala berfirman,

كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” (QS. Al Muthoffifin: 14) Mujahid rahimahullah mengatakan, “Hati itu seperti telapak tangan. Awalnya ia dalam keadaan terbuka dan jika berbuat dosa, maka telapak tangan tersebut akan tergenggam. Jika berbuat dosa, maka jari-jemari perlahan-lahan akan menutup telapak tangan tersebut. Jika ia berbuat dosa lagi, maka jari lainnya akan menutup telapak tangan tadi. Akhirnya seluruh telapak tangan tadi tertutupi oleh jari-jemari.” (Fathul Qodir, Asy Syaukani, Mawqi’ At Tafasir, 7: 442). Jika hati semakin kelam, maka akan sulit melakukan ketaatan, sulit menghafal dan melekatkan Al Qur’an pada hati.

Imam Syafi’i berkata,


شَكَوْت إلَى وَكِيعٍ سُوءَ حِفْظِي فَأَرْشَدَنِي إلَى تَرْكِ الْمَعَاصِي وَأَخْبَرَنِي بِأَنَّ الْعِلْمَ نُورٌ وَنُورُ اللَّهِ لَا يُهْدَى لِعَاصِي


“Aku pernah mengadukan kepada Waki’ tentang jeleknya hafalanku. Lalu beliau menunjukiku untuk meninggalkan maksiat. Beliau memberitahukan padaku bahwa ilmu adalah cahaya dan cahaya Allah tidaklah mungkin diberikan pada ahli maksiat.” (I’anatuth Tholibin, 2: 190). Ingat sekali lagi bahaya maksiat dan dosa bagi penghafal Al Qur’an. Ini pantangan berat yang mesti dijauhi. Semoga dengan taufik Allah, kita bisa menghindari maksiat dan berbagai macam dosa.

Rajin Mengulang Hafalan

Ini juga adalah modal yang amat utama. Bukanlah yang paling urgent, kita rajin menambah hafalan. Yang lebih penting adalah mengulang dan terus mengulang setiap hari. Oleh karena itu, para ulama memberi kiat agar kita bisa menambah diikuti dengan mengulang (muroja’ah) hafalan. Karena jika kita hanya rajin menambah, hafalan terdahulu bisa cepat hilang. Itulah jadi sebab mengapa para penghafal Al Qur’an jadi putus di tengah jalan.

Dari Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّمَا مَثَلُ صَاحِبِ الْقُرْآنِ كَمَثَلِ الإِبِلِ الْمُعَقَّلَةِ إِنْ عَاهَدَ عَلَيْهَا أَمْسَكَهَا وَإِنْ أَطْلَقَهَا ذَهَبَتْ
“Sesungguhnya orang yang menghafalkan Al Qur’an adalah bagaikan unta yang diikat. Jika diikat, unta itu tidak akan lari. Dan apabila dibiarkan tanpa diikat, maka dia akan pergi.” (HR. Bukhari no. 5031 dan Muslim no. 789).

Dalam riwayat Muslim yang lain terdapat tambahan,
وَإِذَا قَامَ صَاحِبُ الْقُرْآنِ فَقَرَأَهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ ذَكَرَهُ وَإِذَا لَمْ يَقُمْ بِهِ نَسِيَهُ
“Apabila orang yang menghafal Al Qur’an membacanya di waktu malam dan siang hari, dia akan mengingatnya. Namun jika dia tidak melakukan demikian, maka dia akan lupa.” (HR. Muslim no. 789)


Adapun cara menghafal Qur’an secara lebih detail akan kami tampilkan di bahasan lainnya, insya Allah.

Moga Allah memudahkan kita untuk menjadi ahli Al Qur’an. Wallahu waliyyut taufiq.

@ Sabic Lab, Riyadh KSA, 23 Dzulhijjah 1432 H

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
artikel diambil dari sini dan gambar diambil dari sini

Saturday, 19 November 2011

sk yang ditunggu-tunggu, rek

Bismillaah. Adalah suatu hal yang wajar di instansi saya bahwa masa kerja seorang Kepala Kantor atau eselon III di suatu daerah adalah paling lama 2 tahun. Masalahnya, Kepala Kantor saya di Takengon ini udah 2 tahun dinas di sini. Aneh kan?

setelah sekian lama menunggu, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga nih

well, sebagai pelaksana yang baik, saya hanya bisa mengucapkeun

SELAMAT JALAN, PAK M. MUSLIM! SEMOGA SUKSES DI KANWIL PALEMBANG!!

dan juga saya mau mengucapkeun

SELAMAT DATANG, PAK REFENALRIA AZWAR!! KPPN TAKENGON BERGEMBIRA MENYAMBUT ANDA!!

dah itu aja ah
gambar diambil dari picplz sayah

Thursday, 17 November 2011

dua kompi dua dunia, rek

Bismilaah. Hari ini Mas Gofur cuti. Sampe dengan hari Senin, saya bakal jadi single fighter di seksi saya. Well, saya sih OK" aja ya. Mengingat di awal" bekerja saya sudah sering seperti ini. Sedikit" saya ini bisa jadi mirip Ibu saya yang suka mengerjakan sesuatunya sendiri selagi mampu. Hihihi

karena saya single fighter, saya jadi bisa memakai kompi beliau (yang dulunya milik saya. Well, Mas Gofur ini pangkatnya lebih tinggi sih. IIIa. Jadi sungkan saya kalo saya mau bersikukuh pake kompi canggih ini....)

well, untuk melihat perbedaan antara kompi canggih milik Mas Gofur (yang dulunya milik saya *teteup*) dan kompi saya sekarang, lihat gambar di bawah inih



yang di sebelah kanan itu komputer bobrok (yang anehnya masih dipertahankan kantor sayah) milik sayah sekarang

see the difference already?
gambar diambil dari sini dan dari picplz saya

Wednesday, 16 November 2011

horee, picplz gak diblok, rek

Bismilaah. Ada dua macam komputer di kantor saya. Yang bisa WiFi dan gak bisa WiFi. Yang bisa konek WiFi sih enak. Bisa langsung konek ke koneksi Speedy punya kantor yang kecepatannya ruarrr biasaaa (walau Speedy ini ada di kota terpencil macam #Takengon, tapi kecepatannya boleh diadu ama Surabaya)

salah satu yang dapat komputer gak bisa WiFi itu sayah. Alhasil, kalo mau konek ke internet, harus konek ke proxy punyanya Pusintek (yang ngurusin ITnya Kementerian Keuangan. Letaknya di Jakarta. Gak buka cabang) Proxy Pusintek ini ngegemesin bungudh deh pokoknya. Link download diblok, facebook diblok, sampe imdb pun ikut"an diblok. Ngeblog via proxy Pusintek pun sempet dibikin stres juga karena selama ini ngambil gambar dari blognya orang. Padahal, saya punya kamera hape yang mumpuni.

Semuanya teratasi akhirnya dengan adanya picplz. Picplz ini semacam instagram buat Android gituh. Yaweis selama ini saya ambil gambar via kamera trus saya aplod ke picplz trus saya save as ke komputer baru diaplod ke Blogger (iya. Jadi malah ribet ya bok. Habis ini picplz gak bisa konek ke Blogger sih)

oh iya, nih linknya kalo mau ngunjungin profil saya di picplz

Tuesday, 15 November 2011

cenut-cenut, rek

Bismillaah. Sungguh sekarang saya rasakan bahwa nikmat makan itu sungguh enak ya....setelah saya merasakan SAKIT GIGI. Aduhmak...cenut" rasanya
sebenernya sakit ini udah saya rasain sejak setelah Idul Fitri kemarin. Hanya saya, satu"nya praktek dokter gigi yang saya ketahui di kota ini, tutup. Ya sudah, saya biarin aja dan ternyata ilang beneran tuh nyerinya.

Ndilalah, kambuh lagi Ahad kemarin. Cenut" rasanya. Sepanjang Senin, saya jadi gak nafsu makan. Ndilalahhh, tuh praktek dokter tutup lagi dan baru buka hari Selasa. Repot deh kalo di #Takengon terjadi monopoli dokter gigi. (iya, aneh rasanya memakai tiga ndilalah dalam 2 paragraf...)

Uuuu....aku pengen makan uuu.....

berita terakhir dari Bang Jaya, ternyata di #Takengon ada TIGA DOKTER GIGI! Telat jenderallll!!!
gambar diambil dari sini

Monday, 14 November 2011

cuti, rek

Bismilaah. Pagi ini masih seperti pagi yang biasanya. Diriku masih setia menunggu kapan SK Mutasi untuk eselon III keluar. Hehehe. Habisnya masa jabatan Kepala Kantor saya yang sekarang ini aneh sih. Harusnya masa jabatan seorang Kepala KPPN di daerah itu tidak lebih dari dua tahun. Lah ini...udah dua tahun lebih. Aneh bungudh kan... Yah didoakan yang terbaik aja kali ya. Diikhlasin supaya cepet pindahnya. Hihihi

well, pagi" ginih, saya disodorin Mas Gofur, partner baru saya di Seksi Bank/Giro Pos, permohonon cuti beliau. Rencananya beliau mau ambil cuti selama tiga hari. Lah saya malah mikir, ini DIRIKU KAPAN BISA AMBIL CUTI?!?!?!?

telah genap setahun sudah saya bekerja di Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan.....sebagai CPNS. Well, syarat" sebagai PNS sih sudah saya lewatin ya. Udah lulus Ujian Diklat Prajabatan inih. Harusnya, bagi seorang CPNS, setelah setahun bekerja, bisa ngambil cuti loh!

maaf nih kalau aku ngebet cuti. Kan Idul Fitri ama Idul Adha kemarin saya habiskan di #Takengon, kakak.... #curhat

ah yang penting tiket buat Lebaran taun depan udah saya booking. Hehehe. Tebak" buah manggis sih. Saya pesen tiket tanggal 18 Agustus 2012. Sing penting bisa pulang dulu. Mumpung murah euy
gambar diambil dari sini

Friday, 11 November 2011

sebuah contoh, rek

Bismilaah. Pagi yang (kata orang) istimewa (tapi, saya gak ngerasain istimewa"nya) karena hari ini tanggalnya cantik, 11-11-11. Kalo saya lihat di tivi sih banyak nikah ya hari ini. Salah satunya Ustadz Solmed (halah membicarakan beliau rasanya jadi males)

Well, lagi dan lagi, kalau lagi gak ada ide buat ngeblog gini, temlen.....fesbuk (bukan twitter) jadi pelarian saya. Dan seperti biasa, lagi" ada status ajaib macam berikut.

Orang" sholeh terdahulu...mereka MALU bila amalan sholeh mereka diketahui orang lain.... Sembunyi" ketika beramal agar ikhlas dan tidak terkotori riya' dan sum'ah.... Padahal ilmu mereka seluas samudra... Amal sholeh mereka tak terhitung jumlahnya...


lha kalo kita?!? Ilmu agamanya pas"an.... Pengajian kadang datang kadang tidak... Banyak tidaknya... Amal sholeh juga males"an... Eee ketika diberi kemudahan bisa beramal sholeh langsung update status/twitter... Hadeeh gimana mau ikhlas coba?

Kalo status di atas bisa muat di twitter, wah, bakal aku ritwit trus kasih +111111 deh!

Hihihi


I DO AGREE AND NO COMMENTS FURTHER...
gambar diambil dari sini

Thursday, 10 November 2011

sebuah tamparan bagi diri sendiri part I, rek

Bismilaah. Gak ada yang spesial di kantor hari ini. Palingan Pak Kepala yang lagi" DL. Jadilah, perhatian saya arahkan ke status google+ kawan"
Well, saya nemu status ajaib macam berikut inih

"Anehnya banyak di antara pemuda muslim yang mengingkari wanita-wanita berpakaian ketat atau sempit karena membentuk bodinya sementara mereka sendiri lupa akan diri mereka. Mereka sendiri terjatuh pada hal yang diingkari, sebab tidak ada perbedaan antara wanita yang berpakaian sempit dan membentuk tubuhnya dengan pria yang memakai celana pantalon yang juga membentuk pantatnya. Pantat pria dan pantat wanita keduanya sama-sama aurat. Karena itu wajib bagi para pemuda untuk segera menyadari musibah yang telah melanda mereka kecuali orang yang dipelihara Allah, namun mereka sedikit".

melihat tivi sekarang itu rasanya sedih sekali. Model kerudung sekarang jadi macem". Ada seorang wanita yang bakal diperistri oleh (yang katanya) ustadz tapi model berpakaiannya ketat beudh. Iya sih. Beliau berkerudung. Tapi, kok kesannya yang ditutupi itu rambutnya doang ya. Padahal kan seluruh tubuh wanita itu aurat, kecuali wajah dan telapak tangan kan. Plis, CMIIW.

dulu, saya selalu gimanaaa gitu kalo ngeliat perempuan yang (mungkin gak sengaja, mungkin juga sengaja) buka aurat di jalan. Tapi....setelah baca status teman saya di atas, saya jadi introspeksi diri. Celana" panjang yang saya pakai buat ke kantor ternyata masih membentuk pantat (walau gak nge-press sih) Status itu rasanya menghunjam ke dalam diri saya dan bilang, "Lo tuh selama ini juga salah, dead! Ngaca dongs!!!"

sejak saat itu, saya membawa gamis ke kantor. Dan kalau saya nemu celana yang cocok, insyaallah akan saya buang celana yang saya lama dan akan saya ganti dengan yang agak longgaran. Demikian

semoga kita termasuk ke dalam golongan hambaNya yang istiqomah di jalanNya... Aamiiinnn
gambar diambil dari sini

Wednesday, 9 November 2011

sebuah nasehat part I, rek

Bismilaah. Menjelang sosialisasi menghadapi akhir tahun yang diadakan Sabtu ini, kawan" kerja saya lagi sibuk bikin slide. Yang membuat saya terheran-heran adalah mereka membikin slide kayak bikin makalah gituh. Menaruh penjelasan sebanyak-banyaknya dalam satu slide. Padahal, inti powerpoint kan menaruh kata sesedikit mungkin di slide untuk dijelaskan sebanyak mungkin lewat kata" yang kita punya kan...

Begitulah Indonesia. Saya kadang" juga heran siapa sebenarnya yang memulai tren ini. Hihihi

Daripada bengong, mending saya mosting salah satu status temen fesbuk saya saja ahh. Cekibrot!!

Perhatikanlah nasehat berikuts!
Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan dalam kitab Al-Bada’iul Fawaaid di akhir juz kedua:

“Sesungguhnya SETAN mengajak manusia kepada 6 perkara. Ia baru melangkah kepada perkara kedua bila perkara pertama tidak berhasil dilakukannya".

WASPADALAH !!

1. Mengajaknya berbuat syirik & kekufuran. Jika hal ini berhasil dilakukannya berarti setan telah menang dan tidak sibuk lagi dengannya.

2. Jika tidak berhasil, setan akan mengajaknya berbuat bid’ah. Jika sudah terjerumus ke dalamnya, maka setan akan membuat bid’ah itu indah di matanya hingga dia rela dan setan pun membuatnya puas dengan bid’ah itu.

3. Jika tidak berhasil juga, setan akan menjerumuskan-nya ke dalam dosa" besar.

4. Jika tidak berhasil, setan akan menjerumuskannya ke dalam dosa" kecil.

5. Jika ternyata tidak berhasil juga, setan akan menyibukkannya dengan perkara" mubah hingga ia lupa beribadah.

6. Jika tidak mempan juga, setan akan membuainya dengan perkara" kurang penting hingga ia abaikan perkara" terpenting.

• Jika gagal juga, maka setan akan melakukan tipu daya terakhir, jarang orang yg selamat darinya hingga para Nabi dan Rasul sekalipun. Yaitu mengerahkan bala tentaranya dari jenis manusia untuk menyerang orang" yang berpegang teguh dengan agamanya.

sekian....
gambar diambil dari sini

Tuesday, 8 November 2011

rise of the planet of the apes, rek

Bismillaah. Hal yang paling menyenangkan dari kerja di kantor daerah adalah volume kerja yang sedikit. Hal yang manaaa jauh berbeda dari Jakarta yang volume kerjanya gila"an. Yaiyalah, kerjanya mantau ama mikirin kerjaan orang daerah sih. Hehehe.

well, inti postingan ini sebenarnya dikit aja sih. Kemarin lihat di ganool.com kalau Rise of The Planet of The Apes udah muncul versi Bluraynya. Langsung lah kami donlod. Rencananya sih pengen saya liat ntar malem. Tapi, ngelihat kantor yang dua hari ini sepi" aja (secara di Aceh kalo Idul Adha liburnya sampe tiga hari) akhirnya saya tonton deh di kantor. Hehehe

have a nice day people!!!
gambar diambil dari sini

Monday, 7 November 2011

sunnah saat sholat ied, rek

Bismillaah. Seperti biasa, lebaran haji untuk yang kesekian kalinya saya habiskan di rantau. Setelah sebelumnya di Jakarta, sekarang saya habiskan di pedalaman Aceh. Overall, tata cara sholat Ied di sini hampir sama sih seperti di Surabaya maupun Jakarta. Bedanya, di sini, sebelum mulai sholat ada pidato dulu dari keuchik (Kepala Kampung) sama pengumpulan sedekah yang dikumpulkan oleh orang (bukan kotak amal. Formatnya, satu orang satu shaf. Selagi berjalan melewati jamaah, mereka mengumpulkan duit via sajadah)
begitulah sholat Ied di Takengon. Istimewa!

omong" sholat Ied, gak sengaja saya membaca salah satu status ustadz kami, Ustadz Sofyan Chalid Ruray (segera di-add gih facebooknya!), yang berhubungan dengan sholat Ied. Cekibrot!!!


Alhamdulillah. Berbagai faidah dalam safar, ana lagi ditemani sebuah buku fikih dua hari raya yang sangat bagus berjudul AL-JAMI' LI AHKAAMIL 'IEDAIN MINAL KITAB WAS SUNNAH WA AQWAALIL AIMMAH karya Syaikh Abu Abdillah Zayid bin Hasa bin SHalih Al-Washobi hafizhahullah (murid Syaikh Muqbil rahimahullah) terbitan Maktabah 'Ibdadur Rahman Mesir)


Ini adalah salah satu kitab terbaik dalam masalah dua hari raya. Kelebihannya adalah pembahasannnya rinci, mencakup dalil-dalil Al Qur'an dan As Sunnah serta keterangan ulama dari seluruh madzab disertai tarjih pendapat yang kuat, dan yang istimewa adalah penelitian keshahihan hadits yang sangat kuat dan masaailnya asngat banyak (Akan tetapi sebagaimana kitab yang lain, Allah Ta'ala tidak menjamin satupun kitab terlepas dari kesalahan kecuali kitabNya: Al Qur'an)


Beberapa faidah tarjih pendapat yang kuat, hadiah bagi para khatib besok (idul adha, mencakup idul fitri juga):


1. Pendapat yang benar khutbah iedul fitri dan adha di musholla (lapangan) tanpa menggunakan mimbar


2. Tidak ada takbir di awal, pertengahan dan akhir khutbah 'ied, tapi hendaklah dimulai dengan hamdalah.


3. Khutbah 'ied hanya satu khutbah, tidak ada khutbah kedua dan tidak ada pula duduk antara dua khutbah, jadi berbeda dengan khutbah jum'at


Tiga permasalahan di atas alasannya satu. Tidak ada satu hadits yang shahih lagi sharih (tegas) menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam khutbah 'ied di mimbar; dengan membaca takbir; dan dengan dua khutbah.


Beliau menyebutkan satu per satu haditsnya disertai takhrij ilmiah, semuanya DHA'IF. Wallahu a'lam.
ah, tadz. Status" sampeyan hampir selalu menyinggung masalah umat. Semoga Allah Azza Wa Jalla selalu merahmati keluarga sampeyan...
gambar diambil dari sini

Saturday, 5 November 2011

amalan-amalan ringan, rek

Bismilaah. Hari ini ada sosialisasi dari Kanwil Aceh di kantor. Sayup" suara beliau" yang lagi sosialisasi di aula kantor terdengar sampai meja kerja sayah. Well, sembari mendengarkan, gak sengaja pagi" ginih saya nemuh artikel yang bikin adem. Yuk dah sedooottt!!!
Oleh: Ammi Nur Baits

Alhamdulillah washshalatu wassalaamu ‘ala Rasulillah. Kaum muslilmin yang dirahmati Allah, diantara yang diajarkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam pada kita adalah rutin mengamalkan amalan shalih meskipun amalan itu sedikit dan ringan, atau bahkan dipandang remeh oleh sebagian orang. Namun ternyata tanpa kita sangka, ternyata amalan tersebut mengandung pahala yang besar.

Berikut adalah beberapa amalan yang mudah dan ringan untuk dilakukan, namun besar pahalanya, berdasarkan hadits yang shahih:


Pertama, membaca : subhaanallaahi wa bihamdihi subhaanallaahil ‘adzim

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada dua kalimat yang dicintai oleh Allah, ringan di lisan, dan berat ditimbangan: (yaitu bacaan) subhaanallaahi wa bihamdihi subhaanallaahil ‘adzim [Mahasuci Allah dan dengan memujiNya, Mahasuci Allah Yang Mahaagung]” (HR. Al Bukhari)

Kedua, wudhu dengan sempurna dan membaca do’a, sebagaimana hadits berikut:

Dari Umar bin Khattab, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang berwudhu dengan sempurna, kemudian selesai wudlu dia membaca: asyhadu allaa ilaha illallah wa anna muhammadan abdullahi wa rasuuluh [aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan bahwasanya Muhammad adalah hamba Allah dan RasulNya], maka akan dibukakan untuknya pintu surga yang jumlahnya delapan, dan dia boleh masuk dari pintu mana saja yang dia sukai.” (HR. Muslim)


Ketiga, menghadiri shalat jumat di awal waktu, dengan memperhatikan adabnya.

Dari Aus bin Aus Ats Tsaqafi, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang membasuh (kepalanya) dan mencuci (seluruh tubuhnya) di hari jum’at (mandi besar, ed.), lalu berangkat ke masjid pagi-pagi, dan dia mendapatkan khutbah dari awal, dia berjalan dan tidak naik kendaraan, dia mendekat ke khatib, konsentrasi mendengarkan khutbah dan tidak berbicara maka setiap langkahnya (dinilai) sebagaimana pahala puasa dan shalat malam selama setahun.” (HR. Abu Dawud, At tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan dinilai shahih oleh Al Albani)

Abu Zur’ah mengatakan: “Saya tidak pernah menjumpai satu hadits yang menceritakan pahala yang besar dengan amal yang sedikit yang lebih shahih dari hadits ini.”

Keempat, shalat dhuha dua rakaat

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Setiap ruas tulang kalian wajib disedekahi, setiap tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir bernilai sedekah, amar ma’ruf nahi munkar bernilai sedekah, dan semua kewajiban sedekah itu bisa ditutupi dengan dua rakaat shalat dhuha.” (HR. Muslim & Abu Dawud)

Kelima, berdzikir di masjid setelah shubuh.

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian tetap duduk di masjid sampai terbit matahari, kemudian shalat dua rakaat maka dia mendapat pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna.” (HR. At Tirmidzi dan dinilai hasan oleh Al Albani)

Keenam, membaca Al Qur’an.

Dari Abdullah bin Mas’ud, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al Qur’an maka dia mendapat satu pahala kebaikan. Dan setiap satu pahala itu dilipatkan menjadi 10 kali….” (HR. At Tirmidzi, At Thabrani dan dinilai shahih oleh Al Albani)

Ketujuh, membaca dzikir ketika masuk pasar atau tempat keramaian.

Dari Abdillah bin Amr bin ‘Ash, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang masuk pasar kemudian dia membaca: laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiit wa huwa hayyun laa yamuutu, biyadihil khair, wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir [tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah tiada sekutu bagiNya, milikNyalah seluruh kerajaan. Dan milikNyalah seluruh pujian, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Mahahidup dan tidak mati, di TanganNyalah segala kebaikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu] maka Allah catat untuknya sejuta kebaikan, Allah hapuskan sejuta kesalahan, dan Allah angkat untuknya satu juta derajat.” (HR. At Tirmidzi, Al Hakim, Ad Darimi dan dinilai hasan oleh Al Albani)

Kedelapan, shalat berjama’ah di masjid.

Dari Abu Umamah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang keluar dalam keadaan suci, menuju masjid untuk melaksanakan shalat jama’ah maka pahalanya seperti pahala seperti orang yang sedang haji dalam keadaan ihram.” (HR. Abu Dawud dan dinilai hasan oleh Al Albani)

Kesembilan, berdzikir ketika terbangun dari tidur (nglilir -bhs. jawa)

Dari Ubadah bin Shamit, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang terbangun (nglilir) ketika tidur malam kemudian dia membaca: laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir. Alhamdulillah, wa subhanallah, wa laa ilaha illallah wallahu akbar wa laa haula wa laa quwwata illa billah [tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata tiada sekutu bagiNya, milikNyalah seluruh kerajaan, milkNyalah segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Segala puji milik Allah, Mahasuci Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, Allah Mahabesar. Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah] kemudian dia beristighfar atau berdo’a maka akan dikabulkan. Jika dia berwudhu kemudian shalat dua rakaat maka shalatnya diterima.” (HR. Bukhari & Abu Dawud)

Kesepuluh, Shalat sunnah dua rakaat sebelum subuh.

Dari ‘Aisyah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Dua rakaat sebelum subuh lebih baik dari pada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim)


Kesebelas, membaca shalawat.

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca shalawat untukku sekali, maka Allah akan memberikan shalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)

Dalam riwayat lain: “Barangsiapa yang membaca shalawat untukku sekali, maka Allah akan memberikan shalawat kepadanya sepuluh kali, dihapuskan sepuluh kesalahan, dan diangkat sepuluh derajat.” (HR. An Nasa’i, shahih)

Kedua-belas, menjawab adzan dan membaca do’a setelah adzan.

Dari Jabir bin Abdillah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang mendengarkan adzan kemudian dia membaca do’a: Allahumma rabba hadzihid da’watittammah washshalatil qa’imah, ati muhammadanil wasilata wal fadhilah wab’ats-hu maqamam mahmudanilladzi wa’adtahu [Ya Allah, Rabb pemilik panggilan yang sempurna dan shalat wajib yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah dan fadhilah. Bangkitkanlah beliau ke tempat terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya.] maka dia berhak mendapat syafaatku pada hari kiamat.” (HR. Bukhari)

Ketiga-belas, membaca dzikir setiap pagi dan sore. Diantara dzikir yang disyariatkan adalah membaca : ‘subahanallah wa bihamdihi‘’

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa di waktu pagi dan sore membaca: ‘subahanallah wa bihamdihi‘ seratus kali maka tidak ada seorang pun yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala yang lebih baik dari pahala yang dia bawa, kecuali orang yang membaca seperti yang dia baca atau lebih banyak.” (HR. Muslim)

Keempat-belas, mengajak orang lain untuk melakukan kebaikan

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang mengajak kepada kebaikan maka dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Dan barangsiapa yang mengajak orang lain untuk melakukan kesesatan dan maksiat maka dia mendapat dosa sebagaimana dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.” (HR. Muslim)

Kelima-belas, rajin beristighfar.

Dari Ibn Abbas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang rajin beristighfar maka Allah akan berikan jalan keluar setiap ada kesulitan, Allah berikan penyelesaian setiap mengalami masalah, dan Allah berikan rizki yang tidak disangka-sangka.” (HR. Abu Dawud, hasan lighairihi)

Selamat mengamalkan...
artikel diambil dari sini dan gambar dari sini

Thursday, 3 November 2011

lagi riweuh, rek

Bismillaah. Kalo dilihat-lihat, anak muda sekarang sering bilang, "Bentar, nyet, kerjaan gw lagi hectic nih." atau "Bentar yak, kantor lagi hectic nih mau kedatangan kepala kantor baru."
padahal kalo anak muda sekarang mau memperhatikan budaya, sepertinya terdengar lebih keren kalau hecticnya diganti kata riweuh. Hihihi.

jadi ceritanya, pak kepala seksi saya mau ada tugas ke Bandung hari Selasa minggu depan (AAKKKK!!! PENGENNN!!!! Sayang, terbentur birokrasi... Surat Tugasnya buat Kepala Seksi doang sih) Sebelumnya, di Hari Seninnya, beliau sudah minta izin untuk pulang ke Palembang. Berlebaran di sana.

hiks...
jadi inget, Lebaran kemarin saya gak pulang. Dengan ini, saya menoreh rekor baru nih. Dua Lebaran berturut-turut gak pulang...

TIKET TAKENGON-MEDAN, Y U NO CHEAP?????


terus riweuhnya apa, dead?
oh iya jadi lupa. Hehehe. Curcol sih.

jadi, karena kepala seksi saya mau ke Bandung dan kebetulan bahan yang dibawa lumayan banyak, jadilah pelaksana" seperti saya ini yang disuruh nyiapin. Berasa pion di polisi nih. Anak buah disuruh maju duluan. Haheuheuhu

kalo tokoh di film 300 bilang, "THIS IS SPARTA!!!"

maka saya mau bilang
"THIS IS BUREAUCRACY!!!!"
gambar diambil dari sini

Wednesday, 2 November 2011

racun cinta, rek

Bismilaah. Pagi ini, seperti biasa, hujan di #Takengon. Err, maksud saya, saya lagi men-sweeping temlen twitter ketika kawan saya yang menurut saya cantik tapi sudah punya pacar meng-RT suatu twit dari @PastorGilbertL

Cemburu, kayanya bukan bumbu cinta, menurut saya justru racunnya cinta, jgn saling mencemburui dong

ckckck. Miris sekali bacanya. Saya jadi mikir. Terlepas dari kawan saya dan orang yang twitnya diRT kawan saya ini yang emang non-Muslim, apakah rasa cemburu benar" telah padam dari semua orang di negeri ini??

OK. Kalimat terakhir di atas memang sedikit agak lebay. But, seriously, apa benar rasa cemburu telah padam???

Padahal, cemburu merupakan sifat dasar yang dimiliki manusia terutama wanita. Kecemburuan merupakan suatu hal yang pasti terjadi, bahkan terjadi di rumah tangga Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa salam. Diantara kisah tersebut antara lain:

1. Kecemburuan Aisyah terhadap Khadijah
Aisyah cemburu terhadap Khadijah walaupun mereka tidak pernah bertemu. Hal ini dikarenakan Rasulullah sering menyebut-nyebut kebaikan Khadijah, dan Rasulullah mendapatkan keturunan dari beliau. Aisyah berkata, “Bukankah Allah telah menggantikan dengan wanita yang lebih baik?”, dijawab oleh Rasulullah, “Tidak, Allah tidak menggantikannya dengan wanita yang lebih baik.”

Rasa cemburu harus dilandasi dengan ilmu atau hanya akan membawa petaka, diantaranya melakukan hal-hal yang melanggar perintah agama:
a. Sihir untuk memisahkan pasangan suami-istri
b. Kelakuan yang jelek
c. Mengadu domba

2. Kecemburuan Aisyah saat Rasulullah mendapatkan hadiah dari istri beliau yang lain
Seorang suami juga harus berlandaskan ilmu ketika menyikapi rasa cemburu dari istrinya. Dicontohkan ketika ada seorang pelayan yang diutus oleh salah seorang istri Rasulullah yang membawa makanan saat beliau ada di rumah Aisyah, kemudian Aisyah memukul tangan pembantu tersebut sehingga jatuh dan pecahlah piring makanan hadiah tersebut. Tapi Rasulullah tidak marah, tetapi membimbingnya dengan ilmu dan kesabaran. Rasulullah berkata, “Telah cemburu ibu kalian”, kemudian Rasulullah mengumpulkan pecahan piring dan diganti dengan piring yang lain.

3. Kecemburuan istri Rasulullah ketika beliau menikah dengan Shafiyah
Ketika Rasulullah menikah dengan Shafiyah binti Huyai timbul kecemburuan dalam diri Hafshah dan berkata, “Dia adalah anak Yahudi”, hal ini terdengar oleh Shafiyah yang membuatnya bersedih dan menangis. Kemudian dihibur oleh Rasulullah dengan mengatakan, “Ketahuilah bahwa engkau adalah keturunan seorang nabi, pamanmu adalah seorang nabi, dan engkau sekarang berada di bawah naungan seorang nabi. Wahai Hafshah, bertakwalah kepada Allah”.

dan masih buanyak lagiii!!!

cemburu itu fitrah cyyiiinnn!!! Kalo rasa cemburu kamu udah ilang, well, aku meragukan statusmu apakah masih manusia atau bukan...

well, apakah mungkin hilangnya rasa cemburu ini disebabkan oleh banyaknya istri" yang dibiarkan para suami bepergian tanpa mahramnya? Apakah ini disebabkan oleh banyaknya istri" yang dibiarkan berpakaian tapi telanjang lalu berjalan" di luar rumahnya?

hufh.... Semoga ini bisa jadi pelajaran bagi saya, calon suami bagi-mbuh-sopo, ketika saya berkeluarga nanti.

aku pelihara cemburuku kepadamu karena besarnya rasa cintaku padamu...
gambar diambil dari sini dan sedikit artikel diambil dari sini

Tuesday, 1 November 2011

kawan baru, rek

Bismilaah. Salah satu buku favorit sayah adalah Gege Mengejar Cinta. Kisah cinta di buku ini unik, thrilling dan karena penulisnya Kang Adhitya Mulya, tuh buku jadi LUCU!!!
sampe sekarang saya masih sering ketawa-ketiwi deh baca tuh buku. Sayang, buku ituh gak saya bawa ke #Takengon.

tapi, saya masih ingat jelas salah satu adegan favorit saya di buku itu. Adalah saat Gege yang sedang berceramah kepada Tia, pegawai baru, perihal kantor mereka. Saat itu, Tia bertanya kenapa Gege menaruh kaktus di mejanya. Well, Gege menjawab kalo dia kadang" suka ngobrol ama kaktusnya. Tia lalu meng-okay-kan secara itu wajar ada orang yang ngomong ama taneman. Well, Tia tidak bisa menahan senyumnya ketika Gege membalas kalo kadang" tuh kaktus ngejawab omongannya dia.

ngajak ngomong kaktus di meja kerja...
Hmm....sejak membaca tuh adegan, saya jadi tertarik memelihara kaktus di meja kerja saya nanti. Saat itu, pas esema (wajar dong. Tuh buku kan keluarnya udah luama buanget)saya mulai miara kaktus di meja kamar sayah.

repot ternyata ya.
mulai dari kalo nyiramin gak boleh langsung ke daunnya dan kudu sedikit (ada takarannya) sampe kudu dijemurkan di bawah matahari pagi selama sekian menit. Dan yah, akhirnya ketebak emang, tuh kaktus mati. So sad....

bertahun-tahun setelah kejadian itu, saya masih memimpikan punya taneman di meja kerja (asal bukan kaktus aja. Repot euy)

dan ternyata Allah menjawab doa saya dengan memberikan tanaman di bawah ini
ups sori. Lupa dirotate

hehehe. Untuk memperingati Hari Keuangan RI yang jatuh pada 30 Oktober, kantor kami berinisiasi untuk mempercantik kantor dengan membeli bunga" dan taneman". Gambar di atas adalah salah satu hasil pembeliannya. Yuhuuu!!!

seger, gan!
gambar diambil dari twitter saya dan dari sini

Monday, 31 October 2011

surga di sun plaza medan, rek

Bismilaah. Tidak bisa dipungkiri bahwa saya kurang suka dengan suasana Medan. Di Medan itu banyak orang Batak (jiahhh!! Ya iyalahh) dan banyak tulang (hehehe. Tulang di sini bukan arti sebenarnya yaa) Bukan kok. Bukan karena dua alasan itu. Bakal SARA banget dong blog saya. Yang pasti, saya kurang klop aja dengan suasana kota Medan.


tapi, setelah pertemuan kelima saya dengan Medan, saya mulai jatuh cinta dengan kota ini....


saya jatuh cinta dengan salah satu spot yang ada di Sun Plaza, Medan, yaituh stan Gramedianya.

lho? Memangnya ada apa dengan Gramedianya? Bukannya semua Gramedia di semua kota ituh sama?

jadi ceritanya, setelah berada tiga bulan di #Takengon, hasrat kutu buku saya berontak. Sudah sejak kecil saya dibiasain orangtua saya untuk baca buku.(kebiasaan yang masih saya bawa sampe sekarang) Bayangin aja, di #Takengon gak ada toko buku pop!! Adanya toko kitab sama buku pelajaran untuk anak sekolah. Kalaupun ada, yakin deh, tuh buku pasti jadul banget!

maka, kesempatan ke Medan tidak saya sia"kan. Saya sudah berjanji pada diri saya untuk mengunjungi Gramedia (selain mengunjungi Pizza Hut, J.Co dan wisata kuliner lain tentunya) Sudah lama gak melihat tumpukan buku" gitu loh!

well, saat saya menginjakkan kaki ke Gramedia Sun Plaza, saya merasa biasa pada awalnya. Lalu saya sadar bahwa saya sedang berada di surga... Kenapa? Yayyyy, buku"nya banyak yang gak disampulll!!!!

jadilah selama 4 jam, saya nongkrong di Gramedia membaca mulai dari komik Naruto, tabloid Bola sampe buku The Naked Traveler 3. Hohohoho. Puaaassssss!!!! Terimakasih, Gramedia Sun Plazaaaa!!!

P.S. Mbok ya Gramedia" di Surabaya meniru langkah Gramedia Sun Plaza ini. Eco friendly gituh. Mengurangi jumlah plastik. Hihihi.
gambar diambil dari sini

Friday, 28 October 2011

berkah doa ibu, rek

Bismilaah. Karena kepulangan saya ke Takengon dari Medan terlambat dan diperparah dengan hilangnya sinyal Indosat, Ibu saya khawatir kehilangan anak sulungnya ini. (lha gak bisa dihubungi seharian gimana gak panik coba?)
sesaat setelah jaringan Indosat nyala kembali, hape saya diberondong SMS" dari beliau
Skr lagi dimana?
Skr lagi dimana?, knp hpnya tdk aktif?
Cpt hubungi ibuk
Aduuh kamu membuat ibuk deg degan, sdg dimana kamu nak?

SCREW YOU, INDOSAT, FOR MAKING MY MOM SO WORRIED!!

well, hampir semua Ibu pasti khawatir lah ya apabila terjadi sesuatu dengan anaknya. Gak sengaja kemarin nemu artikel di bawah. Nyesek bacanya...

Oleh Ummul Hamam Riyadh

Imam Abu ‘Abdillah, Muhammad bin Isma’il al-Bukhary dinilai sebagai Amirul Mukminin dalam hadits, tidak ada seorang ulama pun yang menentang pendapat ini.

Lalu apa nikmat Allah atas sejak ia masih kecil?

Imam al-Lalika`iy meriwayatkan di dalam kitabnya Syarh as-Sunnah dan Ghanjar di dalam kitabnya Taariikh Bukhaara mengisahkan sebagai berikut:

”Sejak kecil Imam al-Bukhary kehilangan penglihatan pada kedua matanya alis buta. Suatu malam di dalam mimpi, ibunya melihat Nabi Allah, al-Khalil, Ibrahim 'alaihis salam yang berkata kepadanya, ‘Wahai wanita, Allah telah mengembalikan penglihatan anakmu karena begitu banyaknya kamu berdoa.”

Pada pagi harinya, ia melihat anaknya dan ternyata benar, Allah telah mengembalikan penglihatannya. (Asy-Syifa` Ba’da Al-Maradh karya Ibrahim bin ‘Abdullah al-Hazimy sebagai yang dinukilnya dari kitab Hadyu as-Saary Fi Muqaddimah Shahih al-Buukhary karya al-Hafizh Ibn Hajar al-‘Asqalany, www.alsofwah.or.id)

Hal di atas menunjukkan benarnya sabda Rasul kita shallallahu 'alaihi wa sallam akan manjurnya do'a orang tua pada anaknya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar) dan doa orang yang dizholimi.” (HR. Abu Daud no. 1536. Syaikh Al Albani katakan bahwa hadits ini hasan).

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ تُرَدُّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

“Tiga doa yang tidak tertolak yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir.” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 1797). Dalam dua hadits ini disebutkan umum, artinya mencakup doa orang tua yang berisi kebaikan atau kejelekan pada anaknya.

Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ يُسْتَجَابُ لَهُنَّ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ لِوَلَدِهِ

“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.” (HR. Ibnu Majah no. 3862. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Riwayat ini menyebutkan bahwa doa baik orang tua pada anaknya termasuk doa yang mustajab.


Semoga setiap orang tua tidak melupakan doa untuk anaknya dalam kebaikan. Semoga Allah pun memperkenankan do'a kebaikan kita pada anak-anak kita. Moga mereka menjadi anak yang sholeh nantinya dan berbakti pada ortu serta bermanfaat untuk Islam.

Wallahu waliyyut taufiq.
gambar diambil dari sini

Thursday, 27 October 2011

cot panglima, rek

Bismilaah. Jadi ceritanya, dalam perjalanan pulang ke Takengon dari Medan kemarin, saya terbangun pukul 5 pagi. Saya terbangun karena merasa ada yang aneh. Bis terdiam. Tak bergerak. Apakah karena Maliq and d'Essentials? ~~kuu terdiam tak kuulaakukaan~~~~~ Ah lupakan.

well, pertanyaan saya terjawab lima detik kemudian oleh suara Ibu yang sedang menjawab telepon di sebelah saya
Iya ini lagi di Cot Panglima. Longsor. Tertahan dari jam 1 pagi.
Makk!!! Jadi, bis saya ini tertahan dari jam 1 pagi. Subhanallah yah!
Apakah itu Cot Panglima? Well, untuk menuju Takengon, satu"nya cara adalah melalui Bireuen. Dari Bireuen, kita musti belok kiri (kalo dari Medan) menembus pegunungan Gayo. Cot Panglima adalah nama salah satu jalan di sepanjang jalur Bireuen-Takengon ini.

Takengon terkenal akan Danau Laut Tawarnya dan trust me, danau ini indaahhhhhh bangettt!! Kalo mau ngedapetin sesuatu yang indah mau gak mau kudu susah dulu lah ya. Well, Cot Panglima ini susah banget (kalo gak mau dibilang serem ya)! Asal tau aja, dulunya Cot Panglima ini hanya cukup untuk satu jalur. Di sebelahnya ada bukit yang rawan longsor kalau hujan dan sebelahnya lagi ada jurang yang tak keliatan dasarnya. CREEPY!!
Pemkot Aceh Tengah tentunya concern dong dengan keadaaan seperti ini. Supaya pembangunan di daerahnya lancar, mau gak mau Cot Panglima ini kudu dilebarin. Alhasil, sejak Januari 2011 kemarin, alat" berat mulai didatangkan untuk mengeruk bukit yang ada di sebelah jalur ini. Lama prosesnya sih 6 bulan. Tapi ini sudah bulan mau-Oktober, tapi tuh proyek belum selese" juga.

sejak adanya pelebaran, longsor masih sering terjadi. Akibatnya, macet pun semakin bertambah panjang di daerah ini. Macet yang awalnya terjadi karena adanya proses buka-tutup jalan jadi kena combo gara" longsor. ...seperti yang saya adepin kemarin,

tapi, lumayan lah karena longsor ini saya jadi gak ngantor. Muehehehe
ternyata tertahannya saya selama 6 jam masih belum ada apa"nya dibandingkan Kasi saya. Beliau pernah tertahan di sana sampe 12 jam!!
gambar diambil dari sini, sini dan sini

Friday, 21 October 2011

dinas luar pertamax, rek

Bismilaah. Setelah bergalau ria di post" sebelumnya karena seksi saya jarang dinas luar, ndilalahhh, hari ini muncul Surat Tugas dari Kanwil untuk ke Medan dari tanggal 23-25, cyiiinnn!!!!
bunyi suratnya kek gini nih...
ST-190/WPB.01/BG.0101/2011
Dalam rangka meningkatkan kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat dan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga, kami menugasi nama" sebagaimana terdapat dalam lampiran surat ini untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Peraturan Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat (SAPP) Tahun 2011, mulai tanggal 23 s.d. 25 Oktober 2011 di Hotel *SENSOR*, Medan.

YOHOHOHOHO!!
pertanyaan pertama: Apakah itu Diseminasi?
tapi sabodo teuing lah ya. Kalo dilihat dari kata awalnya, Sosialisasi, insyaallah ini kek pemberitahuan suatu informasi beserta konsolidasi (walahh, malah tambah bingunggg)

yang pasti, di Medan, aku mau makan makanan" yang gak ada di Takengon!!!
Di Medan ada J.Co kan?
Di Medan ada steik daging sapi kan?
Di Medan ada Pizza Hut kan?

selain persiapan bahan dan otak, saya juga kudu persiapan perut nih. *elus" perut*

Medan, I'm cominnggggg!!!!
gambar diambil dari sini