Tuesday, 28 March 2017

bahaya hati yang lalai dari dzikir, rek

Bismillaah

Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

إذا غفل القلب عن الذكر سـاعة واحـدة، جـثم عليه الشيطـان ووعده ومـنّـاه وشـهّاه، وهـام به في كل واد.

"Jika hati lalai dari dzikir sesaat saja, maka syaithan akan menempatinya, menjanjikan kepadanya janji-janji palsu, memberinya angan-angan, membuatnya lalai, dan akan menyesatkannya ke semua lembah (keburukan) sejauh-jauhnya."

Badaiut Tafsir, jilid 3 halaman 466

Baarakallahufiikum

Monday, 27 March 2017

semangat para ulama terhadap ilmu hingga akhir hayat, rek

Bismillaah

Al-Imam Ibnul Mubarak pernah ditanya:

لو قيل لك لم يبق من عمرك إلا يومٌ ما كنتَ صانعاً؟

"Seandainya dikatakan kepada Anda bahwa umur Anda tinggal sehari saja, apa yang akan Anda lakukan?"

«كنت أُعلّم الناس»

"Saya akan mengajar manusia."

Diriwayatkan oleh al-Baihaqy dalam al-Madkhal, jilid 2 halaman 45

Baarakallahufiikum

Sunday, 26 March 2017

caci maki dan celaan adalah tipe argumentasi orang yang licik, rek

Bismillaah

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

الشتيمة والوٓقيعة والتهجم عند النقاش حيلة العاجز وبضاعة المفلس، فإن الرد بمجرد الشتم والتهويل لا يعجز عنه أحد.

"Mencaci maki, menjatuhkan kehormatan, dan menyerang ketika diskusi merupakan cara licik untuk berkelit yang dilakukan oleh orang yang tidak bisa menyampaikan hujjah dan merupakan barang dagangan orang yang bangkrut, karena sesungguhnya membantah dengan semata-mata melontarkan caci makian dan ancaman bisa dilakukan oleh semua orang."

Majmu’ul Fatawa, jilid 4 halaman 186

Baarakallahufiikum

Saturday, 25 March 2017

pada isis terdapat keserupaan dengan yahudi dan nashara, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Dr. Arafat bin Hasan al-Muhammady hafizhahullah berkata:

‏الدواعش الذين يدعون الإيمان لأنفسهم دون أهل القبلة من المسلمين لهم نصيب من قوله: ﻭَﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﻟَﻦْ ﻳَﺪْﺧُﻞَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻫُﻮﺩًﺍ ﺃَﻭْ ﻧَﺼَﺎﺭَﻯ ﺗِﻠْﻚَ ﺃَﻣَﺎﻧِﻴُّﻬُﻢْ.

"ISIS yang mengklaim bahwa diri mereka saja yang beriman, sementara kaum muslimin selain mereka tidak, mereka mendapatkan bagian dari firman Allah:

ﻭَﻗَﺎﻟُﻮﺍ ﻟَﻦْ ﻳَﺪْﺧُﻞَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻫُﻮﺩًﺍ ﺃَﻭْ ﻧَﺼَﺎﺭَﻯ ﺗِﻠْﻚَ ﺃَﻣَﺎﻧِﻴُّﻬُﻢْ.

"Dan mereka mengatakan: "Tidak akan masuk surga kecuali seorang Yahudi atau Nashara', itulah angan-angan kosong mereka." (QS. al-Baqarah: 111)

Baarakallahufiikum

Friday, 24 March 2017

kebaikan apapun hanya akan diraih dengan pertolongan allah dan keikhlasan, rek

Bismillaah

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

«فَمَا لَا يَكُونُ بِاَللَّهِ لَا يَكُونُ، وَمَا لَا يَكُونُ لِلَّهِ لَا يَنْفَعُ وَلَا يَدُومُ»

"Apa saja yang diusahakan tanpa pertolongan Allah maka tidak akan bisa terwujud, dan apa saja yang dilakukan bukan untuk mencari ridha Allah maka tidak akan bermanfaat dan tidak akan berlangsung lama."

Majmu'ul Fatawa, jilid 8 halaman 329

Baarakallahufiikum

Thursday, 23 March 2017

penyimpangan al-ikhwanul muslimun adalah dalam masalah aqidah, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Muqbil bin Hady rahimahullah berkata:

الخلاف بيننا وبين الإخوان المسلمين ليس كالخلاف بين الشافعي وأحمد، أو بين مالك وأحمد، الخلاف بيننا وبينهم في العقيدة.

"Perselisihan antara kita dengan al-Ikhwanul Muslimun tidaklah sama dengan perselisihan antara asy-Syafi’iy dan Ahmad (bin Hanbal), atau antara Malik dan Ahmad. Perselisihan antara kita dengan mereka adalah dalam masalah aqidah."

Baarakallahufiikum

Wednesday, 22 March 2017

pentingnya penggolongan dan pengelompokan manusia secara benar dan sportif, rek

Bismillaah

Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:

‏١- كيف يكون التصنيف مذموما مطلقا؛ والله قسم الناس إلى مؤمنين ومنافقين وكفار، وهذا تصنيف!
فالتصنيف بحق وعدل أمر لا ينكره عاقل ولا يرده منصف.

‏٢- حتى منكري التصنيف يصنفون "المصنفين" في نظرهم، فالحق أن هناك تصنيف صادق، ومن هذا المنطلق صنفت الدول المخالفين إلى: خوارج وإخوان وتكفيريين!

‏٣- الرد على أهل الباطل كالتكفيريين والخوارج والقاعدة والدواعش وغيرها من الفرق الضالة؛ أمر لا بد منه، وهو تصنيف مهم لحماية المسلمين وتحذيرهم.

1- Bagaimana bisa penggolongan manusia dianggap tercela secara mutlak, sementara Allah menggolongkan manusia menjadi orang-orang mu'min, munafiq, dan kafir, dan yang semacam ini merupakan penggolongan. Jadi penggolongan yang dilakukan dengan benar dan adil adalah perkara yang tidak akan diingkari oleh orang yang berakal, dan tidak akan ditolak oleh orang yang adil dan sportif.

2- Bahkan orang-orang yang mengingkari penggolongan mereka sendiri menggolongkan "orang-orang yang suka menggolongkan" dalam pandangan mereka. Jadi yang benar adalah bahwa di sana terdapat penggolongan yang jujur. Dan dari perspektif atau cara menilai semacam inilah negara-negara menggolongkan orang-orang yang suka menentang pemerintah menjadi kelompok Khawarij, al-Ikhwanul Muslimun, dan Takfiriyyun (yang suka mengkafirkan kaum muslimin yang di luar kelompok mereka).

3- Membantah orang-orang yang mengekor kebathilan seperti Takfiriyyun, Khawarij, al-Qaeda, ISIS, dan kelompok-kelompok sesat yang lainnya, merupakan perkara yang harus dilakukan, dan ini termasuk bentuk penggolongan yang sangat penting untuk melindungi kaum muslimin dan memperingatkan mereka dari bahaya kelompok-kelompok tersebut.

Baarakallahufiikum